Eka Juliafad
Departemen Teknik Sipil FT UNP

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Sampah Plastik Polyethylene Terephthalate (PET) dalam Pembuatan Paving Block Ditinjau dari Sifat Mekanis Ayuni Lestari; Eka Juliafad; Yose Fajar Pratama; Faisal Ashar
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ynnttv65

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya timbulan sampah plastik, khususnya jenis Polyethylene Terephthalate (PET) dari botol minuman di Kota Padang yang mencapai 64-96 ton per hari. Inovasi dalam pengelolaan limbah diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendukung ketersediaan material konstruksi yang berkelanjutan (Siregar, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan limbah plastik PET sebagai bahan pengganti semen dalam pembuatan paving block ditinjau dari sifat mekanisnya yang meliputi kuat tekan, kuat lentur, kekakuan (stiffness), daktilitas, dan energi disipasi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental kuantitatif berbasis laboratorium. Benda uji dibuat dengan melelehkan limbah plastik PET pada suhu ±200°C yang kemudian dicampur dengan pasir menggunakan empat variasi komposisi volume (PET:Pasir), yaitu: 100:0, 25:75, 50:50, dan 75:25. Hasil penelitian ini dibandingkan dengan paving block normal (campuran semen-pasir 1:3) dan paving block pracetak fabrikasi sebagai kontrol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa limbah plastik PET yang dilelehkan mampu berfungsi secara fungsional sebagai bahan pengikat butiran pasir. Variasi campuran 50% PET : 50% Pasir merupakan komposisi paling optimal dengan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 13,413 MPa, yang memenuhi spesifikasi Mutu C (minimal 12,5 MPa) sesuai SNI 03-0691-1996 untuk aplikasi jalur pejalan kaki. Analisis perilaku mekanis menunjukkan bahwa variasi dengan kadar pasir lebih tinggi (25:75) menghasilkan nilai kekakuan tertinggi sebesar 2069,19 N/mm, sementara penambahan kadar PET meningkatkan daktilitas material. Namun, peningkatan kadar plastik cenderung menurunkan nilai kuat lentur dan energi disipasi. Secara keseluruhan, paving block berbasis PET-Pasir ini layak digunakan sebagai alternatif material konstruksi ramah lingkungan untuk kategori non-struktural. 
Studi Eksperimental Sifat Mekanis Beton Normal dengan Campuran Serat Polypropylene Alif Gibran; Eka Juliafad; Nevy Sandra; Fajri Yusmar
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/b2e9p224

Abstract

Beton normal memiliki kelemahan mendasar berupa kuat tarik yang rendah dan sifat getas yang menyebabkan keruntuhan mendadak pada struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan serat makro polypropylene (PP) dengan variasi 0%, 0,2%, 0,4%, dan 0,6% terhadap berat agregat kasar pada beton mutu f'c 22 MPa. Metode penelitian mengikuti standar SNI 7656:2012 untuk rancangan campuran, menggunakan semen PCC, agregat lokal, dan serat makro PP sepanjang 54 mm. Parameter mekanis yang diuji meliputi kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur, kekakuan, daktilitas, serta energi disipasi pada umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat menurunkan kuat tekan secara linier dari 22,39 MPa pada kontrol menjadi 15,22 MPa pada kadar 0,6%. Sebaliknya, kuat tarik belah dan kuat lentur menunjukkan pola fluktuatif dengan peningkatan performa yang signifikan pada kadar 0,6%, didorong oleh mekanisme crack-bridging. Analisis daktilitas dan energi disipasi menunjukkan peningkatan drastis sebesar 345% pada variasi 0,6% dibandingkan beton normal. Penelitian ini mendemonstrasikan bagaimana integrasi serat makro sintetis mentransformasi perilaku material dari getas menjadi daktail dan secara substansial meningkatkan kapasitas penyerapan energi beban gempa.
Analisis Sifat Mekanis Paving Block Berbasis Limbah Plastik PET dengan  Variasi Penambahan Agregat Kasar Dhea Putri; Eka Juliafad; Faisal Ashar; Prima Zola
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dn7skw38

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya timbulan sampah plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET) yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai material struktural di bidang konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan limbah plastik PET sebagai bahan pengikat (binder) utama tanpa semen yang dikombinasikan dengan agregat kasar (screen) terhadap sifat mekanis paving block berdasarkan standar SNI 03-0691-1996. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan proses pelelehan PET pada suhu terkontrol 200°C–250°C. Variasi komposisi volume PET dan agregat kasar yang diuji meliputi 100:0 (kontrol), 25:75 (AGPET 1), 50:50 (AGPET 2), dan 75:25 (AGPET 3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi AGPET 1 merupakan komposisi paling optimal dengan nilai kuat tekan rata-rata 15,56 MPa dan kuat lentur 4,52 MPa. Berdasarkan klasifikasi SNI 03-0691-1996, capaian ini memenuhi kriteria Mutu C yang diperuntukkan bagi jalur pejalan kaki (pedestrian). Analisis mekanis menunjukkan bahwa peningkatan proporsi agregat secara signifikan meningkatkan kekakuan material, sedangkan peningkatan kadar PET meningkatkan daktilitas serta energi disipasi, namun menyebabkan penurunan berat volume benda uji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan limbah PET dengan agregat screen mampu menghasilkan material konstruksi ramah lingkungan yang memiliki performa mekanis lebih tinggi dibandingkan paving block konvensional fabrikasi lokal.