Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Praktikalitas E-Module Berbasis Model Creative Problem Solving (CPS) untuk Materi Fluida Dinamis Terintegrasi Keterampilan Abad 21 Widya Widya; Yusmanila Yusmanila; Zaturrahmi Zaturrahmi; Khairul Ikhwan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3313

Abstract

Keterampilan abad 21 merupakan keterampilan yang harus dikuasai siswa agar mampu bersaing di era revolusi 4.0 ini. Salah satu langkah yang dapat dilakukan guru adalah mengembangkan bahan ajar  digital yang sesuai dengan kondisi saat ini. Bahan ajar dikembangkan berbasis suatu model pembelajaran agar mempermudah pencapaian kompetensi yang diharapkan.  Model CPS membantu siswa menguasai keterampilan  abad ke-21. Oleh karena itu, perlu dikembangkan bahan ajar digital (e-modul) berbasis model CPS terintegrasi keterampilan abad 21.  Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prototipe e-modul berbasis model CPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe e-modul fisika berdasarkan model CPS teintegrasi keterampilan abad 21 sudah memenuhi kriteria praktis dengan nilai 89,06 dari perspektif guru dan 80,93 dari perspektif siswa
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah untuk Guru SMP Ar-Risalah Zaturrahmi Zaturrahmi; Widya Widya; Yeni Nurpatri; Desy Eka Muliani; Jendriadi Jendriadi; Ena Suma Indrawati; Khairul Ikhwan; Ilham Adi Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 2, No 3 (2022): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i3.182

Abstract

In realizing its vision, SMP Putri Ar-Risalah needs to improve the competence/ability of its teachers. One thing that teachers need to master is the ability to write scientific papers. The ability to write scientific papers needs to be possessed by all teachers. In addition to making it easier for teachers to publish scientific papers, teachers can also motivate students to write diligently. The Adzia University PkM team provided training in writing scientific papers to Ar Risalah Junior High School teachers in the form of material presentations. The purpose of this scientific paper writing training is to improve the teacher's ability to write scientific papers. The result of the evaluation of scientific writing is that the teacher is satisfied with the training provided. According to the teacher, the material presented is up-to-date, effective, useful, and interesting. Teachers are also committed to applying the knowledge and experience gained through this training in carrying out their daily tasks.
Pemulihan Psikososial dan Pendampingan Hukum Pasca Bencana pada Masyarakat Gunung Nago, Kota Padang Widya Widya; Rezi Tri Putri; Khairul Ikhwan; Rahmat Aripin; Susmita Susmita
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v2i2.821

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kelurahan Gunung Nago, Kota Padang, Sumatera Barat, menimbulkan dampak multidimensional bagi masyarakat, tidak hanya berupa kerugian fisik dan ekonomi, tetapi juga masalah psikososial dan hukum pascabencana. Masyarakat terdampak mengalami stres, kecemasan, dan ketidakpastian, serta menghadapi persoalan hukum seperti sengketa bantuan sosial, kehilangan dokumen kependudukan, dan keterbatasan akses terhadap layanan hukum. Kondisi tersebut menunjukkan urgensi dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemulihan psikososial dan pendampingan hukum secara terintegrasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara insidental pada bulan Desember dengan melibatkan sekitar 50 warga terdampak banjir melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Materi yang diberikan meliputi pendampingan psikososial, penyelesaian sengketa bantuan sosial, pengurusan dokumen kependudukan dan sertifikat tanah, serta akses layanan hukum gratis. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat merasa lebih tercerahkan, memahami kondisi psikososial yang dialami, serta memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai hak-hak hukum dan prosedur administratif pascabencana. Kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi permasalahan pascabencana. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi dalam mendukung pemulihan masyarakat secara holistik dan berkelanjutan.
Community Empowerment through Cultivation and Consumption of Oyster Mushrooms as an Effort to Improve Nutritional Status in Kasomalang Kulon Tourism Village Suryani Suryani; Khairul Ikhwan; Dwi Indah Kartika; Alfadhlani Alfadhlani; Fitratur Rahmah Agustina; Donal Ortega; Samnil Astuti Fitri; Sri Setiawati; Aprilya Roza Werdani; Fitria Mushollini
Journal of Community Service and Application of Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Community Service and Application of Science
Publisher : KPN Kopertis X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/3131b885

Abstract

This community service aims to improve the nutritional status of the community through empowerment based on local potential, namely the cultivation and utilization of oyster mushrooms in Kalomalang Kulon Tourism Village. Oyster mushrooms are a food source rich in vegetable protein, fiber, vitamins, and minerals, so they have the potential to support the improvement of people's nutritional intake. The method of implementing activities includes nutritional counseling, oyster mushroom cultivation training, and demonstration of oyster mushroom-based food product processing. The approach used is participatory, involving community groups, especially housewives and farmer groups. The results of the activity showed an increase in public knowledge related to the nutritional value and benefits of oyster mushrooms, which was shown by the increase in pre-test scores of 43% and post-test scores of 96%.  In addition, the community is able to cultivate oyster mushrooms independently and develop various processed products, such as nuggets, stir-fried oyster mushrooms, and oyster mushroom chips. The mushroom maker has 11 employees, which consists of 3 parts. Nurseries and packing. This program also has an impact on increasing the consumption of nutritious food and opening up opportunities for local food-based household businesses. Thus, community empowerment through the cultivation and consumption of oyster mushrooms has proven to be effective as one of the strategies in improving the nutritional status and food independence of village communities. This activity is expected to continue and be replicated in other regions with similar potential.