Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN METODE BINA MARGA (STUDI KASUS PADA RUAS JALAN REREMI PUNCAK MANOKWARI PAPUA BARAT) Jein A Muabuay; Asrul Saputra; Iqbal; Faried Desembardi; Ahmad Januar Jafaruddin
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Reremi Puncak di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat merupakan jalan yang dilalui oleh berbagai macam kendaraan dan memiliki lebar jalan 6,5 meter dengan tipe jalan 2/2UD.. Peningkatan volume kendaraan tersebut memberikan tekanan yang lebih besar terhadap perkerasan jalan. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kinerja struktur jalan, yang ditandai dengan munculnya berbagai bentuk kerusakan pada permukaan maupun lapisan perkerasan. Sehingga, diperlukan perhatian dan penanganan yang tepat guna menjaga kondisi jalan agar tetap mampu melayani kebutuhan transportasi secara aman dan nyaman. Jenis kerusakan yang terdapat di ruas jalan Reremi Puncak adalah retak kulit buaya (aligator cracking), retak pinggir (edge cracking), lubang (pothlose), tambalan (patching), pelapukan dan pelepasan butir (weathering and ravelling) dan pengausan agregat (pollshed agregate). Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui jenis kerusakan jalan Reremi Puncak menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan metode Bina Marga; 2) mengetahui tingkat kerusakan jalan dijalan Reremi Puncak menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI); 3) menentukan nilai dan klasifikasi kondisi perkerasan jalan Reremi Puncak berdasarkan hasil perhitungan Pavement Condition Index (PCI); 4) menentukan nilai prioritas dan penanganan pada jalan Reremi Puncak dengan menggunakan metode Bina Marga.
UJI EKSPERIMENTAL PENGARUH STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN PASIR DAN ABU BATU TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH Ahmad januar Jafaruddin; Rokhman; Hendrik Pristianto; Iqbal
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5613

Abstract

Penggunaan tanah sebagai subgrade jalan harus mempunyai kekuatan CBR tertentu. Selama ini, tanah yang tidak baik terutama dari jenis tanah lempung dibuang dan digantikan dengan tanah yang lebih baik. Untuk daerah-daerah tertentu pekerjaan seperti ini sulit dan mahal dan kadang kala tanah pengganti yang relative lebih baik juga sangat sulit didapat dan bahkan mungkin belum tentu tersedia. Salah satu upaya yang dilakukan untuk perbaikan yaitu dengan metode stabilisasi menggunakan bahan tambah adiktif seperti pasir dan abu batu. Untuk mengetahui pengaruh pencampuran tanah lempung dengan pasir dan abu batu terhadap daya dukung tanah , maka dilakukan dengan menggunakan 20% pasir dan abu batu dengan variasi 3%, 5%, 10%, dan 20%. Jenis tanah lempung yang digunakan berasal dari ruas Jalan Petrochina Kelurahan Malawele Kabupaten Sorong. Pengujian tanah ini meliputi pengujian sifat fisik tanah dan sifat mekanis tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh stabilisasi tanah lempung menggunakan pasir dan abu batu  dapat meningkatkan nilai daya dukung tanah, dimana nilai CBR tanah asli sebesar 27.59% meningkat pada setiap penambahan pasir 20% dan abu batu dengan variasi 3%, 5%, 10%, dan 15%  menjadi 30.63%, 32.68%, 33.30% dan 45.63%.