Ade Rahmad Kurniawan
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimizing Indonesian Language Learning Evaluation Management to Enhance Student Learning Outcomes Rizki Fitriani; Ade Rahmad Kurniawan; Aan Budianto
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1656

Abstract

Learning evaluation management is a critical component in ensuring the achievement of Indonesian language learning objectives in higher education. This study aims to analyze the optimization of learning evaluation management at ITS NU Lampung using the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) approach and the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model to gain a comprehensive understanding of evaluation effectiveness and its contribution to improving student learning outcomes. A qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed through data reduction, presentation, and conclusion drawing, involving lecturers and students enrolled in the Indonesian Language course. The findings indicate that, based on the POAC approach, evaluation planning has not been grounded in needs analysis, organizational arrangements lack institutional standards, implementation remains focused on cognitive aspects, and supervision lacks quality control mechanisms. Using the CIPP model, it was found that context analysis is insufficient, input utilization is suboptimal, the evaluation process tends to be conventional, and evaluation results have not been used as a basis for continuous improvement. The study highlights the need for a more systematic and coordinated evaluation management, including the implementation of standardized assessment instruments, enhancement of authentic assessment, and provision of formative feedback, to improve the effectiveness of learning and student outcomes
PERAN KOMUNIKASI BAHASA DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN ADMINISTRASI AKADEMIK DI PERGURUAN TINGGI: (Studi Kasus Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung) Ade Rahmad Kurniawan; Rizki Fitriani; Tohir Muntaha; Edi Sulaiman
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v5i1.1748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi bahasa dalam meningkatkan mutu layanan administrasi akademik di Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling melalui simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi bahasa berpengaruh positif terhadap mutu layanan administrasi akademik. Penggunaan bahasa yang jelas, tepat, santun, responsif, dan konsisten mampu meningkatkan kejelasan informasi, mempercepat proses pelayanan, meningkatkan kepuasan mahasiswa, serta memperkuat kepercayaan terhadap layanan administrasi akademik. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan, budaya pelayanan, kompetensi tenaga kependidikan, pemanfaatan teknologi informasi, dan penerapan SOP, sedangkan hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan keterampilan komunikasi petugas, tingginya volume pelayanan, perbedaan tingkat pemahaman mahasiswa, dan belum optimalnya integrasi media komunikasi digital. Dengan demikian, komunikasi bahasa menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan administrasi akademik di perguruan tinggi.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PINTU OTOMATIS BERALARM DALAM MENGOPTIMALKAN KEAMANAN RUMAH WARGA DESA KIBANG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Ibnu Adi Perdana; Ismail Ismail; Arbi Gunawan; Ade Rahmad Kurniawan; Edi Sulaiman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62413

Abstract

Keamanan rumah merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat, namun sistem pengamanan rumah warga Desa Kibang Kabupaten Lampung Timur pada umumnya masih menggunakan pintu dan kunci secara manual. Kondisi tersebut memiliki batasan karena belum tersedia sistem yang mampu memberikan peringatan secara otomatis ketika terjadi gangguan atau upaya akses yang tidak diinginkan. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa pintu otomatis beralarm sebagai upaya mengoptimalkan keamanan rumah sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan teknologi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, pendampingan, pemantauan, evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pintu otomatis beralarm dapat memberikan fungsi keamanan tambahan melalui mekanisme otomatisasi pintu dan sistem peringatan menggunakan alarm. Masyarakat juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan serta melakukan perawatan dasar perangkat. Keterlibatan masyarakat selama proses penerapan menunjukkan bahwa pendekatan PAR dapat mendukung kesesuaian teknologi dengan kebutuhan lokal. Dengan demikian, penerapan pintu otomatis beralarm dapat menjadi salah satu alternatif teknologi tepat guna untuk mendukung sistem keamanan rumah warga serta mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan.