Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDENTS’ ANXIETY IN ENGLISH SPEAKING AMONG GRADE XI STUDENTS AT SMAN 3 PEMATANGSIANTAR Helen Renata Br Simanungkalit; Dumaris E. Silalahi; Novra Melisa P. Hutabarat
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 11 (2025): OCTOBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v5i1.1367

Abstract

Speaking anxiety is one of the major affective barriers that hinder students’ oral performance in English as a Foreign Language (EFL) classrooms. This study aims to investigate the levels, forms, and contributing factors of speaking anxiety among Grade XI students at SMAN 3 Pematangsiantar. Using a qualitative approach with a phenomenological design, data were collected through questionnaires, interviews, and classroom observations. The findings reveal that students experience a high level of speaking anxiety influenced by five interrelated factors: psychological, linguistic, pedagogical, sociocultural, and environmental. Psychological factors such as fear of making mistakes, low self-confidence, and fear of negative evaluation emerged as the most dominant contributors. Linguistic limitations, particularly vocabulary shortages, pronunciation difficulties, and grammatical concerns, also increased students’ hesitation to speak. Pedagogical aspects, including teacher correction styles, unclear task instructions, and difficult speaking tasks, further intensified anxiety. Sociocultural influences, such as peer judgment and cultural norms of silence, shaped students’ reluctance to speak, while environmental conditions like large class sizes and limited speaking opportunities outside the classroom exacerbated the problem. The study concludes that speaking anxiety is a complex and multidimensional issue requiring comprehensive support from teachers and institutions. Creating a more supportive, communicative, and low-anxiety classroom environment is essential for improving students’ speaking confidence and fluency.
Meningkatkan Keterampilan Mendengarkan & Berbicara Bahasa Inggris Siswa Kelas XI IPA SMAS Umum Sentosa Melalui Aplikasi Instagram Reza Sanjaya Sinaga; Ari Pratama Sinaga; Helen Renata Br Simanungkalit; Cindy R. Sihombing; Yuly Winarti Gultom; Yogawan Van Lucius Gultom; Herman Herman; Asister Fernando Siagian; Gunaria Siagian; Rektor Sianturi
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jipm.v2i1.2748

Abstract

Sosial media sudah merupakan bagian dari kehidupan sebagian besar masyarakat saat ini. Penggunaan sosial media salah satunya ialah Instagram saat ini tidak hanya sebagai sarana hiburan, serta berbagi informasi semata. Namun juga dapat menjadi sarana belajar bagi siswa melalui konten-konten yang tersedia dan tersaji di akun-akun pembelajaran. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan dan berbicara Bahasa Inggris bagi kelas XI IPA SMAS Umum Sentosa yang berjumlah 29 siswa. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan metode ceramah oleh para pembicara dengan menggunakan PowerPoint, sesi tanya jawab, serta diskusi mengenai kesulitan yang dihadapi oleh para siswa dalam menggunakan sosial media dalam pembelajaran. Lokasi kegiatan sosialisasi ini yaitu di SMAS Umum Sentosa jalan Benjamin BP. Mandoge, Huta Padang, Kec. Bandar Pasir Mandoge. Serta dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2023. Dalam penulisannya jurnal penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam mengumpulkan data. Hasil dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini ialah siswa dapat mengetahui hal-hal apa saja yang perlu mereka persiapkan dalam menggunakan sosial media sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemapuan dasar Bahasa Inggris mereka yaitu kemampuan berbicara serta kemampuan mendengar.