Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan merancang dan membangun Gapura Eko -Estetik berbahan bambu tua lokal (Bambusoideae) sebagai penanda wilayah dan penguat branding Desa Muara Sumpoi, Kabupaten Murung Raya. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan penanda batas desa yang lebih representatif dan adanya potensi bambu lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Data dasar yang tersedia dalam dokumen kegiatan meliputi lokasi, kebutuhan penanda wilayah, unsur pelaksana, bahan utama, tahapan kerja, dan dokumentasi visual; sedangkan jumlah warga atau RT terdampak, jumlah peserta, dimensi akhir gapura, volume bambu, biaya aktual, dan survei persepsi warga belum tercatat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan action research melalui siklus perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, dan perbaikan. Tahapan teknis mencakup pemilihan bambu tua, penyusunan rangka kayu, pelapisan bilah bambu, pengecatan/pelapisan pelindung, finishing, serta evaluasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan t erbentuknya penanda wilayah berbasis material lokal.Ketahanan gapura dipahami sebagai hasil kombinasi pemilihan bambu tua, sambungan mekanis, dan finishing pelindung, bukan semata-mata karena sifat alami bambu. Karena belum tersedia uji struktur, data biaya pembanding, dan survei persepsi, hasil kegiatan dibatasi pada keterlaksanaan pembangunan, potensi efisiensi material lokal, dan penguatan identitas visual desa.