Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pantai Parangtritis dalam Lintasan Sejarah dan Mitologi Jawa: Antara Fakta Historis dan Imajinasi Kultural Alifya Najma N; Alya Putri P; Siti Nur Shabrina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2391

Abstract

Pantai Parangtritis merupakan salah satu destinasi wisata ikonik di Daerah Istimewa Yogyakarta yang tidak hanya dikenal karena pesona alamnya, tetapi juga karena kedalaman makna historis, kultural, dan mistis yang menyertainya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah serta narasi misteri Pantai Parangtritis sebagai bagian integral dari warisan budaya lokal masyarakat Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka terhadap sumber-sumber sejarah, antropologi, dan kebudayaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pantai Parangtritis memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan tokoh-tokoh penting, seperti Pangeran Dipokusumo, serta menempati posisi sentral dalam mitologi Jawa melalui figur Nyi Roro Kidul sebagai Ratu Pantai Selatan. Kepercayaan masyarakat terhadap kekuatan simbolik pantai ini diwujudkan dalam berbagai praktik ritual, seperti upacara Labuhan, yang merepresentasikan relasi kosmis antara manusia, alam, dan kekuatan adikodrati. Pantai Parangtritis dengan demikian tidak hanya berfungsi sebagai ruang geografis, tetapi juga sebagai ruang sakral yang memelihara memori kolektif dan identitas budaya masyarakat Jawa. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian budaya lokal, mendorong pelestarian nilai-nilai tradisional, serta mendukung pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.
Sinergi Alam dan Manusia dalam Perawatan Kulit Wajah: Kajian Manfaat Buah Tomat Alinna Najwa N. M.; Anandita Aura Richie; Siti Nur Shabrina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2396

Abstract

Kecantikan dan kesehatan kulit wajah merupakan aspek penting yang mendapat perhatian luas dalam kehidupan masyarakat modern, terutama seiring meningkatnya paparan faktor lingkungan seperti sinar ultraviolet, polusi udara, stres, serta pola makan yang kurang seimbang. Faktor-faktor tersebut berkontribusi terhadap munculnya berbagai permasalahan kulit, antara lain jerawat, kulit kusam, produksi minyak berlebih, dan penuaan dini. Buah tomat (Solanum lycopersicum) dikenal sebagai bahan alami yang kaya akan senyawa bioaktif, seperti likopen, vitamin C, asam salisilat, β-karoten, flavonoid, dan glutathione, yang memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, serta berperan dalam menjaga elastisitas dan kesehatan kulit. Kandungan tersebut berpotensi membantu proses regenerasi sel kulit, mengontrol minyak, mengecilkan pori-pori, serta melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur terkait kandungan kimia dan manfaat buah tomat bagi kecantikan dan kesehatan kulit wajah, serta menganalisis peluang pengembangan tomat sebagai bahan dasar masker wajah alami dalam bentuk sediaan wipe-off dan rinse-off. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Hasil kajian menunjukkan bahwa tomat berpotensi efektif, aman, dan ramah lingkungan sebagai alternatif perawatan kulit wajah berbasis bahan alami.
TikTok vs Kehidupan Remaja: Menelaah Dampak Negatif Media Sosial Ainun Mahya Firdaus; Iyut Almira Khaylila; Siti Nur Shabrina; Yusup Akhsani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak negatif media sosial TikTok terhadap remaja, khususnya pada aspek perilaku, psikologis, interaksi sosial, dan prestasi akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan subjek 10 siswi MTs Sunan Pandanaran yang aktif menggunakan TikTok. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memengaruhi perilaku remaja melalui kecanduan digital, paparan konten negatif, dan imitasi perilaku yang tidak sesuai norma sosial. Dampak psikologis yang muncul meliputi rasa cemas, minder, dan perubahan emosi saat membandingkan diri dengan konten yang ditonton. Interaksi sosial juga mengalami perubahan, di mana remaja cenderung meniru bahasa, gaya, dan tren digital, serta lebih nyaman mengekspresikan diri melalui video dibanding komunikasi tatap muka. Selain itu, penggunaan TikTok berdampak pada waktu belajar dan prestasi akademik, karena sebagian remaja mengorbankan waktu belajar untuk menonton video, menunda tugas, atau kehilangan fokus. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran orang tua, guru, dan masyarakat dalam memberikan bimbingan dan literasi digital, agar remaja dapat menggunakan TikTok secara bijak dan tetap menjaga keseimbangan antara hiburan, sosial, dan akademik.
Dinamika Kenakalan Remaja: Peran Keharmonisan Keluarga dan Konformitas Teman Sebaya di Mts Sunan Pandanaran Yogyakarta Annisa Ashifa; Azra Fakhrunnisa; Arumi Rizki Indarto; Siti Nur Shabrina; Yusup Akhsani
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kenakalan remaja dengan menitikberatkan pada peran keharmonisan keluarga dan konformitas teman sebaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek sejumlah siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sunan Pandanaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai bentuk kenakalan remaja serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan remaja yang ditemukan masih berada pada kategori ringan, seperti melanggar aturan, mengambil barang tanpa izin, dan perilaku berisiko lainnya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kurangnya keharmonisan keluarga, ditandai dengan minimnya komunikasi, pembiaran, serta lemahnya pengawasan orang tua, berkontribusi terhadap munculnya perilaku menyimpang pada remaja. Selain itu, konformitas teman sebaya juga berperan signifikan dalam mendorong remaja mengikuti perilaku negatif demi memperoleh penerimaan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kenakalan remaja merupakan hasil interaksi antara faktor keluarga dan lingkungan pergaulan sebaya. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga dan pengelolaan lingkungan sosial remaja menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan kenakalan remaja.