Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bahan Ajar Model Pembelajaran Sejarah Berbasis Karakter pada Siswa Nasution, Burhanuddin; Insan Fahmi Siregar; Nursiah Hasibuan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2022): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v6i2.50307

Abstract

Mulai menurunnya karakter peserta didik yang berdampak terhadap hasil belajar menuntut pendidik menciptakan pembelajaran berkualitas. Menciptakan pembelajaran yang berkualitas dibutuhkan sebuah bahan ajar yang sesaui dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas bahan ajar model pembelajaran sejarah berbasis karakter pada siswa. Jenis penelitian pengembangan dengan model ADDIE  namun pada penelitian ini hanya melakukan uji efektivitas. Subjek penelitian adalah siswa dengan jumlah 68 dibagi menjadi dua kelas 34 kelas kontrol dan 34 kelas eksperiment. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan Gain-skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar model pembelajaran sejarah berbasis karakter efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar yang berbeda antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dimana nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas ekperiment lebih tinggi dari kelas kontrol. Sehingga dapat direkomendasikan penggunaan bahan ajar sebagai salah satu sumber belajar pembelajaran sejarah.
Peranan Abdul Haris Nasution dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1945-1950 Nasution, Burhanuddin
Journal Education Innovation (JEI) Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/zrckzq03

Abstract

This study aims to describe articles which related to the development of learning design. It uses a meta-analysis method by using sample of 30 international articles. This meta-analysis research shows the importance of developing learning design such a developing online-offline learning media. While, the learning media which are used related to the students and learning materials’ problems. Based on the data analysis results, they are showed 80% of problems are related to the lack of students’ interest in learning, low of students’ learning outcomes and techniques used by teachers are not adequate for teaching and learning process. The results show that researchers used online media such as e-learning, e-comic, internet-based economics, and 3D animation. The using offline media like applying jigsaw and whole brain techniques. The advantages of using learning media are increasing learning outcomes, learning motivation and students’ understanding.
Modal Sosial Masyarakat Lokal dalam Memperkuat Ketahanan Sosial Pasca Transformasi Digital Yain, Ahmad; Sugito, Sugito; Nasution, Burhanuddin; Harahap, Masrul Efendi Umar; Nasution, Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6111

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dinamika kehidupan sosial masyarakat, termasuk pada masyarakat lokal di tingkat desa dan komunitas. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak hanya memberikan kemudahan dalam akses informasi, layanan publik, dan interaksi virtual, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan sosial, seperti berkurangnya intensitas interaksi sosial secara langsung, melemahnya solidaritas sosial, pergeseran nilai-nilai kebersamaan, serta meningkatnya potensi konflik sosial akibat kesenjangan literasi digital. Dalam kondisi tersebut, modal sosial menjadi elemen strategis dalam menjaga stabilitas dan ketahanan sosial masyarakat lokal di era pasca transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial masyarakat lokal dalam memperkuat ketahanan sosial setelah terjadinya transformasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada masyarakat lokal, yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan warga, observasi partisipatif terhadap aktivitas sosial, serta studi dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang tercermin melalui tingkat kepercayaan antarwarga, keberadaan norma sosial yang disepakati bersama, serta kekuatan jaringan sosial formal dan informal berperan penting dalam menjaga kohesi sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat kemampuan kolektif masyarakat dalam menghadapi dampak sosial dari transformasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan modal sosial merupakan strategi utama dan berkelanjutan dalam membangun ketahanan sosial masyarakat lokal di tengah arus digitalisasi yang semakin kompleks.