Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MINAT MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI PADA SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Rahmat Lusia Putra; Eko Indrawan; Budi Syahri; Fathir Aspar
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i3.14118

Abstract

ABSTRACT The low participation of vocational high school graduates in pursuing higher education remains a major challenge in Indonesian vocational education, despite the important role of higher education in improving graduates' competencies and competitiveness. Learning motivation is considered one of the internal factors associated with students' intention to continue their studies. This study aimed to examine the relationship between learning motivation and the intention to pursue higher education among eleventh-grade Mechanical Engineering students at SMKN 1 Sumatera Barat. A quantitative correlational design was employed. The sample consisted of 79 students selected using simple random sampling and proportional random sampling techniques. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics, normality and linearity tests, and Pearson Product Moment correlation with IBM SPSS Statistics 23. The findings revealed a positive and significant relationship between learning motivation and students' intention to pursue higher education (r = 0.612, p = 0.000). These findings indicate that strengthening students' learning motivation may enhance their educational aspirations. Therefore, schools should implement academic guidance, career counseling, and higher education information programs to foster students' motivation and encourage them to continue their studies. ABSTRAK Rendahnya partisipasi lulusan SMK dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi masih menjadi tantangan pendidikan vokasi di Indonesia, meskipun pendidikan tinggi berperan penting dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan. Salah satu faktor internal yang diduga berkaitan dengan minat melanjutkan studi adalah motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara motivasi belajar dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Mesin di SMKN 1 Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 79 siswa yang dipilih melalui simple random sampling dan proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, serta korelasi Pearson Product Moment menggunakan IBM SPSS Statistics 23. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan minat melanjutkan studi (r = 0,612; p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi belajar berpotensi memperkuat orientasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Oleh karena itu, sekolah perlu mengembangkan program yang mampu meningkatkan motivasi belajar melalui bimbingan akademik, layanan karier, dan penyediaan informasi pendidikan tinggi.
Efektivitas Penggunaan Sistem Blok terhadap Hasil Belajar Teori dan Keterampilan Praktik pada Mata Pelajaran Teknik Pengelasan di SMK Negeri 2 Solok Fadil Dwi Putra; Fathir Aspar; Irzal Irzal; Fiki Efendi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.12375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan sistem blok terhadap hasil belajar teori dan praktik pada mata pelajaran Teknik Pengelasan di SMK Negeri 2 Solok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Posttest-Only Nonequivalent Groups Design yang termasuk dalam quasi experimental. Populasi penelitian berjumlah 115 siswa kelas XI Teknik Pemesinan Tahun Ajaran 2025/2026 yang seluruhnya dijadikan sampel, terdiri atas 47 siswa kelas non blok dan 68 siswa kelas sistem blok. Data diperoleh melalui dokumentasi nilai hasil belajar teori dan praktik. Analisis data diawali dengan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, kemudian dilanjutkan dengan uji Mann–Whitney U dan Wilcoxon Signed-Rank Test karena data tidak berdistribusi normal, serta perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar teori (82,25) dan praktik (83,27) pada kelas sistem blok lebih tinggi dibandingkan kelas non blok, masing-masing sebesar 77,35 dan 75,27. Uji Mann–Whitney U menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar teori maupun praktik (p = 0,001 < 0,05). Nilai effect size sebesar 0,523 pada teori dan 0,782 pada praktik menunjukkan kategori efek besar, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem blok efektif meningkatkan hasil belajar Teknik Pengelasan, terutama pada keterampilan praktik