Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Literasi Keagamaan, Digital, dan Manajerial untuk Ketahanan Keluarga Elis Teti Rusmiati; Sudarwanto Sudarwanto; Yoseph Hendrik Maturbongs; Rizal Bakti Suryadi; Suryani Suryani
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 2 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i2.5435

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh tantangan ketahanan keluarga di kawasan desa wisata, khususnya keterbatasan literasi keagamaan yang kontekstual, rendahnya literasi digital produktif, serta lemahnya kapasitas manajerial rumah tangga dan usaha mikro keluarga. Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, sebagai wilayah destinasi wisata, menuntut peran strategis ibu-ibu komunitas PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) dalam menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan nilai keluarga di tengah dinamika pariwisata dan arus digital. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK terhadap integrasi literasi keagamaan, digital, dan manajerial sebagai fondasi ketahanan keluarga, (2) memperkuat kapasitas praktis dalam pengelolaan keluarga dan aktivitas ekonomi berbasis rumah tangga, serta (3) mendorong terbentuknya praktik adaptif keluarga yang resilien di lingkungan desa wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan mitra, penyusunan materi integratif, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan partisipatif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test serta refleksi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata pengetahuan dan keterampilan, serta tumbuhnya inisiatif peserta dalam menerapkan literasi digital secara produktif dan prinsip manajerial sederhana dalam penguatan ekonomi keluarga. Program ini menegaskan bahwa integrasi literasi keagamaan, digital, dan manajerial merupakan strategi efektif dalam pemberdayaan ibu-ibu PKK untuk memperkuat ketahanan keluarga di desa wisata.Kata kunci: Ketahanan Keluarga, Literasi Digital, Literasi Keagamaan, Literasi Manajerial, Pemberdayaan PKK
Community Empowerment through Cultivation and Consumption of Oyster Mushrooms as an Effort to Improve Nutritional Status in Kasomalang Kulon Tourism Village Suryani Suryani; Khairul Ikhwan; Dwi Indah Kartika; Alfadhlani Alfadhlani; Fitratur Rahmah Agustina; Donal Ortega; Samnil Astuti Fitri; Sri Setiawati; Aprilya Roza Werdani; Fitria Mushollini
Journal of Community Service and Application of Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Community Service and Application of Science
Publisher : KPN Kopertis X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/3131b885

Abstract

This community service aims to improve the nutritional status of the community through empowerment based on local potential, namely the cultivation and utilization of oyster mushrooms in Kalomalang Kulon Tourism Village. Oyster mushrooms are a food source rich in vegetable protein, fiber, vitamins, and minerals, so they have the potential to support the improvement of people's nutritional intake. The method of implementing activities includes nutritional counseling, oyster mushroom cultivation training, and demonstration of oyster mushroom-based food product processing. The approach used is participatory, involving community groups, especially housewives and farmer groups. The results of the activity showed an increase in public knowledge related to the nutritional value and benefits of oyster mushrooms, which was shown by the increase in pre-test scores of 43% and post-test scores of 96%.  In addition, the community is able to cultivate oyster mushrooms independently and develop various processed products, such as nuggets, stir-fried oyster mushrooms, and oyster mushroom chips. The mushroom maker has 11 employees, which consists of 3 parts. Nurseries and packing. This program also has an impact on increasing the consumption of nutritious food and opening up opportunities for local food-based household businesses. Thus, community empowerment through the cultivation and consumption of oyster mushrooms has proven to be effective as one of the strategies in improving the nutritional status and food independence of village communities. This activity is expected to continue and be replicated in other regions with similar potential.