Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Keluarga Perokok dan ASI Eksklusif terhadap Stunting pada Balita di Pidie Jaya Ully Fitria; Dian Rahayu; Freya Aprilia; Nuri Andriani; Sisca Amelia
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v4i1.2189

Abstract

Stunting remains a major public health problem in Indonesia, particularly in Aceh Province. Family smoking behavior and adherence to exclusive breastfeeding are considered important determinants of child nutritional status. This study aimed to analyze the relationship between family smoking behavior and exclusive breastfeeding adherence with stunting among toddlers in Tuha Village, Trienggadeng District, Pidie Jaya Regency. This study used a quantitative cross-sectional design with a sample of 46 toddlers selected using simple random sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using univariate and bivariate analysis with logistic regression tests. The results showed that family smoking behavior was significantly associated with stunting (p = 0.002; OR = 0.12; 95% CI: 0.03–0.47). Meanwhile, exclusive breastfeeding adherence was not significantly associated with stunting (p = 0.940; OR = 0.94; 95% CI: 0.17–5.09). These findings indicate that exposure to cigarette smoke in the household is an important risk factor affecting child nutritional status. Strengthening family-based interventions, especially smoke-free home initiatives, is essential to reduce stunting prevalence.
PERILAKU KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI PADA REMAJA DAN DAMPAKNYA BAGI KESEHATAN Nuri Andriani; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/84ebrk82

Abstract

Kebiasaan makan yang tidak sehat akan mempengaruhi asupan gizi remaja. Makanan tidak sehat seperti makanan cepat saji yang banyak dikonsumsi remaja. Pada saat serba modern seperti sekarang, remaja menginginkan semuanya serba cepat, termasuk dalam memilih makanan. Makanan cepat saji juga dikenal masyarakat sebagai junk food. Junk food dideskripsikan sebagai makanan yang tidak sehat atau memiliki kandungan gizi yang tidak seimbang sehingga dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit, seperti obesitas, diabetes, hipertensi, dan gangguan lemak darah atau dislipidemia. Mengkonsumsi junkfood yang kadar lemak dan gulanya tinggi seperti burger, ayam goreng, kentang goreng, sosis, popcorn, pizza, biskuit, minuman berkarbonasi dan lain sebagainya sudah menjadi bagian gaya hidup pada anak anak dan remaja. Banyak faktor yang mempengaruhi remaja mengonsumsi makanan cepat saji, diantaranya adalah rasa, harga, tempat yang nyaman, serta pengaruh teman sebaya. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia konsumsi junkfood secara berlebihan telah memberikan kontribusi yang signifikan pada tingginya angka obesitas di seluruh dunia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode pembelajaran literatur. Data-data yang dikumpulkan merupakan dokumen dokumen yang bersumber dari artikel, jurnal, dan bahan bahan yang berhubungan dengan objek dengan teliti. Bimbingan mengenai pentingnya diet seimbang dan efek berbahaya dari junk food akan membantu para anak-anak dan remaja mengurangi kecanduan mereka akan junkfood dan membantu mereka untuk memperbaiki status gizinya.