Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Kemampuan Konsep Bilangan Anak Usia 3-4 Tahun dengan Media Montessori Number Rods Roostin, Erna
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i2.1093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait kemampuan konsep bilangan anak usia 3-4 tahun di Kober Mentari Preschool Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan media Montessori number rods. Metode penelitian yang digunakan adalah library research adalah serangkaian kegiatan melalui 6 langkah kegiatan yaitu studi literatur, pengumpulan data, konsep yang diteliti, konseptualisasi, Analisa, kesimpulan dan saran. Peneliti menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif, adapun sumber data dalam penelitian ini merupakan sumber data yang dipakai peneliti seperti jurnal ilmiah nasional, artikel yang berkaitan dengan ebook dan jurnal yang relevan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penggunaan media Montessori number rods dapat meningkatkan kemampuan konsep bilangan anak usia 3-4 tahun, kegiatan pembelajaran mengenai konsep bilangan menjadi mudah dan menyenangkan bagi anak, media pembelajaran yang dapat meningkatkan aspek-aspek perkembangan anak usia dini dan anak tidak merasa sedang belajar namun mereka merasa sedang bermain.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA SMART GEOBOARD Puteri Innayah Nuraini; Roostin, Erna; Jenurdin
JESA-Jurnal Edukasi Sebelas April Vol 10 No 1 (2026): JESA - Jurnal Edukasi Sebelas April
Publisher : LPPM UNSAP & Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan mengenal bentuk geometri anak sejak dini. Kemampuan mengenal bentuk geometri merupakan aspek yang sangat penting karena menjadi landasan bagi perkembangan cara berpikir anak. Penguasaan konsep geometri menjadi dasar bagi anak dalam memahami konsep matematika yang lebih kompleks serta membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan logika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak melalui media Smart Geoboard pada anak kelompok B di TK Bhakti Pertiwi Sukatali Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari perencanaan, pelakanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak. Pengambilan data menggunakan observasi, lembar unjuk kerja dan dokumentasi. Hasil tindakan diperoleh peningkatan pada proses pembelajaran menggunakan media Smart Geoboard dengan siklus I mencapai rata-rata 3,1 dengan persentase 40% kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), siklus II mencapai rata-rata 3,4 dengan persentase 70% kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan siklus III mencapai rata-rata 3,8 dengan persentase 90% kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Maka dapat disimpulkan proses pembelajaran menggunakan media Smart Geoboard dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelompok B di TK Bhakti Pertiwi Sukatali Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang.
Natural Environment Based Science Learning to Improve Critical Thinking and Creativity Skills in Early Childhood Erna Roostin; Ajeng Sri Hikmayani
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol. 7 No. 1 (2026): Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/hadlonah.v7i1.4040

Abstract

Science learning in early childhood education is still predominantly instructional and teacher-centered, resulting in limited meaningful learning experiences for children. This condition contributes to the low levels of critical thinking and creativity, which are essential 21st-century competencies. This study aimed to improve early childhood critical thinking and creativity through the implementation of nature- based science learning. The study used a two-cycle implementation of the Classroom Action Research (CAR) method based on the Kemmis and McTaggart model; each cycle had the following steps: preparation; action; observation; and reflection. The research subjects were 15 children aged 4–6 years at TK Darul Quran, Sumedang Regency. Data were collected through observation, documentation, and reflective notes using observation sheets to assess children's critical thinking and creativity skills. Data analysis was conducted using descriptive quantitative and qualitative approaches. The results showed that children's critical thinking skills increased from 10% in the pre-cycle to 60% in Cycle I and 90% in Cycle II. Similarly, creativity skills improved from 20% to 65% and 92%, respectively. These findings indicate that nature-based science learning can in enhancing critical thinking and creativity in early childhood education.