Low student learning outcomes in Social Studies (IPS) remain a persistent issue at SMP Plus Nurul Wafa, particularly on the topic of the Proclamation of Independence, which requires an understanding of chronology, cause-and-effect relationships, and the roles of historical figures. This condition stems from a learning process that still relies on conventional methods, leaving students less active, less interested, and struggling to understand the material. This study aims to analyze the effect of using the Canva application as a learning medium on student learning outcomes. The study employed a quantitative method with a quasi-experimental approach using a nonequivalent control group design. The subjects consisted of eighth-grade students at SMP Plus Nurul Wafa, divided into an experimental group and a control group. Data were collected through tests (pre-test and post-test), observation, and documentation, then analyzed using normality tests, homogeneity tests, and the Independent Sample t-test. The results showed that the group using Canva experienced a considerably greater improvement in understanding and learning outcomes than the group taught with conventional methods, with a significant difference found between the two groups. The use of Canva also encouraged students to become more active, enthusiastic, and better able to grasp the sequence of historical events through visual presentation. Canva thus proved to be an effective learning medium for enhancing student engagement, comprehension, and learning outcomes in Social Studies. ABSTRAK Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) masih menjadi permasalahan yang ditemukan di SMP Plus Nurul Wafa, khususnya pada materi Detik-Detik Proklamasi yang menuntut pemahaman kronologi, hubungan sebab-akibat, dan peran tokoh sejarah. Kondisi tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional sehingga siswa kurang aktif, kurang tertarik, dan mengalami kesulitan memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kuasi eksperimen melalui desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas VIII SMP Plus Nurul Wafa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan Canva mengalami peningkatan pemahaman dan hasil belajar yang jauh lebih baik dibandingkan kelas yang menggunakan metode konvensional, serta terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut. Penggunaan Canva juga mendorong siswa lebih aktif, antusias, dan mudah memahami urutan peristiwa sejarah melalui penyajian visual. Dengan demikian, Canva terbukti efektif digunakan sebagai media pembelajaran IPS untuk meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan hasil belajar siswa.