Radite Yogaswara
Universitas Papua

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktivitas Antidiabetes dari fraksi Sauauria bracteosa pada Tikus dengan Metode Induksi Aloksan Murtihapsari Murtihapsari; Boima Situmeang; Achmad Rante Suparman; Apriani Sulu Parubak; Radite Yogaswara; Yasmiwar Susilawati; Tati Herlina
Jambura Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2022): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jambchem.v4i1.11659

Abstract

Penderita diabetes mellitus disebabkan oleh kurangnya sekresi insulin yang diperkirakan mengalami peningkatan dari 8,4 menjadi 21,3 juta jiwa pada 2000 hingga 2030 mendatang. Seiring dengan semakin meningkatnya penderita penyakit diabetes mellitus, maka perlu dilakukan pencarian berbagai alternatif obat herbal dari tumbuhan. Salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai pengobatan diabetes mellitus seperti Sauauria bracteosa yang banyak tumbuh liar di daerah tropis. Tujuan dari penelitian ini menguji aktivitas antidiabetes dari fraksi S. bracteosa diujikan lebih lanjut ke hewan percobaan (tikus). Metode pengujian aktivitas antidiabetes dilakukan dengan metode induksi aloksan terhadap fraksi tumbuhan S. bracteosa dengan dosis 250 mg/kg BB tikus. Induksi aloksan dosis 175 mg/kg BB tikus pada hari ke 0-6. Hasil pengujian aktivitas antidiabetes fraksi n-heksana memiliki aktivitas antidiabetes yang lebih tinggi 43,05% dibandingkan dengan fraksi etil asetat sebesar 33,22% dan fraksi air sebesar 8,88%. Persentase penurunan kadar glukosa kelompok fraksi n-heksana dan fraksi etil asetat pada dosis 100 mg/kgBB menunjukkan penurunan yang lebih tinggi daripada kelompok kontrol positif sebesar 20,93% yang diberikan glibenklamid dosis 0,5 mg/kg BB. Hal ini menunjukkan bahwa tumbuhan S. bracteosa berpotensi kuat sebagai penurun gula darah terutama fraksi n-heksana dan fraksi etil asetat.
Ulasan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay-Two Stray terhadap Hasil Belajar Siswa Nida Nur Afifah; Murtihapsari Murtihapsari; Radite Yogaswara; Christiana Niken Larasati; Ramlah Ramlah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4907

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) merupakan salah satu model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan dirancang untuk meningkatkan interaksi, kerja sama, serta hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap hasil belajar siswa berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan artikel melalui database Google Scholar. Proses kajian dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan sintesis artikel berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 19 artikel yang diterbitkan pada periode 2018–2024 memenuhi kriteria dan dianalisis secara kualitatif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penerapan model TSTS secara konsisten memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa pada jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di berbagai mata pelajaran. Selain meningkatkan hasil belajar, model TSTS juga meningkatkan keaktifan belajar, kemampuan komunikasi, kerja sama, partisipasi, dan rasa tanggung jawab siswa selama proses pembelajaran. Sintesis kajian menunjukkan bahwa efektivitas TSTS dipengaruhi oleh kesesuaian karakteristik materi, pengelolaan pembelajaran oleh guru, motivasi belajar siswa, serta kondisi kelas. Temuan ini menegaskan bahwa TSTS merupakan model pembelajaran kooperatif yang efektif dan adaptif untuk diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan, sekaligus memberikan dasar empiris bagi pendidik dalam memilih strategi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kualitas proses dan hasil belajar.