Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : paradigma agribisnis

Analisis Bibliometrik : Efisiensi Teknis Faktor-faktor Produksi Dalam Usahatani Menggunakan Basis Data Scopus wijaya; Jaeroni, Akhmad; Awalu Faizien, Hilmy; Arifah Fauzi, Nurul
Paradigma Agribisnis Vol 8 No 2 (2026): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v8i2.11193

Abstract

Tujuan studi ini adalah untuk mengevaluasi penelitian ilmiah utama yang membahas topik efisiensi teknis pada bidang pertanian dalam beberapa tahun terakhir, dengan menyoroti jurnal utama, kata kunci yang terkait dengan publikasi, penulis yang paling berpengaruh, kontribusi lembaga, kontribusi negara, serta tren penelitian melalui analisis bibliometrik. Sebanyak 511 dokumen artikel meta data diunduh dari basis data Scopus, dianalisis melalui R_studio dengan platform Biblioshiny. Dari hasil analisis, menunjukkan bahwa jumlah publikasi meningkat secara signifikan mulai tahun 2016 sampai tahun 2023, dan tahun 2023 memiliki jumlah publikasi terbanyak yaitu 81 artikel. Rata-rata jumlah sitasi berfluktuasi dan mengalami penurunan mulai tahun 2022. Jurnal Sustainability (Switzerland) merupakan jurnal utama dengan banyaknya publikasi dan sitasi terbanyak. Kata kunci technical efficiency merupakan kata kunci paling populer, selain itu, istilah stochastic frontier analysis, agriculture, efficiency, stochasticity semuanya telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap literatur. Penulis yang berpengaruh yaitu Ma, Wanglin; A.W., Renwick, Alan W.; P., Yuan, Peng; N.N., Ratna, Nazmun N. Di antara lembaga (afiliasi) yang telah menerbitkan studi tentang efisiensi teknis, Northwest A&F University memiliki jumlah publikasi terbanyak. Adapun negara yang yang paling berkontribusi dalam publikasi yaitu China.
Identifikasi Bentuk Rekreasi Wisata Bekas Tambang dan Dampaknya Terhadap Petani di Kabupaten Cirebon Wahana S.P., M.M, Siti; Jaeroni, Akhmad; Herista, Mutia Intan Savitri
Paradigma Agribisnis Vol 8 No 2 (2026): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v8i2.12058

Abstract

The transformation of former mining areas into recreational areas is a growing phenomenon in Cirebon Regency in response to landscape changes caused by the natural stone industry. This study aims to identify recreational areas created from former mining areas, their legal status, and analyze their impact on farmers. The study employed a qualitative descriptive method based on secondary data obtained from policy documents, scientific publications, and institutional reports. The results indicate that emerging recreational areas include rock cliff tourism, former mining lakes, and selfie tourism based on ex-mining landscapes, such as in the Batu Lawang and Situ Pajaten areas. Most locations lack formal legal status and still pose potential environmental risks. The impact on farmers is dualistic: providing both an opportunity for income diversification and a source of pressure on agricultural sustainability. These findings demonstrate the importance of integrated agribusiness and tourism management within a sustainable development framework.