Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Digital Skills Ahli Nautika untuk Pengambilan Keputusan Berbasis Informasi: Literasi Data, Verifikasi Informasi, dan Etika Komunikasi Digital Muhammad Hidayat Lammi; Tri Cahyo Nugroho; Elisabeth Evelin Karuna; Ayunytyah Eka Wardani; Aditya Sulthony Ahmad Khan
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2026): Maret
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i2.9083

Abstract

Kebutuhan pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan pada operasi pelayaran menuntut penguatan digital skills bagi Ahli Nautika, terutama pada aspek literasi data, verifikasi informasi, dan etika komunikasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kemampuan Ahli Nautika dalam mengambil keputusan berbasis informasi melalui pembelajaran praktik yang terstruktur. Metode pelaksanaan dilakukan dalam beberapa pertemuan pada Juli–November 2025 di Kampus I Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar dengan memanfaatkan ruang kelas, TV Android, dan smartphone peserta. Peserta berjumlah 22 Ahli Nautika Tingkat III yang dibagi ke dalam dua kelas. Tahapan kegiatan meliputi persiapan (pengumpulan data dan pengenalan aplikasi), sosialisasi materi inti (literasi data, verifikasi informasi, etika komunikasi digital), demonstrasi dan praktik (akses web dan instalasi aplikasi Android), pendampingan intensif hingga peserta mampu menyusun keputusan berdasarkan data dan fakta lapangan, serta penutup melalui diskusi reflektif dan pengumpulan umpan balik. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi langsung terhadap interaksi peserta, dinamika diskusi, kelancaran teknis, serta kemampuan peserta menganalisis data dan mempresentasikan alasan keputusan. Temuan menunjukkan partisipasi peserta berlangsung aktif, praktik olah data dan verifikasi informasi dapat dijalankan dengan baik, dan komunikasi digital peserta menjadi lebih terarah serta profesional. Kegiatan ini berimplikasi pada penguatan tata kelola operasi pelayaran yang lebih akuntabel melalui kebiasaan kerja berbasis informasi, peningkatan ketertiban dokumentasi, serta penguatan etika komunikasi digital dalam koordinasi lintas pihak.
Pemanfaatan Statistik untuk Reformasi Administrasi Pemerintah Daerah di Era Digital Atiqa Azza El Darman; Mahrani Mahrani; Elisabeth Evelin Karuna
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 4 No 04 (2025): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v4i04.2876

Abstract

Reformasi pemerintah daerah di Indonesia menuntut perbaikan tata kelola melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta kemampuan aparatur dalam memanfaatkan data untuk mendukung pengambilan keputusan publik. Dalam konteks tersebut, statistika memainkan peran yang semakin strategis sebagai dasar analitis dalam perencanaan, evaluasi kebijakan, dan pengukuran kinerja pemerintah daerah. Meskipun berbagai regulasi telah mengarahkan penggunaan data dan sistem informasi sebagai landasan penyelenggaraan pemerintahan, praktik implementasinya masih menghadapi tantangan, terutama terkait kapasitas aparatur, integrasi data lintas perangkat daerah, serta pemanfaatan analisis statistik secara optimal dalam pengelolaan program pembangunan daerah. Artikel ini bertujuan menggambarkan bagaimana statistika mendukung proses reformasi pemerintah daerah, serta menelaah hubungan antara penguatan fungsi statistik dengan efektivitas tata kelola. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif, dengan menelaah literatur, dokumen kebijakan, serta contoh praktik baik yang relevan untuk menunjukkan kontribusi data statistik terhadap perencanaan pembangunan, pengawasan anggaran, dan penyediaan layanan publik. Temuan kajian menunjukkan bahwa penggunaan statistika tidak hanya membantu pemerintah daerah membaca kondisi objektif masyarakat, tetapi juga memperkuat proses perumusan program, penetapan indikator kinerja, serta evaluasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Selain itu, integrasi sistem data yang baik memungkinkan pemerintah daerah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kepada publik. Secara keseluruhan, artikel ini menegaskan bahwa statistika merupakan instrumen fundamental dalam percepatan reformasi pemerintah daerah. Keberhasilan reformasi tidak hanya ditentukan oleh perubahan struktur kelembagaan, tetapi juga oleh kemampuan aktor birokrasi memanfaatkan data dan analisis statistik secara konsisten. Dengan demikian, penguatan kapasitas statistik di daerah menjadi agenda strategis untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih responsif, terbuka, dan efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.