Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang Nur Halimatuz Zuhra; Siti Munawaroh; Dian Novira Rizva; Dian Permata Sari Br Surbakti; Dian Asri; Raihan Dary; Fachrul Akbar; Ahyar Pulungan; Budi Mulyara; Mufazzal Assayuti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/yktd0495

Abstract

Banjir yang terjadi secara berulang di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, tidak hanya menimbulkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Kondisi pascabanjir sering menyebabkan menurunnya ketersediaan pangan, buruknya sanitasi, serta meningkatnya risiko penyakit infeksi yang dapat memperburuk status gizi balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah penurunan status gizi anak pascabanjir melalui intervensi pemberian makanan bergizi serta edukasi gizi kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan aksi partisipatif dengan melibatkan tim pengabdian, kader Posyandu, dan perangkat desa. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di Desa Simpang Lhee dengan sasaran anak-anak yang terdampak banjir. Intervensi dilakukan melalui penyusunan dan distribusi 100 paket bubur bergizi berbahan dasar beras lokal yang diperkaya dengan protein hewani dan sayuran, serta pemberian air minum kemasan. Selain itu, dilakukan edukasi singkat mengenai pola asuh gizi darurat dan pembagian leaflet panduan gizi kepada para ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberian makanan bergizi disertai edukasi kepada ibu dapat membantu mencegah penurunan status gizi anak dengan cara meningkatkan kesadaran ibu dari skor rata-rata 3,7 menjadi skor rata-rata 7,6 mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada masa pemulihan pascabencana. Dengan demikian, intervensi gizi berbasis komunitas ini berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah risiko gizi kurang maupun stunting pada anak di wilayah rawan bencana.  
Penerapan Teknologi Pakan Fermentasi dan Kesehatan Bebek di Unit Usaha Dayah Jeumala Amal Mudastsir Mudastsir; M. Aman Yaman; Al Kautsar; Agam Rizki; Icha Tridayana; Nailis Salsabila; M. Farhan Putra Emil; Fachrul Akbar; Koji Al Adam
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/5zzmay58

Abstract

Biaya pakan yang tinggi dan belum optimalnya penerapan manajemen kesehatan ternak menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha peternakan bebek di Unit Usaha Dayah Jeumala Amal Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola serta santri dalam pembuatan pakan fermentasi berbasis bahan baku lokal dan penerapan manajemen kesehatan bebek. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan partisipatif yang melibatkan 20 peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur keterlibatan peserta, penguasaan materi, dan tingkat kepuasan terhadap pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keterlibatan peserta dalam praktik lapangan mencapai 91%, penguasaan materi teori dan praktik sebesar 88%, serta tingkat kepuasan peserta mencapai 93%, yang seluruhnya termasuk kategori sangat baik. Peserta mampu memahami teknik pembuatan pakan fermentasi berbahan baku lokal, manfaat penerapan biosekuriti, sanitasi kandang, dan pengelolaan kesehatan bebek. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas peserta serta mendukung penerapan teknologi pakan alternatif dan manajemen kesehatan ternak yang lebih baik. Program ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi usaha peternakan bebek dan mendukung keberlanjutan unit usaha peternakan di lingkungan Dayah Jeumala Amal.