Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Computational Analysis of Bioethanol Production from Arenga Pinnata Sap using Rice Husk Biomass Heating: Statistical Modeling of Fermentation Time Effects on Alcohol Yield Tineke Saroinsong; Alfred Noufie Mekel; Firmansyah Reskal Motulo
International Journal Science and Technology Vol. 4 No. 3 (2025): November: International Journal Science and Technology
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/ijst.v4i3.2348

Abstract

This study presents a comprehensive computational analysis of sustainable bioethanol production from Arenga pinnata sap using rice husk biomass as a renewable heating source. The research investigated fermentation time effects on alcohol yield through systematic experimentation and Python-based statistical modeling across four conditions: fresh sap, 1-day, 3-day, and 18-day fermentation periods. Distillation processes utilized 8.5 kg rice husk biomass at 80°C for 1.42 hours, producing 600 ml bioethanol per batch. Statistical analysis revealed a highly significant inverse correlation (r = -0.965, p < 0.05) between fermentation duration and alcohol content. Fresh palm sap yielded optimal alcohol concentration of 39.67 ± 7.76%, while 18-day fermentation reduced yield to 2.50 ± 2.50%, representing 93.7% decrease. The exponential decay model (R² = 0.984) demonstrated superior predictive accuracy compared to linear regression. The integrated system achieved 70.6 ml bioethanol per kg rice husk with positive energy balance (1.23 MJ output per MJ input), confirming commercial viability for rural renewable energy applications. This computational framework establishes optimal processing parameters for agricultural waste-powered biofuel systems, supporting circular economy principles and rural energy independence through effective biomass utilization in tropical regions.
Design of a SCADA-Based Control System for Hybrid Power Generation Integrating a Screw Turbine and Solar Panels Jonah Alfred Mekel; Franklin Bawano; Alfred Noufie Mekel; Tineke Saroinsong
International Journal Science and Technology Vol. 5 No. 2 (2026): July: International Journal Science and Technology
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/ijst.v5i2.2894

Abstract

The increasing demand for sustainable electricity requires hybrid renewable energy systems capable of improving power supply reliability and operational supervision under variable energy-source conditions. Purpose: This study aims to design and implement a laboratory-scale hybrid renewable energy control system integrating an Archimedes screw turbine and a photovoltaic system with PLC-based control and SCADA monitoring. Methodology: An experimental design and implementation approach was employed by integrating renewable energy generation, battery storage, electrical measurement devices, an industrial PLC, HMI, and cloud-based SCADA platform. Electrical voltage, current, power, energy, battery condition, and load status were acquired during laboratory testing and evaluated based on the functionality of monitoring, data logging, trend visualization, alarm notification, battery protection, and load control. Findings: The developed system successfully integrated renewable energy generation and industrial automation into a unified supervisory platform. The PLC continuously acquired electrical parameters, executed battery protection and load-switching logic, and communicated with the HMI and SCADA system. Real-time monitoring, historical data recording, graphical trend visualization, alarm notification, and remote load control operated successfully during experimental testing. Implications: The proposed architecture provides a practical platform for renewable energy monitoring, industrial automation education, and further development of automatic energy management and predictive supervision systems. Originality: Unlike previous studies that primarily focus on photovoltaic performance, Archimedes screw turbine optimization, or SCADA architecture separately, this study integrates photovoltaic generation, an Archimedes screw turbine, battery storage, industrial PLC control, HMI visualization, and cloud-based SCADA monitoring within a single laboratory-scale hybrid renewable energy platform.
The Influence of Air Cavity Dimensions and Shape in Briquettes on Their Heat Transfer Capability Paul M. Rumagit; Herotje Siwi; Tammy T.V. Pangow; Fransiscus J. Tulung; Alfred Noufie Mekel
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i1.1657

Abstract

Bahan Bakar alternatif dari Biomasa berbentuk Briket adalah merupakan salah satu solusi yang dapat diandalkan, di bumi Indonesia Biomasa masih sangat berlimpah yang dapat digunakan untuk kesejahteraan rakyak banyak sebagai bahan bakar, selain itu kapasitas panas yang dihasilkan tidak kalah dengan bahan-bahan bakar lainnya dan cara pembuatannya juga tidak terlalu rumit. Penelitian ini adalah bertujuan mencari tahu seberapa cepat kemampuan panas yang dihantarkan oleh briket yang diberikan saluran udara dari bahan yang dipadu antara arang tempurung dengan tempurung kelapa. Variasi saluran udara ada tiga model ; f 20 mm, f 31mm dan f 10x4 mm dengan paduan arang 200 : 50 tempurung dan arang 200 : 25 tempurung, menggunakan perekat tepung kanji. Model II Briket B adalah briket yang mempunyai kemampuan hantar panas terbaik dengan waktu 12 menit untuk mendidihkan air 1 liter, serta efisiensi penyalaan dari briketnya 78%.
Pemanfaatan Limbah Penyulingan Minyak Nilam Dan Sekam Padi Dalam Pembuatan Biobriket Sebagai Bahan Bakar Alternatif Dengan Dominan Limbah Nilam Vincent Putra Tandiapa; Alfred Noufie Mekel; Artian Sirun; Tineke Saroinsong
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1666

Abstract

Limbah penyulingan minyak nilam (Pogostemon cablin) dan sekam padi merupakan limbah pertanian dan agroindustri yang melimpah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal di Desa Talawaan, Sulawesi Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik bahan bakar biobriket yang dibuat dari campuran limbah penyulingan minyak nilam dan sekam padi pada tiga variasi komposisi (Sekam Padi (SP) : Limbah Nilam (LN) = 20:80, 30:70, dan 40:60 berdasarkan berat) dengan perekat tepung tapioka. Parameter proksimat, yaitu kadar air, kadar abu, dan kadar zat menguap, diuji di laboratorium terakreditasi Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Manado mengacu pada SNI 01-6235-2000, sedangkan kadar karbon tertambat dihitung dengan metode selisih dan laju pembakaran diukur sebagai rasio kehilangan massa terhadap waktu pembakaran. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan proporsi sekam padi menurunkan kadar air dari 19,59% menjadi 14,39% dan kadar zat menguap dari 43,65% menjadi 38,38%, sementara kadar abu meningkat dari 26,73% menjadi 34,44%, yang diduga dipengaruhi oleh kandungan silika sekam padi yang tinggi. Laju pembakaran relatif sama pada komposisi 20% dan 30% sekam padi (0,602 dan 0,605 g/menit), namun menurun pada komposisi 40% sekam padi menjadi 0,484 g/menit. Ketiga variasi belum memenuhi syarat SNI 01-6235-2000 untuk kadar air dan kadar abu (maksimal 8%), meskipun komposisi 30:70 menunjukkan kinerja terbaik di antara ketiga variasi yang diuji. Temuan ini melengkapi penelitian pendamping mengenai mesin press hidrolik yang dikembangkan untuk bahan baku ini sekaligus menjadi data dasar untuk optimasi proses pencetakan briket selanjutnya.