Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI KORELASI ANTARA PENGAWASAN DENGAN EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA DINAS TATA RUANG KABUPATEN KUTAI TIMUR Rasmawati Rasmawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.752 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pengawasan mempunyai korelasi yang positif terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Dinas Tata Ruang Kabupaten Kutai Timur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara variabel Pengawasan dengan variabel Efektivitas Kerja Pegawai pada Dinas Tata Ruang Kabupaten Kutai Timur  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,762 yang berarti terdapat hubungan yang kuat diantara kedua variabel. Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar  3,215.  Hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,711.  Ini berarti terdapat pengaruh yg signifikan dari variabel Pengawasan terhadap variabel Efektivitas Kerja Pegawai pada Dinas Tata Ruang Kabupaten Kutai Timur.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.  
Terapi Menggambar Kaligrafi untuk Mengelola Gejala Halusinasi pada Pasien Skizofrenia: Laporan Kasus Nurul Wanda; Rasmawati Rasmawati; Muthahharah Muthahharah; Eka Hadrayani; Titi Mildawati
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v9i1.1-6

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang sering disertai halusinasi sehingga memerlukan penatalaksanaan yang komprehensif melalui intervensi farmakologis dan nonfarmakologis. Terapi menggambar kaligrafi merupakan salah satu pendekatan berbasis seni yang berpotensi membantu pasien mengalihkan perhatian, meningkatkan konsentrasi, dan mendukung regulasi emosi. Laporan kasus ini bertujuan mengeksplorasi penerapan terapi menggambar kaligrafi sebagai intervensi keperawatan komplementer dalam penatalaksanaan halusinasi pada pasien skizofrenia. Penelitian menggunakan desain laporan kasus tunggal pada seorang pasien laki-laki berusia 19 tahun yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Terapi menggambar kaligrafi diberikan selama 25–30 menit setiap hari selama 11 hari, bersamaan dengan intervensi keperawatan standar dan terapi farmakologis. Evaluasi dilakukan melalui observasi harian terhadap tanda dan gejala halusinasi serta kemampuan pasien mengendalikan halusinasi. Hasil menunjukkan skor tanda dan gejala halusinasi menurun dari 14 menjadi 0, sedangkan skor kemampuan mengendalikan halusinasi meningkat dari 7 menjadi 10 dan bertahan hingga akhir intervensi. Terapi menggambar kaligrafi berpotensi menjadi intervensi keperawatan komplementer yang mendukung penurunan gejala halusinasi dan peningkatan kemampuan pasien dalam mengendalikan halusinasi. Penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih kuat diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitas intervensi ini
Efektivitas Pangan Lokal Tinggi Protein (Pupu' Mandar dan Ikan Penja) terhadap Pertumbuhan Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Campalagian, Sulawesi Barat Nur Fadhilah; Jamila Kasim; Rasmawati Rasmawati
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 4 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v4i2.872

Abstract

The prevalence of stunting in West Sulawesi reached 35.4% in 2024. The causes of stunting include early marriage, limited education, and suboptimal nutritional access for pregnant women and toddlers.  Objective: This study aims to determine the effectiveness of providing high-protein foods through traditional Mandar dishes (pupu’ mandar and penja fish) on the increase in height and weight of stunted toddlers. Methods: This study used a pre-experimental design, which involves pre and post intervention measurement without comparison to a control group. Thus, the research only focused on the treatment given to stunted toddlers by providing an experimental diet of Mandar specialty foods (pupu’ mandar and penja fish) for three months. Sampling was conducted using the total sampling technique. The average height of stunted toddlers before being given the high-protein Mandar foods (pupu’ and penja) was 75.59 cm and after the intervention was 83.36 cm.  The average weight before the intervention was8.88 kg, and after was 13.30 kg. The provision of these high-protein foods was effective in increasing the height and weight of stunted toddlers with a p-value of 0.000. It is hoped that families will more frequently provide their children with high-protein foods so that toddlers can be protected from stunting.