Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Orang Tua dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Kaya Numerasi di Desa Grogol Kecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi Ali Yusuf; Rivo Nugroho; Heryanto Susilo; Shobri Firman Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4176

Abstract

Perkembangan kemampuan numerasi menjadi salah satu indikator penting dalam kualitas pendidikan anak, karena numerasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berhitung, tetapi juga mencakup kecakapan berpikir logis, analitis, dan kemampuan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Pendampingan Orang Tua dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Kaya Numerasi di Desa Grogol bertujuan memperkuat kapasitas keluarga dalam mendukung perkembangan numerasi anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk kesadaran kolektif bahwa lingkungan rumah memiliki potensi besar sebagai ruang belajar yang efektif dan berkelanjutan, sehingga kemampuan numerasi anak dapat berkembang secara optimal sejak dini. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah (1) metode identifikasi kebutuhan dan kondisi sasaran, (2) metode focus group discussion (fgd), (3) metode praktik, (4) evaluasi dan refleksi. Target mengenai kegiatan ini adalah diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua tentang pentingnya mengintegrasikan numerasi dalam aktivitas harian, seperti berbelanja, memasak, dan mengelola keuangan sederhana. Pendampingan ini diharapkan mampu membangun budaya belajar yang positif dan berkelanjutan di lingkungan keluarga sehingga perkembangan numerasi anak dapat berkembang secara optimal.
Reproductive Health Education Needs Among Adolescents and Young Adults: A Community-Based Survey Shobri Firman Susanto; Sjafiatul Mardliyah; Heryanto Susilo; Widodo Widodo; Monica Widyaswari
Journal of Nonformal Education Vol. 12 No. 2 (2026): Community Education, Adult Education and Community Empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jone.v12i2.58778

Abstract

Background – The need for reproductive health education among adolescents and young adults is influenced by social conditions, parenting styles and family communication, perceptions of reproductive health, peer relationships, as well as social and information environments. Research Urgency – Reproductive health education needs to be grounded in actual requirements to ensure that developed programs align with the characteristics and life contexts of the target group. Research Objectives – This study aims to analyze the reproductive health education needs of adolescents and young adults to serve as a basis for program development. Research Method – The study employed a quantitative approach using a descriptive survey design oriented towards a needs assessment. It was conducted in Babakan Sari Urban Village, Bandung City, involving 35 respondents aged 11–22 years selected through purposive sampling. Data were collected using a 20-item structured questionnaire with response formats tailored to the nature of the questions. Data were analyzed using frequencies, percentages, and a synthesis across components. Research Findings – The study produced a needs map covering social conditions, parenting styles and family communication, perceptions of reproductive health, peer relationships, and social and information environments. This synthesis was formulated into the Adolescent Reproductive Health Education Needs Framework (ARHENF), serving as an initial conceptual synthesis based on survey findings rather than an empirically validated framework. Research Conclusion – The needs analysis provides an empirical basis for understanding reproductive health education needs in alignment with the characteristics and life contexts of adolescents and young adults. Research Novelty/Contribution – The study's contribution lies in the integrated mapping of needs and their synthesis into the ARHENF, serving as a conceptual foundation for the development of reproductive health education programs.