Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN EFISIENSI IRIGASI TETES UNTUK KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN Oktavia Nur Pratiwi; Rizke Triana Fatimah; Zaid Arif Maulana; Adlan Baihaqy; Agus Akrom Khsani; Aziz Hari Wisudawan; Akna Kusnaeni; Nur Shofiyah Apriliani; Tri Artono; Indah Cahya Meilani; Bagus Wira Satria; Seprina Virgia Saputri; Dhimas Sulthan Sudwika
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.458

Abstract

Limbah organik rumah tangga seringkali menjadi masalah lingkungan yang besar jika tidak dikelola dengan baik, menyebabkan pencemaran air, bau tidak sedap, dan gas rumah kaca. Artikel ini mengkaji pengolahan limbah organik menggunakan probiotik untuk menghasilkan pupuk cair bernutrisi yang ramah lingkungan serta efisiensi irigasi tetes sebagai solusi hemat air dan pupuk dalam pertanian. Metode dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Wijayakusuma Purwokerto di Desa Tegalsari yang melibatkan sosialisasi pengelolaan sampah dengan alat dekomposer dari galon bekas dan bank kompos, serta pemasangan sistem irigasi tetes. Hasil menunjukkan pengurangan volume sampah hingga 50–70% dan peningkatan pendapatan rumah tangga melalui penjualan pupuk organik, sementara efisiensi irigasi menghemat air sampai 70% serta menurunkan biaya operasional pertanian. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan. Integrasi pengolahan limbah dengan probiotik dan sistem irigasi tetes membuktikan bahwa solusi terpadu ini mendukung pertanian berkelanjutan dan keberlanjutan lingkungan desa. Temuan ini diharapkan menjadi model implementasi inovasi lingkungan yang efektif pada tingkat masyarakat luas.
Pengaruh Konsentrasi Enzim Bromelain Nanas dan Durasi Pressure Cooking terhadap Kualitas Organoleptik Daging Sapi Peranakan Ongole Adlan Baihaqy; Soegeng Herijanto; Fani Dwi Evadewi
JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI Vol. 5 No. 2 (2026): Oktober : JURRIH: JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrih.v5i2.10394

Abstract

Sapi Peranakan Ongole (PO) sangat beradaptasi dengan lingkungan tropis, namun dagingnya sering dianggap keras karena kandungan kolagen matang dan terikat silang yang tinggi, yang menurunkan penerimaan konsumen dan nilai pasar. Studi ini mengevaluasi pengaruh konsentrasi bromelain nanas, durasi pemasakan dengan tekanan, dan interaksi keduanya terhadap kualitas organoleptik daging sapi PO. Percobaan laboratorium disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial 3 × 3: konsentrasi larutan bromelain (5%, 10%, 15%) dan durasi pemasakan dengan tekanan (10, 20, 30 menit). Keempukan, rasa, aroma, dan warna dinilai oleh 30 panelis semi-terlatih dan dianalisis dengan ANOVA dua arah diikuti oleh Uji Jarak Berganda Duncan pada tingkat signifikansi 5%. Konsentrasi bromelain dan durasi pemasakan masing-masing secara independen meningkatkan skor keempukan secara signifikan (P < 0,05), sedangkan baik faktor maupun interaksi keduanya tidak memengaruhi rasa, aroma, atau warna visual (P > 0,05). Tidak ditemukan interaksi signifikan untuk atribut apa pun, yang menunjukkan bahwa jalur biokimia dan termal bekerja secara independen. Kombinasi paling efisien untuk mengoptimalkan keempukan tanpa menurunkan atribut sensorik lainnya adalah perendaman dengan 10% bromelain diikuti dengan pemasakan bertekanan selama 30 menit.