Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Produk Abon melalui Inovasi Spinner dan Sealer Press pada UMKM di Warnasari: Pengabdian Gurruh Dwi Septano; Praditya Adi Nugroho; Mujiburohman Mujiburohman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v2i1.5874

Abstract

UMKM di Kelurahan Warnasari menghadapi kendala kualitas produk abon karena kadar minyak tinggi dan kemasan kurang higienis. Program pengabdian masyarakat KKNT 06 Politeknik PGRI Banten bertujuan memberikan solusi melalui penerapan spinner peniris minyak dan sealer press. Metode pelaksanaan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, pembuatan spinner, survey sealer, uji coba, pendampingan, evaluasi, dan serah terima alat. Hasil menunjukkan spinner mampu menurunkan kadar minyak abon dari ±25% menjadi ±16% serta memperpanjang masa simpan dari 3 hari menjadi 6–8 hari. Sealer press menghasilkan kemasan lebih rapi dan higienis, sehingga masa simpan produk meningkat hingga 2–3 minggu. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kualitas, nilai jual, dan daya saing UMKM abon di pasar modern maupun digital.
Pelatihan Dasar Mikrokontroler dalam Pengembangan Alat Elektronika Sederhana di Kecamatan Citangkil Muhammad Zakaria; Mujiburohman Mujiburohman; Adhelia Permata Safrina; Dedi Pry Anggara; Novan Rozan Zufarda; M. Fauzan Alwindra
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.vi.1687

Abstract

Masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai elektronika dasar dan pemrograman mikrokontroler menjadi kendala dalam pemanfaatan teknologi tepat guna di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar masyarakat Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, dalam memahami serta mengembangkan alat elektronika sederhana berbasis mikrokontroler. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juni 2025 dengan pendekatan pelatihan partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi perakitan, praktik langsung, pengujian prototipe, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengenalan Arduino Uno, komponen elektronika dasar, penyusunan rangkaian sederhana, serta pemrograman input-output digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta pada seluruh aspek yang diamati. Kemampuan mengenali komponen elektronika dasar meningkat dari 45% menjadi 85%, pemahaman fungsi mikrokontroler meningkat dari 40% menjadi 82%, kemampuan merangkai rangkaian sederhana meningkat dari 35% menjadi 78%, kemampuan mengunggah program Arduino meningkat dari 30% menjadi 75%, dan kemampuan menjelaskan cara kerja prototipe meningkat dari 32% menjadi 80%. Peserta juga mampu menjalankan prototipe sederhana, seperti rangkaian LED dan indikator berbasis Arduino, dengan pendampingan tim pelaksana. Dengan demikian, pelatihan dasar mikrokontroler berbasis Arduino memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi teknologi, keterampilan awal, dan motivasi peserta dalam mengembangkan alat elektronika sederhana yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pelatihan Perakitan dan Pengujian Rangkaian Elektronika bagi Masyarakat Desa Serdang Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang Praditya Adi Nugroho; Mujiburohman Mujiburohman; Deti Kurniati; Evi Maharani; Dedy Ariyadi
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.vi.1689

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Serdang Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang dalam perakitan dan pengujian rangkaian elektronika sederhana. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik perakitan, pengujian rangkaian, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup pengenalan komponen elektronika, fungsi komponen, skema rangkaian, teknik perakitan, serta cara menguji fungsi rangkaian. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi praktik, dan penilaian hasil rangkaian peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dari rata-rata 40% pada tahap pre-test menjadi 80,2% pada tahap post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek kemampuan merakit rangkaian, yaitu dari 38% menjadi 80%. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengenali komponen, memahami fungsi komponen, membaca skema rangkaian, dan menguji rangkaian sederhana. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi teknologi dasar masyarakat serta mendorong kemandirian peserta dalam memahami perangkat elektronik sederhana. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan dasar elektronika masyarakat.
Implementasi Teknologi Internet of Things untuk Monitoring Lingkungan Berbasis Sensor pada Masyarakat di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon Mujiburohman Mujiburohman; Hardi Kunianto; Muhammad Zakaria; Dede Purnama; Sindi Nola Hilfia; Ramadhan Ardyansyah
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 1: July 2024
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i1.1690

Abstract

Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon merupakan wilayah yang berdekatan dengan aktivitas industri sehingga membutuhkan pemantauan lingkungan yang mudah diakses masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan teknologi Internet of Things berbasis sensor untuk memantau suhu, kelembaban, karbon monoksida, dan partikulat halus PM2.5 secara real-time. Kegiatan dilaksanakan selama empat minggu dengan melibatkan 25 warga sebagai peserta aktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis prototyping melalui tahapan observasi, perancangan sistem, perakitan perangkat, instalasi sensor, pelatihan penggunaan dashboard, pendampingan, dan evaluasi. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor DHT22, sensor MQ-7, sensor PM2.5, modul Wi-Fi, dan dashboard web. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perangkat mampu membaca serta menampilkan data lingkungan secara real-time. Setelah pendampingan, nilai CO menurun dari 9,8 ppm menjadi 8,1 ppm, sedangkan PM2.5 menurun dari 41,6 µg/m³ menjadi 34,2 µg/m³. Selain menghasilkan perangkat monitoring, kegiatan ini meningkatkan pemahaman warga dalam membaca data lingkungan melalui dashboard. Dengan demikian, implementasi IoT berbasis sensor dapat menjadi teknologi tepat guna yang aplikatif, edukatif, dan relevan untuk mendukung pemantauan lingkungan masyarakat di wilayah industri.