Moh Thamrin Mappalahere
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROSES PEMBUATAN SENI KOLASE DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN PELEPAH PISANG PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 TAKALAR Muh. Yunus; Moh Thamrin Mappalahere; Makmum
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 3 No 2 (2013): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/z59kq729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan seni kolase dengan menggunakan bahan pelepah pisang pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Takalar dan untuk mengetahui bagaimana hasil pembuatan seni kolase dengan menggunakan bahan pelepah pisang pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Takalar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Takalar dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 peserta didik., teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi (pengamatan), wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil karya seni kolase peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Takalar yang diperoleh dari 30 peserta didik, memenuhi standar ketuntasan Minimun yang telah ditetapkan di SMA Negeri 1 Takalar. Adapun hasil karya siswa seni kolase dengan menggunakan pelepah pisang pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Takalar frekuensi terbanyak berada pada kategori cukup yaitu interval 70-79 dengan persentase jumlah peserta didik 60% atau 18 orang peserta didik. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa proses teknik kolase dengan menggunakan bahan pelepah pisang dapat meningkatkan keterampilan peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Takalar
EKSISTENSI SENI GRAFFITI DI JALAN SULTAN ALAUDDIN IV KOTA MAKASSAR Sawal Markus; Moh Thamrin Mappalahere; Meisar Ashari
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 8 No 2 (2018): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/bpac1b78

Abstract

Penelitian ini dapat memberikan gambaran yang jelas, benar, dan lengkap, tentang Eksisistensi Seni Graffiti di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Eksistensi dan Nilai Estetik Seni Graffiti yang ada di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif, penganalisasian data dilakukan dengan cara yaitu hasil observasi, dokumentasi (foto), wawancara (interview), dikumpulkan lalu diadakan kategorisasi data dan interaksi analisi karya dengan merangkum data yang dianggap penting, kemudian di susun menjadi bagian-bagian untuk di periksa kebenaranya dan selanjutnya diadakan penafsiran data. Observasi berjumlah lebih dari 5 buah karya Seni Graffiti yang ada di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar. Selanjutnya yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 4 buah karya Seni Graffiti yang ada di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar. Bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganilisa dan mengartikan makna dari objek yang diteliti berdasarkan fakta dilapangan. Berdasarkan hasil penelitian tentang Eksistensi Seni Graffiti di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa susunan/struktur yang menjadi kekurangan dari seni Graffiti yang ada di Jalan Sultan Alauddin IV ini karena masih seragam, pengaruh copy paste, sekalipun karya ini memang cukup bagus. Suasana, gagasan, dan pesan, seni Graffiti harusnya merespon suasana lingkingun, tetapi Seni Graffiti di Jalan Sultan Alauddin IV ini tidak merespon suasana lingkungan yang mungkin masih dilandasi dengan ekspresi personal. Dalam hal pesan juga hanya tahap ekspresi estetik saja tidak ada pesan yang disampaikan aka tetapi hanya identitas personal, dan identitas kelompok. Untuk itu disarankan kepada semua unsur yang terkait dan khususnya generasi muda diharapkan agar selanjutnya senantiasa berkarya dengan tetap menjadikan budaya lokal yang pantas untuk dipertahankan melalui karya seni, khususnya Seni Graffiti
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERKARYA QUILLING PAPER MELALUI METODE STAD SISWA KELAS IX.B MTS YPUI AL IKHWAN TOPOYO KABUPATEN MAMUJU TENGAH Ummu Kalsum; Moh Thamrin Mappalahere; Nurul Inayah Anis Kamah
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 4 No 1 (2014): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/m4xbdj83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses dan kemampuan kreatif siswa kelas IX.b MTS YPUI Al-Ikhwan Topoyo dalam pembuatan karya seni quilling paper melalui penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD). Penelitian ini menerapkan strategi pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar, mengembangkan kreativitas siswa, serta mendorong pembelajaran yang sistematis. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembuatan karya quilling paper. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kreativitas siswa secara umum berada pada kategori baik. Dari 20 siswa perempuan yang dibagi ke dalam empat kelompok, tiga kelompok memperoleh kategori “baik” dan satu kelompok mencapai kategori “sangat baik”, berdasarkan tahapan perancangan, penggulungan, perakitan, dan penyelesaian karya. Meskipun siswa menunjukkan motivasi yang tinggi, masih terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan dan kurang percaya diri dalam menempelkan hasil gulungan kertas pada media yang telah dirancang.