Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN UMKM PADA KOPI DILOBBY MENGGUNAKAN APLIKASI RANDU-AKUNTANSI UMKM Rizki Dwi Wulandari; Yohanna Thresia Nainggolan; Revalina Cantika Ayu Permatasari; Fitria Heriyanti; Muhammad Ariandy Fahreza; Sulistya Rini Pratiwi; Kartini
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.17189

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting terhadap perekonomian Indonesia. Namun masih banyak diantaranya yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan yang sistematis dan sesuai standar. Mitra sasaran dalam Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini, yakni UMKM Kopi Dilobby yang berlokasi di Tarakan, Kalimantan Utara, dengan permasalahan yang dihadapi berupa pencatatan keuangan yang tidak sistematis, rendahnya pemahaman pengelola terhadap pentingnya laporan keuangan, serta kesulitan dalam pembagian keuntungan kepada pemilik modal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, dan pelatihan penggunaan aplikasi RANDU-Akuntansi UMKM Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan RANDU-Akuntansi UMKM membantu pengelola memahami pentingnya pencatatan keuangan, menghasilkan laporan keuangan sederhana, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha. Penerapan aplikasi ini juga memperkuat hubungan antara pengelola dan pemilik modal, sejalan dengan prinsip teori agensi dalam akuntansi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi pencatatan keuangan sederhana dapat menjadi solusi efektif dalam peningkatan tata kelola UMKM secara berkelanjutan. Hasil pengabdian ini penting untuk mendorong literasi keuangan dan profesionalisme pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan ekonomi digital. Kata Kunci: Laporan Keuangan, Literasi Akuntansi, RANDU UMKM, , Teori Agensi, UMKM
GERBANG LITERASI: Program Pendampingan Literasi Berbasis Taman Bacaan Masyarakat (TBM) untuk Meningkatkan Minat Baca Anak Usia Sekolah di Desa Malinau Seberang Siti Rahmi; Bayu Elan Saputra; Fila Fila; Muhammad Irfan Azis Azis; Winda Ariyani; Revalina Cantika Ayu Permatasari; Asadini Chairunnisa; Rosa Sintia Sari; Cut Anggraini Nabila Zakiya; Hajrah Hajrah; Umi Khairunnisa; Laras Ambarwati; Marisa Marisa
INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services Volume 2, Issue 2, 2026
Publisher : LPPM-INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS DAN MARITIM BALIK DIWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/innova-s.v2i2.159

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dasar anak masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal, termasuk di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Desa Malinau Seberang. Program GERBANG LITERASI (Gerakan Bersama Membangun Literasi) dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca dasar anak melalui kegiatan pendampingan literasi yang terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf, membaca permulaan, kelancaran membaca, serta menumbuhkan minat baca dan partisipasi anak dalam kegiatan literasi di TBM. Metode yang digunakan meliputi observasi, asesmen awal, pendampingan membaca berbasis scaffolding, literasi kreatif, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan selama empat minggu dengan melibatkan 25 anak peserta yang memiliki kemampuan literasi yang beragam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi dasar peserta, ditandai dengan bertambahnya kemampuan mengenal huruf, kemampuan mengeja suku kata sederhana, meningkatnya kelancaran membaca, serta tumbuhnya kepercayaan diri anak dalam membaca di depan teman. Selain itu, partisipasi peserta dalam kegiatan TBM juga mengalami peningkatan sehingga TBM semakin berfungsi sebagai ruang belajar yang aktif dan menyenangkan. Dengan demikian, Program GERBANG LITERASI terbukti memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar anak sekaligus memperkuat peran TBM sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang berkelanjutan.