Idun Ariastuti
Institusi Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Pengetahuan Siswa Smk Negeri 2 Pangkalpinang Mengenai Penggunaan Tabir Surya Sebagai Perlindungan Kulit Terhadap Paparan Sinar Ultraviolet (UV) Andini Yusevani; Fadli Ilham; Idun Ariastuti; Syielvi Dwi Febrianty
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1449

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan kulit sehingga penggunaan tabir surya menjadi salah satu upaya penting dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 2 Pangkalpinang mengenai penggunaan tabir surya sebagai perlindungan kulit terhadap paparan sinar ultraviolet (UV). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 982 siswa kelas X dan XI SMK Negeri 2 Pangkalpinang Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian sebanyak 284 siswa ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Guttman yang terdiri atas 13 butir pertanyaan. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir pertanyaan valid, sedangkan uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,842 sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa mengenai penggunaan tabir surya sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 126 siswa (44,4%), kategori kurang sebanyak 110 siswa (38,7%), dan kategori cukup sebanyak 48 siswa (16,9%). Pengetahuan siswa paling baik terdapat pada indikator pengertian dan fungsi tabir surya, sedangkan pengetahuan terendah terdapat pada indikator cara penggunaan tabir surya yang benar serta pemahaman mengenai jenis tabir surya dan nilai SPF. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 2 Pangkalpinang mengenai penggunaan tabir surya sebagai perlindungan kulit terhadap paparan sinar ultraviolet (UV) secara umum berada pada kategori baik, meskipun masih terdapat sebagian siswa yang memiliki pengetahuan kurang sehingga diperlukan peningkatan edukasi mengenai penggunaan tabir surya yang tepat.
Persepsi Masyarakat Dalam Mengkonsumsi Jamu Mengkudu Untuk Kecerahan Kulit Di Nagari Kapalo Koto Pariaman Asifa Maulina; Idun Ariastuti; Deby Gemysa Faradiba; Mandalika
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1450

Abstract

Paparan sinar matahari yang tinggi di Indonesia dapat menyebabkan peningkatan produksi melanin sehingga kulit menjadi lebih gelap, terutama pada bagian yang sering terpapar seperti wajah. Kondisi ini mendorong masyarakat, khususnya wanita, untuk melakukan berbagai upaya perawatan kulit, baik menggunakan produk modern maupun bahan alami. Salah satu alternatif yang masih digunakan adalah jamu mengkudu yang dipercaya memiliki kandungan antioksidan, vitamin C, flavonoid, dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan serta kecerahan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap konsumsi jamu mengkudu untuk kecerahan kulit di Nagari Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner skala Likert, dan wawancara. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh 19 item pernyataan valid (r hitung > r tabel 0,361), sedangkan uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,974 yang menunjukkan instrumen sangat reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,0% responden menyatakan sangat setuju, 33,3% setuju, 20,0% cukup setuju, dan 6,7% tidak setuju terhadap manfaat konsumsi jamu mengkudu untuk kecerahan kulit. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat percaya konsumsi jamu mengkudu secara rutin, disertai pola hidup sehat, dapat membantu menjaga kesehatan dan kecerahan kulit. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Nagari Kapalo Koto memiliki persepsi yang positif terhadap konsumsi jamu mengkudu sebagai alternatif perawatan kulit alami untuk mencerahkan kulit.