Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Perspektif Pendidikan Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah dalam Mengembangkan Karakter Siswa Batubara, Monica Mulyani; Yain, Ahmad; Pahutar, Elisah; Partahian, Partahian; Harahap, Ahmad Muda
Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 7 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Prodi PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/bunayya.v7i1.326

Abstract

This study aims to analyze the development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum from the perspective of elementary and Madrasah Ibtidaiyah education in developing student character. The study uses a qualitative approach with a literature study type (library research) that examines various scientific sources in the form of books, journal articles, and documents related to the curriculum and character education. Data collection techniques are carried out through searching, selecting, and classifying relevant literature, while data analysis uses content analysis and descriptive-critical methods to produce a comprehensive conceptual synthesis. The results of the study indicate that the development of a character-based PAI curriculum must be carried out integratively by combining cognitive, affective, and psychomotor aspects in all learning components. Character values such as honesty, responsibility, discipline, and social concern need to be internalized through open materials, learning strategies, and school culture. In addition, the role of teachers as role models and learning facilitators is a key factor in the success of the curriculum implementation. This study emphasizes the importance of synergy between the curriculum, the learning process, and the educational environment in shaping student character. Thus, this study provides a theoretical contribution in the development of a character-based PAI curriculum and applies it practically to improve the quality of education in Madrasah Ibtidaiyah.
Modal Sosial Masyarakat Lokal dalam Memperkuat Ketahanan Sosial Pasca Transformasi Digital Yain, Ahmad; Sugito, Sugito; Nasution, Burhanuddin; Harahap, Masrul Efendi Umar; Nasution, Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6111

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dinamika kehidupan sosial masyarakat, termasuk pada masyarakat lokal di tingkat desa dan komunitas. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak hanya memberikan kemudahan dalam akses informasi, layanan publik, dan interaksi virtual, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan sosial, seperti berkurangnya intensitas interaksi sosial secara langsung, melemahnya solidaritas sosial, pergeseran nilai-nilai kebersamaan, serta meningkatnya potensi konflik sosial akibat kesenjangan literasi digital. Dalam kondisi tersebut, modal sosial menjadi elemen strategis dalam menjaga stabilitas dan ketahanan sosial masyarakat lokal di era pasca transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial masyarakat lokal dalam memperkuat ketahanan sosial setelah terjadinya transformasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada masyarakat lokal, yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan warga, observasi partisipatif terhadap aktivitas sosial, serta studi dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang tercermin melalui tingkat kepercayaan antarwarga, keberadaan norma sosial yang disepakati bersama, serta kekuatan jaringan sosial formal dan informal berperan penting dalam menjaga kohesi sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat kemampuan kolektif masyarakat dalam menghadapi dampak sosial dari transformasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan modal sosial merupakan strategi utama dan berkelanjutan dalam membangun ketahanan sosial masyarakat lokal di tengah arus digitalisasi yang semakin kompleks.