Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KORELASI ANTARA AKTIVITAS ADENOSINE DEAMINASE (ADA) CAIRAN PLEURA DAN HASIL LEUKOSIT CAIRAN PLEURA PADA PENDERITA EFUSI PLEURA Patria Dewi, Pande Putu Ayu; Aryati, Aryati; Anniwati, Leonita; Marhana, Isnin Anang
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i03.P02

Abstract

Efusi pleura merupakan kumpulan cairan abnormal di ruang pleura. Diagnosis efusi pleura selain berdasarkan keluhan dan gejala klinis memerlukan berbagai pemeriksaan penunjang seperti radiografi, analisis cairan pleura. Adenosine deaminase merupakan enzim yang terlibat pada proses katabolisme purin. Enzim ini memegang peranan penting pada diferensiasi sel limfoid. Pemeriksaan aktivitas adenosine deaminase (ADA) telah lama digunakan sebagai penunjang diagnosis tuberkulosis karena cepat, murah, dan memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi. Pemeriksaan analisis cairan pleura masih menjadi pemeriksaan utama pada penderita dengan efusi pleura untuk membantu penegakan diagnosis dan etiologi efusi pleura. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas ADA cairan pleura dan hasil leukosit cairan pleura pada penderita efusi pleura. Jenis penelitian adalah penelitian observasional cross-sectional. Pemeriksaan aktivitas ADA dilakukan pada cairan pleura. Pemeriksaan aktivitas ADA dikerjakan dengan metode fotometri (cara Non Giusti) menggunakan reagen Diazyme dengan alat TMS 24i Premium. Pemeriksaan hitung sel leukosit menggunakan metode otomatis dengan prinsip flow cytometry menggunakan laser optic dengan alat Sysmex XN-1000. Subyek penelitian adalah 40 pasien efusi pleura dengan diagnosis keganasan, tuberkulosis, dan penyakit sistemik. Hasil analisis menunjukkan terdapat korelasi antara aktivitas ADA pada cairan pleura dan hitung sel leukosit untuk seluruh subyek penelitian (r = 0,495 dan p = 0,001). Korelasi antara aktivitas ADA pada cairan pleura dengan sel polimononuklear didapatkan r=0,521 dengan p = 0,001 sedangkan korelasi positif tidak bermakna ditunjukkan antara aktivitas ADA pada cairan pleura dengan sel mononuclear dengan r=0,228 dan p=0,157 Kata kunci. Adenosine deaminase, cairan pleura, leukosit
ASPEK KLINIS DAN LABORATORIS PENYAKIT HEPATOMA Dewi, Pande Putu Ayu Patria; Anniwati, Leonita; Bekti, Heri Setiyo
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Skala Husada (JSH): The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v22i1.3811

Abstract

Hepatoma (karsinoma hepatoseluler) adalah kanker hati yang berasal dari hepatosit. Insiden hepatoma adalah 5,6 dari semua kanker yang menyerang manusia. Angka kematian dan kejadian hepatoma adalah 500.000 sampai 1 juta kasus setiap tahunnya. Faktor risiko hepatoma adalah virus hepatitis B (HBV), virus hepatitis C (HCV), sirosis hati, aflatoksin, obesitas, diabetes melitus, dan alkohol. Patogenesis hepatoma berasal dari faktor risiko dan berkembang menjadi fase kronis, infeksi yang disebabkan oleh HBV dan HCV akan menyebabkan inflamasi dan menghasilkan radikal bebas, sitokin, dan kemokin yang mengakibatkan kerusakan DNA sel, proliferasi sel, fibrosis, dan angiogenesis. Manifestasi klinis hepatoma adalah ikterus, ensefalopati hepatik, oedema anasarca, asites, dan varises. Diagnosis hepatoma ditegakkan dari anamnesis, pemeriksaan fisik, penanda tumor  seperti Alpha-1 Fetoprotein (AFP ) Lens Culinaris Agglutinin-Reactive AFP (AFP-L3) Des-g-carboxy prothrombin, Alpha-l-fucosidase (AFU), Glypican-3 (GPC3), Squamous cell carcinoma antigen (SCCA), Golgi protein 73, Hepatocyte growth factor (HGF), Transforming growth factor-beta 1 (TGF-b1), Vascular endothelial growth factor (VEGF), dan Proteomik serum serta biopsi.