Jurnal Teologi Rahmat
Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025

PERGESERAN RASA HORMAT ANAK TERHADAP ORANG TUA DI KOTA SURABAYA

Wijono, Tonny (Unknown)
Wijaya, Sukanda (Unknown)
Anthonius, Ferdy (Unknown)
Karniawan, Maja Putera (Unknown)
Tambunan, Daulat Marulitua (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Rasa hormat anak kepada orang tua merupakan nilai luhur yang diwariskan turun-temurun dalam budaya Indonesia. Namun, perubahan sosial, globalisasi, dan perkembangan teknologi digital di kota besar seperti Surabaya telah mengubah pola komunikasi keluarga dan cara generasi muda memaknai otoritas. Penelitian ini bertujuan menelaah faktor penyebab, bentuk pergeseran, serta dampak menurunnya rasa hormat anak kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi media sosial, pola asuh permisif, berkurangnya kedekatan emosional, lingkungan pergaulan, serta melemahnya peran sekolah dan komunitas sebagai penguatan nilai, menjadi faktor penting pergeseran. Dari sisi psikologi perkembangan, teori Erikson, Piaget, dan Watson membantu menjelaskan proses pembentukan sikap hormat melalui identitas, penalaran moral, dan pembiasaan perilaku. Dalam perspektif agama, nilai pengabdian pada orang tua dipahami sebagai wujud cinta kasih; karena itu, pemulihan rasa hormat perlu diarahkan pada kesadaran, empati, dan komunikasi yang sehat. Penelitian ini diharapkan memberi masukan bagi keluarga, pendidik, dan masyarakat untuk menanamkan kembali nilai hormat secara relevan di era digital.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jtr

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Jurnal Teologi Rahmat adalah wadah untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang teologi secara online dan cetak, dengan nomor ISSN 2685-0842 (online) dan 2088-9941 (print), yang diterbitkan dan dikelola oleh Program Studi Magister Teologi Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel, Jakarta. Focus ...