Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDENTS’ PERCEPTION OF THE USE OF ChatGPT AS A WRITING ASSISTANT IN EFL CLASSROOM OF GRADE IX AT SMP NEGERI 10 PEMATANGSIANTAR Tio Lestari Br Simanjuntak; Chritian Neni Purba; David Berthony Manalu; Irene Adryani Nababan
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 10 (2025): SEPTEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v5i1.1364

Abstract

The rapid advancement of technology, particularly artificial intelligence (AI), has transformed English language learning, including the development of students’ writing skills. ChatGPT, an AI-based language model, has increasingly been used as a writing assistant to help learners generate ideas, organize text structure, improve grammar, and expand vocabulary. This study aims to explore the perceptions of ninth-grade students at SMP Negeri 10 Pematangsiantar regarding the use of ChatGPT as a writing assistant in an English as a Foreign Language (EFL) classroom. Employing a qualitative descriptive approach with a case study design, the study investigates students’ perceived usefulness (PU) and perceived ease of use (PEOU), guided by the Technology Acceptance Model (TAM). Data were collected through open-ended essay questionnaires distributed to 28 students who had received direct instructional exposure to ChatGPT through guided writing activities. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the majority of students hold positive perceptions of ChatGPT. In terms of PU, students reported that ChatGPT effectively supported idea generation, improved writing structure and grammar, expanded vocabulary, enhanced writing quality, and increased their confidence in writing English texts. ChatGPT was also perceived as helpful in overcoming writing difficulties and completing academic tasks more efficiently. Regarding PEOU, students stated that ChatGPT was easy to learn, accessible through mobile devices, and provided clear and understandable responses. Many students also felt comfortable using it independently without teacher supervision. Nevertheless, several challenges were noted, such as unstable internet connectivity and difficulties in formulating appropriate prompts. Overall, the results indicate that ChatGPT is well-accepted by students and has the potential to serve as an effective tool for supporting English writing instruction at the junior high school level. The study recommends guided and ethical integration of ChatGPT in EFL classrooms to prevent overreliance and promote critical engagement with AI-generated content.
Penggunaan Gambar Sebagai Media Untuk Meningkatkan Kosakata Bahasa Inggris Pada Peserta Didik Kelas V SD N 091288 Sibaganding Angelica Tessalonica Napitupulu; Gina Wijaya Simanjuntak; Lusia Pebriyani Silaban; Sintia Enrika Tampubolon; Suryani Martalita Sinaga; Tio Lestari Br Simanjuntak; Herman Herman; Melda Veby Ristella Munthe; Anita Sitanggang; Winfrontstein Naibaho
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jipm.v2i1.2749

Abstract

Penggunaan gambar sebagai media dalam belajar kosakata pada peserta didik kelas V di SD N 091288 di Sibaganding Tahun Pelajaran 2023/2024. Hasil dari sosialisasi dan observasi yang telah dilakukan,dapat disimpulkan bahwa siswa memiliki kemampuan yang cukup baik dalam mengenali kosakata sederhana yang berada disekitar mereka. Hal ini terlihat dari keantusiasan peserta didik dalam menjawab latihan sederhana yang diberikan serta banyaknya lembar jawaban yang terisi. Perbedaan latar belakang tidak menghambat peserta didik dalam mengetahui kosakata sederhana yang berada di lingkungannya dan di lingkungan sekolah. Sosialisasi dan observasi ini bertujuan untuk mengenalkan Bahasa Inggris secara umum terkhusus dalam mengenal kosakata sederhana bagi peserta didik sekolah dasar di kelas V SD N 091288 Sibaganding yang berjumlah 18 orang. Kendala yang ditemui dalam penelitian ini adalah adanya perbedaan antar peserta didik dimana sebagian dari mereka mengikuti Les Bahasa Inggris dan sebagian lagi karena sering mendengar atau melihat kosakata tersebut . Desain penelitian ini adalah penelitian PTK (Penelitian Dalam Kelas) yang tahapannya diawali dengan tahapan persiapan,implementasi,dan evaluasi. Media gambar yang digunakan oleh tim sosialisasi ini sangat menarik perhatian peserta didik karena mereka merasa tidak bosan dan terasa seru karena dalam menjawab latihan sederhana tersebut dilakukan seperti games sehingga peserta didik merasa senang dan tidak cepat bosan. Hasil latihan sederhana melalui gambar ini 80% atau 14 peserta didik memenuhi KKM. Maka dapat disimpulkan bahwa melalui gambar yang dilakukan dengan sambil bermain sangat efektif untuk dilakukan pada tingkat dasar atau yang akan hendak mempelajari Bahasa Inggris untuk pertama kali