Nirma Yuliana Saputri
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Developing a Minimum Competency Assessment in Science Literacy:  A Rasch-Model Approach on Elements, Compounds, and Mixtures Rizki Nor Amelia; Nirma Yuliana Saputri
Unnes Science Education Journal Vol. 15 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v15i1.34242

Abstract

This study aims to develop a Minimum Competency Assessment (AKM) instrument for science literacy on the topic of elements, compounds, and mixtures using the Rasch Model. The research followed the 4D development model (Define, Design, Development, and Disseminate). The instrument initially consisted of 25 AKM-format items validated by five junior high school science teachers through expert appraisal using Aiken’s V. The content validity results indicated that 22 items were valid, while three were eliminated for not aligning with the science literacy indicators. Empirical testing was conducted with 175 eighth-grade students from SMP Negeri 1 Juwana. The Rasch analysis showed high reliability (item reliability = .94; model reliability = .95), and all items met the model fit criteria based on the Infit and Outfit MNSQ values. The item difficulty ranged from very easy to very difficult (−1.28 to +1.60 logit), demonstrating a balanced distribution. The developed AKM-based science literacy instrument is valid, reliable, and pedagogically applicable. It can serve as both an evaluation tool and a learning support instrument that fosters critical thinking and scientific reasoning skills, aligning with the AKM and PISA 2025 frameworks.
Analisis Implementasi Tes Kemampuan Akademik dalam Asesmen Peserta Didik di Indonesia Nirma Yuliana Saputri; Saiful Ridlo; Wiyanto Wiyanto; Arif Widiyatmoko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat evaluasi capaian akademik peserta didik di Indonesia. Kajian mengenai implementasi TKA penting dilakukan untuk memperoleh gambaran perkembangan penerapannya serta mengidentifikasi keterbatasan cakupan sebagai dasar penguatan asesmen pendidikan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel ilmiah tahun 2021–2026 melalui tahapan pencarian, penyaringan, dan seleksi berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Literatur diperoleh dari database Google Scholar, Scopus, dan ERIC menggunakan kata kunci terkait Tes Kemampuan Akademik, implementasi asesmen, dan capaian akademik. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui sintesis temuan artikel terpilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa TKA telah diterapkan pada jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kajian pada SMA paling dominan sebesar 60% dari 20 artikel. Pada SD dan SMP, cakupan mata uji TKA masih terbatas pada Bahasa Indonesia dan Matematika, sedangkan bidang sains yang meliputi Fisika, Kimia, dan Biologi ditemukan pada SMA. TKA dapat menyediakan informasi mengenai capaian akademik untuk mendukung evaluasi pendidikan dan menjadi bahan pertimbangan dalam seleksi ke jenjang pendidikan lebih lanjut. Temuan tersebut menunjukkan perlunya penguatan cakupan mata uji IPA pada jenjang SMP untuk menghasilkan pengukuran kemampuan akademik yang lebih komprehensif.