Muthahharah Muthahharah
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Terapi Menggambar Kaligrafi untuk Mengelola Gejala Halusinasi pada Pasien Skizofrenia: Laporan Kasus Nurul Wanda; Rasmawati Rasmawati; Muthahharah Muthahharah; Eka Hadrayani; Titi Mildawati
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v9i1.1-6

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang sering disertai halusinasi sehingga memerlukan penatalaksanaan yang komprehensif melalui intervensi farmakologis dan nonfarmakologis. Terapi menggambar kaligrafi merupakan salah satu pendekatan berbasis seni yang berpotensi membantu pasien mengalihkan perhatian, meningkatkan konsentrasi, dan mendukung regulasi emosi. Laporan kasus ini bertujuan mengeksplorasi penerapan terapi menggambar kaligrafi sebagai intervensi keperawatan komplementer dalam penatalaksanaan halusinasi pada pasien skizofrenia. Penelitian menggunakan desain laporan kasus tunggal pada seorang pasien laki-laki berusia 19 tahun yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Terapi menggambar kaligrafi diberikan selama 25–30 menit setiap hari selama 11 hari, bersamaan dengan intervensi keperawatan standar dan terapi farmakologis. Evaluasi dilakukan melalui observasi harian terhadap tanda dan gejala halusinasi serta kemampuan pasien mengendalikan halusinasi. Hasil menunjukkan skor tanda dan gejala halusinasi menurun dari 14 menjadi 0, sedangkan skor kemampuan mengendalikan halusinasi meningkat dari 7 menjadi 10 dan bertahan hingga akhir intervensi. Terapi menggambar kaligrafi berpotensi menjadi intervensi keperawatan komplementer yang mendukung penurunan gejala halusinasi dan peningkatan kemampuan pasien dalam mengendalikan halusinasi. Penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih kuat diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitas intervensi ini
Effectiveness of nursing-led microlearning with spaced reinforcement on sexual violence awareness among rural adolescents in Indonesia Risnah Risnah; Muthahharah Muthahharah; Eka Hadrayani; Aisyah Bahar; Harmawati Harmawati; Muhammad Irwan; Sudarman Sudarman
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 15, No 3: September 2026
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v15i3.27019

Abstract

Sexual violence among adolescents remains a major public health concern, particularly in rural areas where access to prevention education is limited. This study evaluated the effectiveness of a nursing-led microlearning intervention with spaced reinforcement in improving adolescents’ awareness of sexual violence. A repeated-measures experimental study was conducted among 120 adolescents aged 13-16 years from rural junior high schools. Participants received either microlearning with spaced reinforcement (n = 60) or leaflet-based education (n = 60). Awareness was assessed at baseline, post-intervention, and four-week follow-up. Data were analyzed using linear mixed-effects models and generalized estimating equations. Baseline awareness scores were comparable between groups. Compared with leaflet education, the microlearning group demonstrated significantly greater improvements immediately after the intervention (β = 9.1, 95% CI: 7.2-11.0, p < 0.001) and maintained higher scores at follow-up (β = 8.6, 95% CI: 6.5-10.7, p