Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan prevalensi tinggi di dunia maupun Indonesia, termasuk Jawa Barat dan Kota Tasikmalaya yang mencatat 50.521 kasus pada tahun 2022, serta 321 kasus di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan. Kondisi ini mendorong perlunya upaya preventif berbasis pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui program SITOMAT (Solusi Intervensi Tomat untuk Mengendalikan Hipertensi) yang dilaksanakan di RW 07 Kelurahan Cikalang. Program ini memanfaatkan potensi Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk meningkatkan konsumsi tomat sebagai sumber kalium yang berperan dalam menurunkan tekanan darah. Kegiatan meliputi sosialisasi hipertensi, edukasi budidaya tomat, pembuatan pupuk dan pestisida organik, serta praktik penanaman yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi, penguatan kapasitas KWT, dan terbentuknya kemandirian warga dalam mengelola kesehatan melalui pemanfaatan komoditas lokal. Program SITOMAT berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam upaya pengendalian hipertensi berbasis pangan sehat dan budidaya rumah tangga.
Copyrights © 2025