Banjir yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak terhadap lahan sawah dan kemampuan petani di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, dalam menyediakan sarana produksi untuk musim tanam berikutnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan usaha tani padi melalui distribusi pupuk NPK, sosialisasi penggunaan pupuk, dan konsultasi teknis bagi petani terdampak. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan tim pengabdian, pemerintah gampong, dan petani penerima manfaat. Tahapan pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, verifikasi penerima, pengadaan dan pemeriksaan bantuan, distribusi pupuk, sosialisasi teknis, wawancara, serta evaluasi kegiatan. Sebanyak 20 sak pupuk NPK disalurkan kepada 20 petani dengan alokasi satu sak per petani, sehingga capaian distribusi mencapai 100%. Materi sosialisasi mencakup fungsi unsur nitrogen, fosfor, dan kalium serta prinsip tepat jenis, dosis, waktu, dan cara aplikasi pupuk. Berdasarkan hasil wawancara, 17 dari 20 petani atau 85% penerima manfaat menyatakan mengalami peningkatan pemahaman mengenai penggunaan pupuk NPK. Kegiatan ini menunjukkan bahwa distribusi bantuan yang disertai sosialisasi dan konsultasi teknis dapat meningkatkan akses petani terhadap sarana produksi sekaligus memperkuat pemahaman penggunaannya