Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SELF-BRANDING STRATEGIES IN DIGITAL DA’WAH: A CASE STUDY OF GEN Z MUSLIM TIKTOK CREATOR @kadamsidik Siti Fatimah Purmasari; Rahmahdalena Putri Khairunnisa; Surawan Surawan
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i2.2315

Abstract

In the digital age, the internet and social media play a very important role in spreading religious teachings, especially for Generation Z. The rise of various digital platforms provides new opportunities for preachers to spread their messages online, especially to Generation Z teenagers. Social media, such as TikTok, which is currently very popular among Gen Z, not only serves as entertainment but also as a source of knowledge. This study aims to identify opportunities, challenges, and effective da'wah strategies through TikTok. The method used in this study is qualitative, involving literature review and analysis of content from the TikTok account @kadamsidik00. Data collection was conducted by observing creator videos and relevant literature. The findings show that social media provides broad access and creative tools for delivering da'wah messages. However, there are considerable challenges, such as distractions from non-religious content, the influence of secularism and materialism, and cultural diversity. Effective da'wah strategies include creating creative and interesting content that is in line with the preferences of Gen Z. The implications of this study emphasize the importance for Islamic preachers and organizations to adapt their da'wah methods to be more relevant to the digital culture and platforms used by the younger generation.
PEMANFAATAN BAMBU LOKAL DALAM PEMBANGUNAN GAPURA EKO-ESTETIK UNTUK MEMPERKUAT CITY BRANDING DESA MUARA SUMPOI Noni Johariyah; Rafita Semi Kaffah; Muhammad Khairi; Lidia Sinta; Ruba Rosita; Ahmad Rifani; Siti Fatimah Purmasari; Royan Hidayat; Putri Artika; Satyrio Satyrio; Sri Hidayati
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/21b1gs77

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan merancang dan membangun Gapura Eko -Estetik berbahan bambu tua lokal (Bambusoideae) sebagai penanda wilayah dan penguat branding Desa Muara Sumpoi, Kabupaten Murung Raya. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan penanda batas desa yang lebih representatif dan adanya potensi bambu lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Data dasar yang tersedia dalam dokumen kegiatan meliputi lokasi, kebutuhan penanda wilayah, unsur pelaksana, bahan utama, tahapan kerja, dan dokumentasi visual; sedangkan jumlah warga atau RT terdampak, jumlah peserta, dimensi akhir gapura, volume bambu, biaya aktual, dan survei persepsi warga belum tercatat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan action research melalui siklus perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, dan perbaikan. Tahapan teknis mencakup pemilihan bambu tua, penyusunan rangka kayu, pelapisan bilah bambu, pengecatan/pelapisan pelindung, finishing, serta evaluasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan t erbentuknya penanda wilayah berbasis material lokal.Ketahanan gapura dipahami sebagai hasil kombinasi pemilihan bambu tua, sambungan mekanis, dan finishing pelindung, bukan semata-mata karena sifat alami bambu. Karena belum tersedia uji struktur, data biaya pembanding, dan survei persepsi, hasil kegiatan dibatasi pada keterlaksanaan pembangunan, potensi efisiensi material lokal, dan penguatan identitas visual desa.