Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

MASJID SEBAGAI PUSAT GERKAN DAKWAH BERJAMAAH : KESEHATAN DAN PENDIDIKAN Titik Kusumawinakhyu; Agus Ujianto; Agus Setyawan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.331 KB)

Abstract

Masjid di Dusun Kesemek merupakan masjid wakaf dari umat Islam, mulai digunakan untuk shalat Jumat dan berjamaah bulan September 2021, dengan menggunakan protokol kesehatan yang sduah dilaksanakan. Masjid ini berada di desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen. Sebagian warga adalah petani dan buruh. Tujuan utama cita-cita pembangunan yaitu agar masyarakat dapat menggunakan masjid sebagai tempat ibadah berjamaah, serta sebagai pusat kegiatan meningkatkan pengetahuan, kesehatan dan kesejahteraan warga. Pengabdian ini merupakan Gerakan dakwah berjamaah secara mandiri bersama divisi penelitian dan pengembangan Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Kegiatan pengabdian Gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat dengan metode berkesinambungan dengan kegiatan memberikan penyuluhan kesehatan Gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat, membina dan mendirikan taman pendidikan Al Qur’an, membina dan memberikan manajemen organisasi kepada remaja masjid, memeriksa kesehatan anak-anak, tekanan darah pada ibu jamaah, dan memberikan bantuan sarana prasarana.Hasil pengabdian ini dirasakan nyata manfaatnya dengan keberanian santr TPA untuk menunjukan kemampuan diri, remaja masjid yang bisa menyelenggarakan acara, ta’mir masjid yang sudahMenyusun struktur organisasi dan jamaah ibu-ibu yang antusias cek tekanan darah
PENGARUH MENDENGARKAN MUROTTAL AL-QUR'AN TERHADAP TINGKAT STRESS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN Fidela Raida Hasna; Titik Kusumawinakhyu; Wiharto Wiharto; Iffah Qoimatun
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.843 KB)

Abstract

Latar Belakang: Stress adalah kondisi medis psikologis yang sering dialami dalam kehidupan manusia, yakni merupakan perasaan mengalami ketegangan dan tekanan. Banyak stressor yang dapat terjadi pada mahasiswa kedokteran seperti tekanan akademik, masalah psikosial, kekhawatiran terhadap masa depan, kurangnya waktu serta masalah finansial. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengatasi stress diantaranya adalah melalui sistem pendukung, meditasi dan musik klasik atau religi. Metode religi dapat menciptakan energi positif untuk menurunkan stress yang dilakukan dengan cara berdzikir, berpuasa, membaca Al-Qur'an, dan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an (murottal).Tujuan: Mengetahui pengaruh mendengarkan murottal Al-Qur'an terhadap tingkat stress pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto.Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian komparatif dengan metode deskriptif analitik dengan pendekatan Quasi Experiment. Uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks.Hasil: Pada penilitian ini didapatkan perbedaan DASS pre dan post pada kelompok perlakuan dengan hasil nilai p<0.001. Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara mendengarkan murottal Al-Qur'an terhadap tingkat stress pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto dalam menghadapi ujian MCQ.
Analisisis Kualitatif Reka Teknologi dan Digitalisasi Kesehatan Titik Kusumawinakhyu; Arum Astika Sari; Mustika Retnaningsih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.017 KB)

Abstract

Masa pandemic Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan, keterbatasan aktivitas berupa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat inovasi untuk mengatasi keterbatasan. Rumah Sakit Islam Banjarnegara berada di wilayah Jawa Tengah, dan ikut terdampak akibat adanya PPKM. Rumah Sakit Islam Banjarnegara adalah salah satu rujukan pasien Covid-19. Kesiapan semua unsur rumah sakit dipersiapkan agar pasien covid dan pasien umum terlayani dengan baik dengan antisipasi penularan dengan berbagai reka teknologi dan digitalisasi layanan kesehatan, sehingga keamanan pasien lain dan tenaga medis tetap teejaga dari penularan Covid-19. Penelitian bertujuan       mengetahui menganalisa secara kualitatif reka teknologi dan digitalisasi kesehatan di rumah sakit. Jenis penelitian yang diambil adalah diskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan memperhatikan inovasi reka teknologi yang dihasilkan dan digunakan,demografi dari pengguna telemedicine dan reka teknologi di RSI Banjarnegara di saat pandemi. Data diambil di RSI Banjarnegara, wawancara yang pada Direktur Rumah sakit Banjarnegara dan Teknisi Alat Medik secara mendalam, kemudian reduksi data, penyajian data dan ditarik kesimpulan.  Hasil yang merupakan kesimpulan penelitian adalah sudah ada reka teknologi dan digitilisasi di RSI Banjarnegara. Alat yang sudah dihasilkan adalah helm gatot kaca, drone thermal, stetoskop panjang, auto hand hygiene, protoyipe ventilator sederhana, masker uap dan telemedicine. Akan tetapi pencegahan dari COVID-19 tetap dengan kepatuhan akan prokes yaitu 5 M dan vaksinasi.
Review Integrasi Islam dan Kedokteran: Peran Perempuan dalam Tugas Reproduksi dan Tumbuh Kembang Anak Titik Kusumawinakhyu; Sriyanto Sriyanto; Darodjat Darodjat; Zakiyah Zakiyah; Asep Daud Kosasih
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S1 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.559 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14iS1.84

Abstract

Islam dan ilmu kedokteran tidak dapat dipisah-pisahkan, dikarenakan imu kedokteran sangat erat kaitannya dengan penciptaan manusia dan masalah kehidupan. Tujuan artikel ini yaitu kajian integrasi Islam tema reproduksi dan tumbuh kembang anak, dua hal yang dipelajari dalam kedokteran dan dijelaskan kebenarannya di dalam al Qur’an sebelum ada ilmu kedokteran. Metode yang digunakan dalam penyusunan attikel ini adalah studi pustaka, diperoleh dari jurnal dicari menggunakan mesin pencari jurnal ilmiah. Hasil dari artikel ini menunjukan kebenaran ilmu dalam Islam berkaitan dengan ilmu lainnya, bahkan Islam menjadi rujukan ilmu kedokteran. Kesimpulan Islam merupakan sumber ilmu pengetahuan, tidak ada lagi polarisasi ilmu, atau dikotomi ilmu pengetahuan yang ada adalah saling berkaitan satu sama lain, khususnya dalam kajian reproduksi dan tumbuh kembang anak.
THE EFFECT OF CUPPING THERAPY ON HEMOGLOBIN LEVELS IN SMOKERS AND NON-SMOKERS Syadza Iffat Firdauzi; Titik Kusumawinakhyu
International Journal of Islamic and Complementary Medicine Vol. 4 No. 2 (2023): International Journal of Islamic and Complementary Medicine
Publisher : International Islamic Medicine Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55116/IJICM.V4I2.61

Abstract

Cupping therapy, known as bekam in Arabic and blood cupping in English, is a therapeutic practice mentioned in Islamic teachings and hadiths. It is believed to have health benefits and is recommended for healing. One hadith state: There are three remedies for healing: cupping, drinking honey, and cauterizing with fire. But I forbid my followers from cauterizing with fire (Narrated by Bukhari). Based on this hadith, cupping therapy is considered beneficial for health and treatment.  The aim of this study is determining the effect of cupping therapy on hemoglobin levels in smokers and non-smokers.  This study employed a quantitative research design with an observational approach using a one-time pretest and posttest without control group design. The research sample was obtained through simple random sampling and consisted of 30 individuals, including smokers and non-smokers. Primary data were collected directly from the cupping therapy procedure, while secondary data were obtained from physical examinations of the respondents. There is no effect of cupping therapy on hemoglobin levels in smokers and non-smokers.
Implementasi Sholat Tahajud dan Kemanfaatannya dalam Bidang Kesehatan di Kampung Sri Rahayu Titik Kusumawinakhyu
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 2 SEPTEMBER 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v7i2.10842

Abstract

Tahajud merupakan shalat sunah dua rakaat yang dikerjakan di seprtiga malam, setelah  tertidur. Masalah kesehatan sangat erat kaitannya dengan tidak seimbangnya kondisi fisik dan batin. Ketenangan batin dan jiwa berpengaruh terhadap irama tubuh dan pelepasan mediator kimia di tubuh serta hormon endorfin yang menyebabkan rasa bahagia, tenang dan sejahtera. Masyarakat Kampung Rahayu mempunyai sejarah masa lalu yang kelam. Tujuan kegiatan untuk mensosialisasi dan memberikan penyuluhan tentang manfaat tahajud bagi kesehatan fisik dan mental. Tahajud dapat menjaga  quality of live sehingga nantinya masyarakat Kampung Rahayu mempunyai andil dalam penurunan masalah sosial, dan masalah kesehatan jiwa serta terkendalinya penyakit-penyakit degeneratif. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu indikator evaluasi post test nilai rata-ratanya lebih tinggi dari pre test. Sehingga dapat disimpulkan kesehatan jasmani dan rohani tidak dapat dipisahkan. Kemudian, untuk memperbaiki kualitas hidup dan gaya hidup lebih baik, masyarakat Kampung Rahayu dapat melakukan sholat Tahajud sebagai medianya karena sholat Tahajud adalah salah satu terapi mental.
Perbedaan Skala Nyeri Saat Tindakan Bekam Pada Perokok Dan Non Perokok Elvina Nur Lafany; Titik Kusumawinakhyu; Ira Citra Ningrom; Susiyadi Susiyadi
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v6i3.15605

Abstract

Bekam atau yang dikenal dengan istilah canduk, canthuk, cupping therapy merupakan teknik penyembuhan penyakit dengan cara membuang racun dalam tubuh melalui pengeluaran darah yang diambil dari permukaan kulit. Bekam memiliki manfaat untuk mengobati berbagai keluhan seperti nyeri pada area punggung. Tujuan: Mengetahui perbedaan rasa nyeri dengan menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) pada perokok dan non perokok yang dilakukan tindakan bekam di punggung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan observasi analitik yang dirancang dalam bentuk kasus kontrol. Pengambilan sampel penelitian menggunakan sampel acak sederhana. Data primer didapatkan dari masyarakat laki-laki yang merokok dan data sekunder dari rekam medis bekam di Griya Sehat. Uji statistik yang digunakan adalah uji fisher exact. Hasil: Data dari 70 responden diperoleh 78.58 % responden merasakan nyeri yang ringan, 20% merasakan nyeri sedang, dan 1.42% nyeri berat. Hasil analisisfFisher exact, respon nyeri pada perokok 88.57% nyeri ringan, 8.57% nyeri sedang, dan 2,85% nyeri berat; dan respon nyeri pada non perokok 68.57% nyeri ringan dan 31.42% nyeri sedang dengan diperoleh hasil p-value 0.040. Kesimpulan: Dari hasil penelitian perokok lebih mengalami nyeri saat dilakukan tindakan bekam serta terdapat perbedaan rasa nyeri pada perokok dan non perokok berdasarkan vas akibat tindakan bekam di punggung.Kata Kunci: bekam, skala nyeri, perokok
inggris inggris Hapsari, Pauline; Darodjat; Kusumawinakhyu, Titik
Psikis : Jurnal Psikologi Islami Vol 10 No 1 (2024): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/psikis.v10i1.19203

Abstract

All Muslims look toward the Quran for spiritual and moral direction. Since 1400 years ago, Al-Quran has stated its role as a treatment and therapy for human illness through the term of Syifa. The purpose of this study was to examine important other choice spiritual therapeutic verses in the Quran and determine the parts (juz) and verses (ayaat) where keywords and phrases pertinent to the Quran as a medication for every illness are stated. Currently, Islamic medicine is used as a therapeutic treatment for both physical and mental illnesses. Islamic medicine practitioners usually incorporate specific Quranic verses into their treatment through a variety of methods. This study uses the systematic review approach to gather information from the texts of previous and current scholars and then analyzes the data using a PRISMA methodology. Through comprehensive study among mufassiriin and modern experiments, Quranic verses have had great impact as a treatment or therapy for human ailment, both physically and mentally. As a result, instead of traditional medicine, this technique should be acknowledged and adopted as a supplementary therapy among Muslims.
Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Terhadap Kadar Fruktosamin Pada Tikus Model Diabetes Melitus Yang Diinduksi Streptozotocin-Nicotinamide Wibowo, Nandhika Pramestya Hary; Karita, Dewi; Bahar, Yeni; Kusumawinakhyu, Titik
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol. 4 No. 2 (2023): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.4.2.181-188

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh resistensi insulin, akibatnya akan terjadi ketidakseimbangan gula dalam darah sehingga mengakibatkan peningkatan kadar konsentrasi glukosa. Moringa oleifera Lam sebagai terapi komplemen mempunyai efek antidiabetik dan antihiperglikemik serta mengevaluasi fruktosamin sebagai salah satu alternatif indikator diabetes Tujuan: mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap kadar fruktosamin pada tikus diabetes melitus. (Rattus norvegicus) diinduksi oleh streptozotocin-nicotinamide. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratoris dengan true experimen post test only dengan menggunakan 30 ekor tikus yang dibagi menjadi 6 kelompok dan diberi pemberian ekstrak etanol kelor (100, 200, 300 mg/kgBB) dan metformin sebagai kontrol positif, tidak ada pemberian untuk kontrol negatif dan normal. kelompok. Hasil: Rata-rata kadar fruktosamin terendah pada kelompok perlakuan yang diberi ekstrak daun kelor adalah 300 mg/kg BB dengan nilai 280,145 nmol/L. Uji one-way anova menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p<0,05). Hasil post hoc test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok negatif (p<0,05). Simpulan: Ekstrak etanol daun kelor dengan dosis 300 mg/kgBB paling efektif menurunkan kadar fruktosamin pada tikus model diabetes melitus. 
PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI INFEKSI CACINGAN PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA PANDAK, BANYUMAS Septianawati, Paramita; Kusumawinakhyu, Titik; Maulana, Andi Muh.; Pratama, Tisna Sendy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 4. No. 1, Maret 2024
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v4i1.3495

Abstract

ABSTRAK Infeksi kecacingan memiliki kemampuan hidup dalam usus masih merupakan masalah kesehatan. Penyakit helminthiasis usus ini dapat menimbulkan dampak buruk terutama anak-anak berupa gangguan tumbuh kembang. Penyakit parasit usus yang ada di daerah Banyumas dilaporkan pada usia anak sekolah dasar. Hal tersebut diperlukan pencegahan untuk mengurangi kejadian infeksi di daerah Banyumas. egiatan Pengabdian Masyarakat di lakukan di Desa Pandak, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, dengan memberikan sosialisasi pencegahan infeksi kecacingan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat mengenai cara pencegahan infeksi kecacingan, sehingga dapat bermanfaat untuk dapat mengurangi kejadian infeksi cacingan terutama pada anak-anak. Metode yang dilakukan berupa memberikan materi mengenai cara penularan infeksi cacingan dan mencegah infeksi kecacingan terutama pada ibu rumah tangga. Kegiatan ini disertai dengan membikan pretes dan postes pada ibu Rumah tangga. asil dari kegiatan sosialisasi ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan pada ibu rumah tangga mengenai cara pencegahan infeksi kecacingan. Harapannya dengan meningkatnya pengetahuan pada caregiver terutama ibu rumah tangga sehingga dapat terjadi penurunan infeksi kecacingan pada anak.   ABSTRACT Worm infections have the ability to live in the intestine and are still a health problem. Intestinal helminthiasis can have a negative impact, especially on children, in the form of growth and development disorders. Intestinal parasitic diseases in the Banyumas area are reported in elementary school children. This requires prevention to reduce the incidence of infection in the Banyumas area. Community Service activities were carried out in Pandak Village, Sumpiuh District, Banyumas Regency, by providing outreach on the prevention of worm infections. The aim is to increase public knowledge regarding how to prevent worm infections, so that it can be useful in reducing the incidence of worm infections, especially in children. The method used is to provide material regarding how to transmit worm infections and prevent worm infections, especially in housewives. This activity is accompanied by giving a pretest and posttest to housewives. The result of this socialization activity is an increase in knowledge among housewives regarding how to prevent worm infections. The hope is that by increasing the knowledge of caregivers, especially housewives, there can be a reduction in worm infections in children.