Ketahanan finansial merupakan salah satu kebutuhan fundamental bagi guru SMK Nurul Huda Pringsewu, terutama di tengah keterbatasan pendapatan yang relatif dimiliki serta tingginya paparan terhadap berbagai risiko keuangan yang tidak terduga, seperti pengeluaran terkait kesehatan, kerusakan kendaraan, maupun kebutuhan darurat lainnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi ketahanan finansial guru SMK melalui simulasi penyusunan dana cadangan pribadi yang disusun berdasarkan pendekatan risk exposure atau paparan risiko masing-masing individu. Kegiatan melibatkan 35 orang guru sebagai peserta, dengan tahapan pelaksanaan meliputi pengisian pre-test, pemberian materi tentang pentingnya dana cadangan, pengisian formulir profil risiko (simulasi perhitungan dana cadangan pribadi), dan pengisian post-test dengan instrumen yang sama seperti pre-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 6,80 pada saat pre-test menjadi 9,34 pada saat post-test. Hasil pemetaan profil risiko juga menunjukkan bahwa 23 guru (65,7%) berada pada kategori risiko sedang dan 12 guru (34,3%) pada kategori risiko rendah, dengan rekomendasi besaran dana cadangan yang bervariasi sesuai kondisi masing-masing, berkisar antara Rp3.000.000 hingga Rp21.000.000. Temuan ini mengindikasikan bahwa simulasi berbasis risk exposure efektif digunakan sebagai media edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru dalam menghadapi guncangan keuangan.