Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sintesis dan Karakterisasi Bunga Sepatu dan Karbon Kayu Ulin Untuk Katalis Pada Proses Pirolisis Sampah Plastik Guruh Sartika; Yano Hurung Anoi; Rosmiati; Asriwulan; Tatang Wiyadi; Amir Maulana; Ahmad Yani
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 15 No 2 (2026): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin (in Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v15i2.5363

Abstract

Plastic waste pyrolysis requires catalysts that are thermally stable, accessible, and economically viable. This study synthesizes and characterizes a biomass-based catalytic material derived from hibiscus flower powder and activated Ulin wood carbon. Hibiscus petals were dried under sunlight for 6 h, oven-dried at 55 °C for 1 h, ground, and sieved to 200 mesh. Ulin wood carbon was reduced by high-energy milling, sieved to 200 mesh, activated in 3 M NaOH using 8 g carbon for 12 h, washed to pH 6–7, and dried at 105 °C for 8 h. UV–Vis analysis showed that hibiscus powder contained 676.62 mg EQ/100 g flavonoids, 2305.06 mg GAE/100 g phenols, 369.69 ppm antioxidant activity, and 122.40 ppm anthocyanins. Activated Ulin carbon contained 166.28 mg EQ/100 g flavonoids, 32.04 mg GAE/100 g phenols, 0 ppm antioxidant activity, and 0.54 ppm anthocyanins. Thermal, morphological, functional group, and crystallinity analyses were conducted using TGA-DTA, SEM, FTIR, and XRD. The results indicate that hibiscus contributes oxygenated bioactive compounds, whereas activated Ulin carbon provides a carbonaceous support structure. The combined characteristics suggest potential use as a sustainable catalyst precursor for plastic waste pyrolysis. Keywords: Hibiscus flower; ulin wood carbon; activated carbon; biomass catalyst; plastic waste pyrolysis
Pengaruh Kecepatan Putaran Spindle dan Feed Rate terhadap Tingkat Kekasaran Permukaan Material AISI 4140 pada Proses Bubut Sanwily; Yano Hurung Anoi; Rosmiati; Siti Norhidayah
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1685

Abstract

  Kecepatan spindle dan feed rate merupakan hal yang sangat berpengaruh pada proses pembubutan dalam industri manufaktur. Salah satu indikator utama kualitas hasil pembubutan adalah kekasaran permukaan, karena berpengaruh terhadap umur pakai, performa, dan keandalan komponen mesin. Pada praktik bengkel permesinan, khususnya pada pembubutan material baja paduan AISI 4140, sering terjadi ke tidak konsistenan kualitas permukaan akibat penentuan parameter pemotongan yang masih bergantung pada pengalaman operator dan belum terstandar secara teknis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan putaran spindle dan feed rate terhadap tingkat kekasaran permukaan material AISI 4140 pada proses bubut konvensional, serta menentukan kombinasi parameter pemotongan yang menghasilkan nilai kekasaran permukaan paling optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Proses pembubutan dilakukan menggunakan mesin bubut TOS TRENCIN SN 71 C dengan variasi kecepatan putaran spindle 250 RPM, 360 RPM, dan 500 RPM, serta variasi feed rate 0,09 mm/rev, 0,16 mm/rev, dan 0,23 mm/rev. Parameter pemotongan lainnya dijaga konstan, yaitu kedalaman pemotongan 0,5 mm dan penggunaan pahat insert carbide Sandvik Coromant. Pengukuran kekasaran permukaan dilakukan menggunakan surface roughness tester TIME 3200 dengan parameter Ra. Analisis ANOVA menunjukkan bahwa feed rate merupakan parameter yang paling dominan mempengaruhi kekasaran permukaan (p-value 0,02 < 0,05). Nilai rata – rata kekasaran permukaan terbaik yang diperoleh adalah 0,945 µm dengan kelas kekasaran N6 dengan penggunaan parameter kecepatan spindle 500 RPM dan kecepatan feed rate 0,09 mm/rev.