Model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) merupakan salah satu model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan dirancang untuk meningkatkan interaksi, kerja sama, serta hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap hasil belajar siswa berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan artikel melalui database Google Scholar. Proses kajian dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan sintesis artikel berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 19 artikel yang diterbitkan pada periode 2018–2024 memenuhi kriteria dan dianalisis secara kualitatif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penerapan model TSTS secara konsisten memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa pada jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di berbagai mata pelajaran. Selain meningkatkan hasil belajar, model TSTS juga meningkatkan keaktifan belajar, kemampuan komunikasi, kerja sama, partisipasi, dan rasa tanggung jawab siswa selama proses pembelajaran. Sintesis kajian menunjukkan bahwa efektivitas TSTS dipengaruhi oleh kesesuaian karakteristik materi, pengelolaan pembelajaran oleh guru, motivasi belajar siswa, serta kondisi kelas. Temuan ini menegaskan bahwa TSTS merupakan model pembelajaran kooperatif yang efektif dan adaptif untuk diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan, sekaligus memberikan dasar empiris bagi pendidik dalam memilih strategi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kualitas proses dan hasil belajar.