Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Stres Kerja dengan Kinerja Pegawai UPTD Puskesmas Kampung Teleng Kota Sawahlunto Farhan Lauhil Athallah; Suci Rahma Nio
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vvp55k03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan kinerja pegawai UPTD Puskesmas Kampung Teleng Kota Sawahlunto. Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan, sedangkan stres kerja menjadi salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi kinerja individu di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 51 pegawai UPTD Puskesmas Kampung Teleng Kota Sawahlunto yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Stres Kerja yang dikembangkan oleh Shukla dan Srivastava serta Skala Kinerja Karyawan Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ) yang dikembangkan oleh Koopmans. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kinerja pegawai dengan nilai signifikansi p < 0,05. Koefisien regresi bernilai negatif, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres kerja yang dialami pegawai, maka semakin rendah kinerja pegawai, dan sebaliknya. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan stres kerja yang baik penting untuk meningkatkan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan puskesmas. Oleh karena itu, instansi diharapkan dapat memperhatikan faktor-faktor penyebab stres kerja guna mendukung peningkatan kinerja pegawai secara optimal.
Gambaran Regulasi Emosi pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Annisa Ramadhani; Cindi Pradhita; Rocha Zjia Rahmadani; Farhan Lauhil Athallah; Rahmadianti Aulia5
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 4 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i4.610

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran regulasi emosi pada guru sekolah luar biasa (SLB) Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini merupakan guru SLB Autisma YPPA Padang sebanayk 3 orang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi sangat penting bagi guru SLB dalam menghadapi tantangan mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK). Faktor-faktor yang mempengaruhi regulasi emosi meliputi kondisi siswa, pengalaman mengajar, dukungan sosial, dan kepribadian guru. Guru SLB menggunakan strategi seperti situation selection, situation modification, attentional deployment, cognitve change dan response modulation. Dampak positif dari regulasi emosi yang baik termasuk peningkatan efektivitas pembelajaran, kesejahteraan guru, dan hubungan yang harmonis dengan siswa.