Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEACHERS' AND STUDENTS' PERCEPTION TOWARDS DEEP LEARNING PARADIGM WITHIN ICT IN ELT AT SMA N 2 PEMATANGSIANTAR Reza Sanjaya Sinaga; Tiarma Intan Marpaung; David Berthony Manalu
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 1 (2025): DECEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18798117

Abstract

The rapid integration of Information and Communication Technology (ICT) in education has prompted a paradigm shift in English Language Teaching (ELT), including the implementation of the Deep Learning framework introduced by the Indonesian Ministry of Education in 2024. This study aims to explore teachers’ and students’ perceptions toward the application of the Deep Learning paradigm within ICT-supported ELT at SMA Negeri 2 Pematangsiantar. A qualitative survey design was employed, involving interviews with two English teachers and questionnaires distributed to 109 eleventh-grade students. The findings reveal that both teachers and students generally hold positive perceptions toward the Deep Learning approach, particularly in the dimensions of mindful, meaningful, and joyful learning. Teachers perceive the paradigm as a refinement rather than a novel concept, although their understanding of its principles varies. Questionnaire results indicate high levels of agreement across the three dimensions: Joyful Learning (87.16%), Meaningful Learning (85.57%), and Mindful Learning (84.59%). However, several challenges emerged, including students’ limited metacognitive awareness, low confidence in applying English in real contexts, and passive participation during classroom activities. ICT was perceived as an essential tool that enhances engagement, supports assessment practices, and increases learning motivation, though its pedagogical application remains predominantly surface-level. Overall, the study concludes that the Deep Learning paradigm, when supported by ICT, positively influences learning experiences in ELT and demonstrates potential as an effective instructional approach. Strengthening teacher training and developing ICT-based instructional strategies are recommended to optimize implementation and foster deeper learning outcomes.
Meningkatkan Keterampilan Mendengarkan & Berbicara Bahasa Inggris Siswa Kelas XI IPA SMAS Umum Sentosa Melalui Aplikasi Instagram Reza Sanjaya Sinaga; Ari Pratama Sinaga; Helen Renata Br Simanungkalit; Cindy R. Sihombing; Yuly Winarti Gultom; Yogawan Van Lucius Gultom; Herman Herman; Asister Fernando Siagian; Gunaria Siagian; Rektor Sianturi
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jipm.v2i1.2748

Abstract

Sosial media sudah merupakan bagian dari kehidupan sebagian besar masyarakat saat ini. Penggunaan sosial media salah satunya ialah Instagram saat ini tidak hanya sebagai sarana hiburan, serta berbagi informasi semata. Namun juga dapat menjadi sarana belajar bagi siswa melalui konten-konten yang tersedia dan tersaji di akun-akun pembelajaran. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan dan berbicara Bahasa Inggris bagi kelas XI IPA SMAS Umum Sentosa yang berjumlah 29 siswa. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan metode ceramah oleh para pembicara dengan menggunakan PowerPoint, sesi tanya jawab, serta diskusi mengenai kesulitan yang dihadapi oleh para siswa dalam menggunakan sosial media dalam pembelajaran. Lokasi kegiatan sosialisasi ini yaitu di SMAS Umum Sentosa jalan Benjamin BP. Mandoge, Huta Padang, Kec. Bandar Pasir Mandoge. Serta dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2023. Dalam penulisannya jurnal penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam mengumpulkan data. Hasil dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini ialah siswa dapat mengetahui hal-hal apa saja yang perlu mereka persiapkan dalam menggunakan sosial media sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemapuan dasar Bahasa Inggris mereka yaitu kemampuan berbicara serta kemampuan mendengar.