Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Kemandirian Ekonomi Santri: Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Keuangan Untuk Bisnis Pesantren yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan Dedi Purwana; Mohammad Sofwan Effendi; Wahyu Wastuti; Monica Dewi; Putri Galuh Mustiko Perwito; Ika Miftahul Janah; Nazwanda Junika Putri; Umi Waheeda
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i1.4629

Abstract

AbstrakPondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman menghadapi tantangan berupa rendahnya kapasitas pengelolaan keuangan pada unit usaha pesantren, sehingga transparansi dan akuntabilitas belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan santri serta pengelola dalam menyusun laporan keuangan yang akuntabel, transparan, dan berdaya saing. Program diikuti oleh 30 peserta selama empat minggu dengan metode edukatif-partisipatif berbasis experiential learning. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan interaktif, praktik pencatatan, serta pendampingan langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta, ditunjukkan oleh pergeseran nilai dari pre-test dengan rentang 31-40 ke nilai post-test ke kategori tinggi (85–100) dengan rata-rata 88,70. Selain itu, terbentuk tim administrasi keuangan santri yang berperan dalam mengelola keuangan pesantren secara lebih profesional, serta diterapkan sistem pencatatan digital sederhana untuk mendukung keberlanjutan tata kelola keuangan. Program ini tidak hanya memperkuat kemandirian ekonomi pesantren, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-8 mengenai pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam mendorong transformasi manajemen keuangan di lingkungan pesantren. Kata kunci: Akuntabilitas Keuangan, Kemandirian Ekonomi, Pesantren, Pencatatan Keuangan, UMKM.
Membangun Jiwa Wirausaha: Literasi Keuangan sebagai Kunci Sukses dalam Membuka Usaha Mandiri Berkelanjutan Wahyu Wastuti; Monica Dewi; Titis Fatarina Mahfirah; Angella Priyatna; Atika Siti Hajar; Umi Waheeda
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i1.4625

Abstract

Permasalahan utama mitra, yaitu Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, adalah rendahnya pemahaman akuntansi dasar dan pencampuran keuangan pribadi dengan usaha, yang menghambat pengelolaan bisnis santri secara profesional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan kewirausahaan santri melalui pelatihan pencatatan serta pelaporan keuangan berbasis teknologi. Kegiatan diikuti oleh 30 santri setingkat SMA. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi, praktik penggunaan aplikasi spreadsheet (Microsoft Excel dan Google Sheets), serta evaluasi melalui Pretest dan Posttest. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, penyampaian materi literasi keuangan, pelatihan pencatatan transaksi, penyusunan anggaran usaha, hingga evaluasi hasil pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi peserta, dengan rata-rata nilai Pretest sekitar 65 meningkat menjadi 83 pada Posttest, atau terjadi peningkatan sekitar 18%. Santri menjadi lebih terampil dalam mencatat transaksi, menyusun laporan laba rugi, serta memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Program ini juga menumbuhkan kesadaran pentingnya transparansi keuangan dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada aspek pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Kata kunci: Kewirausahaan, Literasi Keuangan, Pencatatan Akuntansi, Santri, SDGs