Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Bahan Tambah Kapur Alam Terhadap Daya Dukung Tanah Agung Musdar; Rokhman; Achmad Rusdi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v1i1.1839

Abstract

Tanah merupakan dasar dari suatu konstruksi, baik itu konstruksi bangunan maupun konstruksi jalan. Baik maupun buruknya suatu konstruksi dipengaruhi beberapa hal, salah satunya yaitu kondisi tanah sebagai dasar suatu konstruksi tersebut. Penelitian ini mencoba menganalisa besarnya pengaruh stabilisasi tanah lempung dengan bahan tambah kapur alam Ex Quarry Klawak Kabupaten Sorong terhadap nilai CBR. Telah dilakukan  penelitian sebelumnya mengenai tanah yang memiliki daya dukung rendah, yakni pada ruas jalan Petrochina KM 22 Kabupaten Sorong dengan cara stabilisasi tanah asli menggunakan campuran kapur di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Muhammadiyah Sorong. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh stabilisasi tanah lempung dengan menggunakan bahan tambah kapur alam terhadap daya dukung tanah. Namun perlu ada penelitian lebih lanjut agar tanah yang di teliti sebelumnya ini bisa ditingkatkan hasilnya. Penelitian dilakukan pada kondisi tanah asli dan setelah distabilisasi dengan kadar pencampuran kapur sebesar 4%, 6%, 8%, 10% dan 12% dengan waktu pemeraman yang ditentukan yaitu 3 hari. Pengujian ini dilakukan adalah pengujian CBR variasi campuran yang mengalami proses pemeraman. Hasil CBR yang dilakukan dengan penambahan kadar kapur serta adanya waktu pemeraman yang telah ditentukan dapat meningkatkan nilai CBR. Peningkatan nilai CBR yang terjadi didapatkan nilai rata – rata CBR tanah asli yaitu 45,80%. Setelah dilakukan pencampuran kapur alam menggunakan waktu pemeraman, CBR mengalami peningkatan dengan nilai rata – rata CBR tertinggi pada persentase kadar kapur 6% yaitu sebesar 57,99% dan persentase kadar  kapur terhadap nilai CBR  di dapat persentase kadar kapur optimum sebesar 7,8% yang akan mengahsilkan nilai CBR maksimum sebesar 56,65%.
PENGARUH STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BEBAS Mirzan Nasil La Apa; Rokhman; Asrul Saputra; Retno Puspa Rini
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v2i02.2649

Abstract

Dalam setiap pembangunan, hal utama yang wajib di teliti yaitu tanah. Pada setiap lokasi memiliki jenis tanah yang berbeda-beda. Seperti halnya yang terjadi Di Daerah Kota Sorong yang rata-rata jenis tanahnya adalah tanah lempung.Tanah lempung merupakan tanah berbutir halus yang tersusun dari mineral-mineral yang dapat mengembang bila terkena air.Stabilisasi tanah adalah upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sifat-sifat tanah. Tujuan dari stabilisasi tanah adalah untuk mengikat dan menyatukan agregat material yang ada. Karakteristik tanah lempung, terutama kuat uji geser perlu diselidiki, untuk memperbaiki sifat-sifat tanah asli agar memenuhi syarat serta mempunyai daya dukung yang cukup baik sebagai pondasi untuk dirikannya struktur di atas tanah tersebut salah satu cara yang dilakukan untuk stabilisasi tanah : campuran limbah abu kelapa sawit.Dari hasil analisa klasifikasi USCS tanah termasuk jenis CH yaitu tanah tak organik dengan plastis tinggi lempung gemuk. Begitupun pada klasifikasi AASHTO tanah termasuk golongan A-7-6 yaitu tanah lempung, yang berarti bahwa tanah asli di jalan petro cina Km 21 , Kota Sorong adalah tanah lempung.Optimum penambahan abu cangkang kelapa sawit telah meningkatkan nilai daya dukung tanah, penambahan campuran abu cangkang kelapa sawit dapat meningkatkan nilai kuat tekan bebas. Dari hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium dapat dilihat kenaikan nilai kuat tekan bebas (qu) pada setiap penambahan campuran semen,dari hasil pengujian kuat tekan bebas tanah asli didapat nilai kuat tekan (qu) sebesar sebesar 302.43 kpa, setelah distabilisasi dengan campuran semen meningkat menjadi 756.2 kPa, 896.8 kPa, 720.6 kPa, dan 756.2 kPa,seiring dengan bertambahnya kadar semen.
UJI EKSPERIMENTAL PENGARUH STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN PASIR DAN ABU BATU TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH Ahmad januar Jafaruddin; Rokhman; Hendrik Pristianto; Iqbal
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5613

Abstract

Penggunaan tanah sebagai subgrade jalan harus mempunyai kekuatan CBR tertentu. Selama ini, tanah yang tidak baik terutama dari jenis tanah lempung dibuang dan digantikan dengan tanah yang lebih baik. Untuk daerah-daerah tertentu pekerjaan seperti ini sulit dan mahal dan kadang kala tanah pengganti yang relative lebih baik juga sangat sulit didapat dan bahkan mungkin belum tentu tersedia. Salah satu upaya yang dilakukan untuk perbaikan yaitu dengan metode stabilisasi menggunakan bahan tambah adiktif seperti pasir dan abu batu. Untuk mengetahui pengaruh pencampuran tanah lempung dengan pasir dan abu batu terhadap daya dukung tanah , maka dilakukan dengan menggunakan 20% pasir dan abu batu dengan variasi 3%, 5%, 10%, dan 20%. Jenis tanah lempung yang digunakan berasal dari ruas Jalan Petrochina Kelurahan Malawele Kabupaten Sorong. Pengujian tanah ini meliputi pengujian sifat fisik tanah dan sifat mekanis tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh stabilisasi tanah lempung menggunakan pasir dan abu batu  dapat meningkatkan nilai daya dukung tanah, dimana nilai CBR tanah asli sebesar 27.59% meningkat pada setiap penambahan pasir 20% dan abu batu dengan variasi 3%, 5%, 10%, dan 15%  menjadi 30.63%, 32.68%, 33.30% dan 45.63%.