Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Siswi Tentang Menstruasi dan Permasalahannya Melalui Edukasi dengan Media Video Etri Yanti; Siti Aisyah Nur; Eliza Eliza; Zakiyah tulHusni
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.30917

Abstract

ABSTRAK Menstruasi merupakan proses fisiologis alami yang dialami oleh remaja putri sebagai tanda kematangan organ reproduksi. Namun, masih banyak remaja yang memiliki pengetahuan yang kurang mengenai menstruasi, baik dari segi pengertian, proses, maupun cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi. Rendahnya pengetahuan ini dapat berdampak pada perilaku yang tidak sehat serta meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan reproduksi. Tujuan pengabdian masyarakat  ini adalah untuk meningkatkan siswi pengetahuan siswi dengan melakukan edukasi tentang menstruasi  pada siswi kelas VII di MTsN 6 Kota Padang tahun 2026. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 10 Maret 2026 pada 20 orang siswi kelas VII MTsN 06 Kota Padang. Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswi Tim menggunakan kuesioner pre dan post test dan selanjutnya dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil pengabdian masyarakat didapatkan rata – rata pengetahuan siswi kelas VII sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan yaitu 13,44 dan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan yaitu 19,31 dan hasil Analisa bivariat didapatkan p value 0,001 (≤ 0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang menstruasi terhadap pengetahuan sisiwi. Hasil penelitian ini diharapkan pihak sekolah dan tenaga Kesehatan agar dapat meningkatkan edukasi kesehatan dengan UKS tentang kesehatan Reproduksi pada remaja putri. Kata Kunci : Menstruasi, siswi, Edukasi , video
PENINGKATAN LITERASI HERBAL BERBASIS EVIDENCE-BASED MEDICINE MELALUI KULIAH UMUM PADA MAHASISWA KESEHATAN Dessy Abdullah; Nova Fridalni; Etri Yanti; Riki Nova; Anita Darmayanti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3716

Abstract

ABSTRAK Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi herbal berbasis evidence-based medicine pada mahasiswa kesehatan melalui kegiatan kuliah umum interaktif. Metode pengabdian yang digunakan berupa pendekatan edukatif partisipatif kepada 45 mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Biomedis dan S1 Ilmu Keperawatan Universitas Syedza Saintika. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan pretest, penyampaian materi, polling digital interaktif, diskusi kasus, posttest, dan evaluasi kepuasan peserta. Materi yang diberikan meliputi konsep evidence-based herbal, keamanan herbal, interaksi herbal-obat, tahapan penelitian herbal, serta kemampuan critical appraisal terhadap informasi kesehatan digital. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase peningkatan pemahaman peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator pengetahuan setelah kegiatan berlangsung. Pemahaman mengenai evidence-based herbal meningkat dari 44,4% menjadi 91,1%, tahapan penelitian herbal dari 40,0% menjadi 88,9%, pemahaman efek samping herbal dari 46,7% menjadi 93,3%, interaksi herbal-obat dari 37,8% menjadi 84,4%, serta kemampuan membedakan hoaks kesehatan dari 42,2% menjadi 86,7%. Selain itu, mayoritas peserta menyatakan sangat puas terhadap materi, metode penyampaian, dan manfaat kegiatan. Simpulan pengabdian ini menunjukkan bahwa kuliah umum interaktif berbasis evidence-based medicine efektif meningkatkan literasi herbal, scientific literacy, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa kesehatan terhadap penggunaan herbal secara rasional dan ilmiah di era digital.    
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI RSUD Dr. RASIDIN Etri Yanti; Eliza Eliza; Ratna Indah Sari Dewi; Tiara Delvia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30655

Abstract

ABSTRAK Preeklampsi adalah sekumpulan gejala yang timbul pada wanita hamil, bersalin dan nifas yang terdiri dari hipertensi, edema dan protein uria. Data Dinas Kesehatan Kota Padang, jumlah ibu hamil dengan preeklamsi tahun 2023 terdapat 196 orang (14,5%). Data dari Rumah Sakit RSUD dr. Rasidin Kota Padang jumlah ibu hamil dengan preeklamsi Januari-Juni 2024 terdapat 200 orang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklamsi di RSUD dr. Rasidin Kota Padang Tahun 2025.Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik  dengan pendekatan retrospek. Populasi yang digunakan yaitu seluruh ibu hamil di RSUD dr. Rasidin kota Padang Tahun 2025. Sampel yang diambil sebnyak 133 responden dengan purposive samping.dengan studi dokumentasi data medikal record. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2025. Uji analisa yang digunakan menggunakan dengan uji Chi-Square (α=0.05).Hasil penelitian yang didapatkan ini adalah sebanyak 72.9 % mengalami preeklamsi, 68.9% usia ibu hamil beresiko (usia <20 atau >35 tahun), 57.1% responden mengalami peritas beresiko, 71.4% responden mengalami riwayat hipertensi. Hasil uji bivariat yang ditemukan ada hubungan yang bermakna usia (p=0.000), paritas (p=0.000), riwayat hipertensi pada ibu hamil (p=0.000) dengan kejadian preeklamsi. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan usia, paritas dan riwayat hipertensi dengan kejadiaan preeklamsi di RSUD Dr. Rasidin Kota Padang tahun 2025. Pentingnya pelayanan kesehatan pada ibu hamil secara rutin dan meningkatkan edukasi untuk pencegahan dan deteksi dini terjadinya pre eklamsia. Kata Kunci                : Preeklamsia, Usia, Paritas, Riwayat Hipertensi         ABSTRACT Preeclampsia is a collection of symptoms that occur in pregnant women, during labor, and postpartum, including hypertension, edema, and proteinuria. Data from the Padang City Health Office indicates that 196 pregnant women (14.5%) had preeclampsia in 2023. Data from RSUD Dr. Rasidin Kota Padang, showed that 200 pregnant women had preeclampsia from January to June 2024. The purpose of this study was to analyze factors associated with the incidence of preeclampsia at RSUD Dr. Rasidin Padang, 2025. This study used an analytical method with a retrospective approach. The population was all pregnant women . a purposive sampling method was used to collect 133 respondents, using medical record documentation. This study was conducted in 2025. The analysis used the Chi-Square test (α=0.05). The results showed that 72.9% had preeclampsia, 68.9% were at risk (aged <20 or >35 years), 57.1% had high-risk parity, and 71.4% had a history of hypertension. Bivariate analysis found a significant association between age (p=0.000), parity (p=0.000), and a history of hypertension in pregnant women (p=0.000) with the incidence of preeclampsia. The conclusion of this study is that there is a relationship between age, parity, and history of hypertension with the incidence of preeclampsia at RSUD Dr. Rasidin, in 2025. Routine health services for pregnant women and increased education for the prevention and early detection of preeclampsia are important. Keywords: Preeclampsia, Age, Parity, History of Hypertension
Analysis of Factors Affecting the Nutritional Status of School-Age Children at SDN 31 Pasar Ambacang Padang Nova Fridalni; Sandra Hardini; Vira Oktaviani; Ratna Indah Sari Dewi; Etri Yanti
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30638

Abstract

The nutritional status of school-age children is an important indicator in determining the quality of future human resources. This study aimed to identify factors associated with the nutritional status of school-age children at SDN 31 Pasar Ambacang, Padang City. The research used a quantitative method with a correlational design and a cross-sectional approach. The population consisted of all students at SDN 31 Pasar Ambacang and their mothers, with 68 respondents selected using proportionate random sampling. Data were collected through anthropometric measurements (body weight and height) and questionnaires on children's eating patterns and mothers’ nutritional knowledge, then analyzed using the Chi-Square test (p < 0.05). The results showed that most children had poor nutritional status (72.1%), unhealthy eating patterns (76.5%), no breakfast habits (64.7%), and low maternal nutritional knowledge (64.7%). Statistical analysis revealed significant relationships between eating patterns (p=0.003), breakfast habits (p=0.001), and mothers’ nutritional knowledge (p=0.022) with children's nutritional status. The study concluded that healthy eating patterns, regular breakfast habits, and adequate maternal nutritional knowledge contribute to optimal nutritional status among school-age children.Keywords: Nutritional status; Eating patterns; Breakfast habits; Maternal knowledge