Nining Diah Andayani
Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tingkat Adopsi TeknologiĀ  Pengolahan Kulit Kakao Menjadi Kompos di Desa Tammerodo Utara Kecamatan Tammerodo Sendana Kabupaten Majene Halbi; Andayani, Nining Diah; Sari, Henny Puspita
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/957ssy11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi petani kakao terhadap teknologi pengolahan kulit kakao menjadi pupuk kompos di Desa Tammerodo Utara Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan April 2024. Penelitian ini di kategorikan sebagai deskriktif kuantitatif dengan sampael 30 responden yang merupakan petani kakao di Desa Tammerodo Utara Kecamatan Tammerodo Sendana Kabupaten Majene. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer, wawancara dan kusioner serta data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengolahan kulit kakao di Desa Tammerodo Utara Kecamatan Tammerodo Sendana Kabupaten Majene. Terdapat banyak petani yang telah berhasil menggunakan adopsi pengolahan kulit kakao menjadi pupuk.
Pengaruh Penerapan Sistem Agribisnis pada Program Pertanian Hortikultura Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani di Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Nining Diah; Muhammad Siri Dangnga; Andi Adam Malik
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 4 No 1 (2024): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v4i1.98

Abstract

Agribisnis hortikultura pada tingkat petani di Kecamatan Wonomulyo khususnya di Desa Sumberjo berdasarkan campur tangan dari pihak luar dibedakan menjadi agribisnis hortikultura dengan pendampingan tenaga ahli dari Dinas Pertanian dan agribisnis hortikultura secara mandiri. Dari dua kelompok tersebut berakibat terhadap tingkat sistem agribisnis yang diterapkan, baik dalam hal subsistem agribisnis hulu/sarana produksi, usahatani/ budidaya, penanganan dan pengolahan pasca panen maupun pemasaran. Agribisnis hortikultura dengan pendampingan ahli diduga lebih intensif dibandingkan dengan agribisnis hortikultura secara mandiri, sehingga pada gilirannya akan berpengaruh terhadap pendapatan petani. Permasalahan utama yang ditemui di lapangan, petani hortikultura dalam mengembangkan usaha taninya tidak memperhatikan kualitas maupun kontinuitas yang diharapkan konsumen maupun pasar. Kondisi ini terjadi karena lemahnya sumber daya manusia dalam mengakses sistem agribisnis secara terpadu hal ini yang menjadi tujuan dari peneliti . Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Deskriptif kualitatif dengan pendekatan melalui survei serta analisis pendapatan, serta analisis regresi linear berganda untuk menganalisis pengaruh sistem agribisnis terhadap pendapatan petani hortikultura. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mekanisme pendampingan dan pemberdayaan petani hortikultura telah dilaksanakan dengan baik, namun subsistem pemasaran masih belum efisien. Pendapatan rata-rata petani hortikultura yang mendapatkan pendampingan lebih tinggi daripada yang tidak mendapatkan pendampingan. Penerapan sistem agribisnis hortikultura berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani, namun subsistem pemasaran tidak berpengaruh signifikan.
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Paberre Jokka-Jokka di Kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidenreng Rappang Hamsiah; Indah Ramayani; Nining Diah Andayani
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 5 No 1 (2025): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v5i1.198

Abstract

Penanganan pascapanen padi sangat mempengaruhi kualitas dan kuantitas beras yang dihasilkan. Salah satu aspek penting dalam proses ini adalah penggilingan padi, yang berperan langsung pada hasil akhir beras. Kabupaten Sidenreng Rappang memiliki 358 unit penggilingan padi yang terbagi dalam berbagai kategori, seperti Penggilingan Padi Besar (PPB), Penggilingan Padi Sedang (PPS), Penggilingan Padi Kecil (PPK), dan Rice Milling Unit (RMU). Untuk menekan kehilangan hasil, perlu dilakukan perbaikan dalam pengelolaan proses pemanenan, perontokan, dan penggilingan. Selain itu, kualitas gabah, teknik pengeringan, dan pengelolaan sumber daya manusia turut memengaruhi hasil penggilingan. Sebagian besar penggilingan padi di wilayah ini beroperasi secara musiman, yang kadang menyulitkan petani dalam menggiling hasil panen mereka. Menanggapi kebutuhan ini, pada tahun 2007, muncul inovasi penggilingan padi keliling, Paberre Jokka-Jokka, yang dapat beroperasi setiap hari dan memberikan keuntungan tambahan berupa dedak dan sekam yang bermanfaat bagi petani. Usaha ini berkembang pesat, dengan banyak petani di Kecamatan Pitu Riawa memilihnya sebagai alternatif penggilingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif untuk mengevaluasi pendapatan dan kelayakan usaha Paberre Jokka-Jokka. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung terhadap pemilik usaha serta petani pengguna jasa penggilingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata pengusaha Paberre Jokka-Jokka adalah Rp 10.122.860 per unit per bulan, dengan rasio R/C 2,31, yang mengindikasikan bahwa usaha ini layak dan menguntungkan. Pendapatan pengusaha relatif stabil, terutama pada musim kemarau, karena Paberre Jokka-Jokka beroperasi lintas kecamatan.