Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Framing Konflik Israel-Palestina di Gaza dalam Media Digital: Studi pada Channel YouTube Tucker Carlson Maulana Zikri; Yenni Rosana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing media dalam video yang diunggah oleh Tucker Carlson pada kanal YouTube  miliknya. Latar belakang penelitian ini Adalah  berdasarkan pergeseran peran media dari aktor institusi menuju individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa tiga video yang dipublikasikan di kanal YouTube Tucker Carlson dan membahas isu Gaza. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan transkripsi konten, yang kemudian dianalisis menggunakan teori framing dari Robert N. Entman, yang mencakup empat elemen yaitu define problems (pendefinisian masalah), diagnose causes (penentuan penyebab), make moral judgments (penilaian moral), dan suggest remedies (rekomendasi solusi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing yang dilakukan Carlson mempresentasikan konflik Gaza sebagai krisis kemanusiaan, yang sering dikaitkan dengan kebijakan Israel serta dukungan Amerika Serikat. Penelitian ini menegaskan bahwa individu sebagai aktor media digital memiliki peran penting dalam mengonstruksi realitas dan membentuk opini publik global melalui praktik framing.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS BUDAYA ACEH DENGAN BANTUAN AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) PADA MATERI GEOMETRI Yessi Kartika; Nurlaili Nurlaili; Yenni Rosana; Muhammad Afrizal; Rahmi Hayati
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.23424

Abstract

Pembelajaran geometri yang bersifat abstrak seringkali membuat siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi tanpa adanya alat bantu yang efektif. Ketidakhadiran E-modul yang mengintegrasikan budaya Aceh dalam pembelajaran matematika, terutama pada materi geometri, menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, diperlukan metode inovatif yang dapat memvisualisasikan konsep-konsep geometri secara lebih interaktif. Integrasi teknologi dan budaya dalam proses pembelajaran dapat diwujudkan melalui pengembangan E-modul yang sesuai dengan konteks budaya lokal. Penelitian ini melibatkan mahasiswa calon guru matematika dari Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Almuslim, yang bertujuan untuk merancang E-modul berbasis budaya Aceh dengan dukungan teknologi AI (Artificial Intelligence)  pada materi Geometri. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa tidak hanya dapat memahami konsep geometri dengan lebih baik, tetapi juga merasakan kedekatan dengan budaya mereka. Melalui penggunaan E-modul yang interaktif, diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk melihat efektifitas E-Modul dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi geometri pada siswa kelas X yang telah dihasilkan. Metode Penelitian ini menggunakan framework Research and Development (R&D) yaitu  menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan pengembangan: Analysis, Design, Development, Implemention, dan Evaluation. Hasil kuesioner respons siswa dan guru menunjukkan kepraktisan E-modul, dan hasil posttest siswa menunjukkan efektivitasnya. Hasil kuesioner respons guru memperoleh persentase rata-rata 90% dengan kriteria "sangat baik", dan hasil kuesioner respons siswa memperoleh persentase rata-rata 85% dengan kriteria "baik". Menurut evaluasi pelaksanaan, E-Modul memenuhi kriteria "praktis" dan "efektif".