Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas kombinasi Pijat Refleksi KID, ADR, LYM dengan Potensi Olive Oil dan Aloe Vera terhadap Intensitas Pruritus pada Pasien Hemodialisis Sandra Hardini; Siti Aisyah Nur; Sri Wahyu Ningsih; Ninda Andriani; Lusi Anggraini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58972

Abstract

Pruritus merupakan salah satu komplikasi yang sering dialami pasien hemodialisis akibat penumpukan toksin uremik dan gangguan kelembapan kulit yang dapat menurunkan kenyamanan serta kualitas hidup pasien. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti pijat refleksi dan penggunaan bahan alami dinilai mampu membantu mengurangi keluhan pruritus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat refleksi KID, ADR, LYM dengan potensi olive oil dan aloe vera terhadap intensitas pruritus pada pasien hemodialisis. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 16 responden pada masing-masing kelompok yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Intensitas pruritus diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan lembar observasi skala pruritus. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa median intensitas pruritus pada kelompok olive oil menurun dari 31 menjadi 18,50, sedangkan pada kelompok aloe vera menurun dari 31 menjadi 19. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,001 pada kedua kelompok, yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian pijat refleksi KID, ADR, LYM dengan potensi olive oil dan aloe vera terhadap penurunan intensitas pruritus pada pasien hemodialisis.Disimpulkan bahwa terapi pijat refleksi dengan potensi olive oil dan aloe vera efektif dalam menurunkan intensitas pruritus pada pasien hemodialisis.
ANALISIS KEJADIAN TBUERCULOSIS (TB) DITINJAU DARI DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMENUHAN NUTRISI PADA BALITA DI PUSKESMAS ANDALAS KOTA PADANG Etri Yanti; Sri Wahyuningsih; Siti Aisyah Nur; Eliza Eliza; Rahima Nafisa
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.30919

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru pada balita masih menjadi masalah kesehatan yang serius karena tingginya angka kejadian dan dampaknya terhadap kesehatan anak. Dukungan keluarga dalam pemenuhan nutrisi dan pengobatan berperan penting dalam pencegahan serta pengendalian penyakit TB.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dalam pemberian pemenuhan nutrisi dan pengobatan dengan kejadian TB paru pada balita di Puskesmas Andalas Padang Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik dan desain cross sectional yang dilaksanakan di Puskesmas Andalas Padang pada periode Januari 2026. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 263 orang dengan sampel 72 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi rekam medis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dalam pemenuhan nutrisi dengan kejadian TB paru pada balita dengan nilai p-value = 0,005. Selain itu, terdapat hubungan antara dukungan keluarga dalam pengobatan TB dengan kejadian TB paru pada balita dengan nilai p-value = 0,011. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya nutrisi yang baik dan kepatuhan pengobatan guna menurunkan risiko kejadian TB paru pada balita. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Nutrisi, Pengobatan TB, Balita
PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK KELUARGA TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA Siti Aisyah Nur; Sri Wahyuningsih; Hartati Deri Manila
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 5 (2026): October (2026)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i5.7247

Abstract

Abstract : Acute Respiratory Infection (ARI) is a leading cause of morbidity among children under five years of age (toddlers) in Indonesia. Exposure to cigarette smoke from family members is a risk factor that can increase the incidence of ARI in toddlers, as their respiratory and immune systems are not yet optimally developed. This study aimed to determine the relationship between family smoking habits and the incidence of ARI among toddlers in Bandar Buat Urban Village, within the working area of ​​the Lubuk Kilangan Community Health Center (Puskesmas), Padang City. The study employed a descriptive-analytic design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 140 mothers with toddlers, with a sample of 58 respondents selected using multistage random sampling. Data were collected via questionnaires and medical records, then analyzed using univariate and bivariate analysis (Chi-square test) at a 95% confidence level. The results showed that 42 toddlers (72.4%) had ARI, and 47 respondents (81%) reported smoking habits within the family. The Chi-square test yielded a p-value of 0.000 (p < 0.01), indicating a significant relationship between family smoking habits and the incidence of ARI in toddlers. Family smoking habits are significantly associated with the incidence of ARI in toddlers. Therefore, increased education for families regarding the dangers of cigarette smoke exposure and the implementation of smoke-free home environments are necessary to prevent ARI in toddlers.  Keywords: toddlers, ARI, family smoking habits, cigarette smoke exposure, cross-sectional.   Abstrak : Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada balita di Indonesia. Paparan asap rokok dari anggota keluarga merupakan salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian ISPA pada balita karena sistem pernapasan dan sistem imun balita masih belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok keluarga dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Bandar Buat, Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Kilangan, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 140 ibu yang memiliki balita, dengan sampel sebanyak 58 responden yang dipilih menggunakan teknik multistage random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan data rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 42 balita (72,4%) mengalami ISPA dan 47 responden (81%) memiliki kebiasaan merokok dalam keluarga. Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,01), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok keluarga dengan kejadian ISPA pada balita. Kebiasaan merokok keluarga berhubungan secara signifikan dengan kejadian ISPA pada balita. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kepada keluarga mengenai bahaya paparan asap rokok serta penerapan lingkungan rumah bebas asap rokok sebagai upaya pencegahan ISPA pada balita. Kata kunci: balita, ISPA, kebiasaan merokok keluarga, paparan asap rokok, cross-sectional.