Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Pentingnya Keluarga Berencana dalam Meningkatkan Pengetahuan Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Wanita di Desa Blang Pala Kecamatan Banda Baro Kabupaten Aceh Utara Dian Rahayu; Sri Zulfa Maisih; Sapriani Rahayu; Kiki Asrifa Dinen
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 4 No. 2 (2025): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v4i2.5130

Abstract

One of the important problems faced by developing countries, such as Indonesia, is the population explosion. The population explosion results in a rapid population growth rate. To overcome this problem, the Indonesian government has implemented a Family Planning (KB) program that began in 1968. The family planning program provides an opportunity to regulate birth spacing or reduce the number of births by using hormonal or non-hormonal contraceptive methods. Based on data collection that has been carried out in Blang Pala, Banda Baro District, North Aceh Regency, this Community Service activity is to maximize maternal and child health services in the hope of reducing the rate of population growth. This Community Service activity was carried out by providing information about KB and KB Services in Blang Pala, Banda Baro District, North Aceh Regency, totaling 15 people. The results of this KB Service activity were continued by providing an evaluation to acceptors, namely Questions and Answers about KB and knowledge of choosing contraceptives. KB participants were able to answer and explain the questions asked well. The results of the activity showed an increase in knowledge before and after the activity was carried out. It can be concluded that community service activities in the form of counseling and KB Services have a very good impact on those in the local area and can increase the coverage of MKJP
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Imunisasi Dasar Pada Anak Di Kecamatan Dewantara Kiki Asrifa Dinen; Dian Rahyu; Srie Wahyuni; Tiwanto Dakhi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.3356

Abstract

This study aims to analyze the frequency distribution of community behavior towards immunization programs in Dewantara District. The research method used is quantitative descriptive surveillance, involving 52 respondents, all of whom are women. The majority of respondents are aged between 26-35 years (57.8%), representing a productive age group actively involved in child rearing. Most respondents are housewives (65.38%), which enables them to be more engaged in their children's immunization activities. In terms of education, the majority of respondents have a high school education (55.77%), although some have lower levels of education (elementary and junior high school), indicating a need for more focused immunization education. The results show that 82.69% of respondents are aware of the importance of complete basic immunization, but only 11.54% know the types of immunizations their children should receive. Additionally, 88.46% of respondents understand the benefits of immunization for their children's health. Although support for basic immunization is high (90.38%), a small proportion of respondents (11.54%) delay or skip their children's immunization schedules, indicating challenges in immunization implementation. Most respondents (90.38%) are satisfied with the immunization services in their village, although a small number express dissatisfaction. This study recommends enhancing educational programs and outreach to address barriers such as concerns about side effects, accessibility, and family influence. With a more integrated and participatory approach, it is hoped that immunization coverage can be significantly improved.
Analisis Efektivitas Pengelolaan Risiko Bencana Melalui Pendekatan Good Governance Di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Nias Selatan Tahun 2025 Kiki Asrifa Dinen
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nias Selatan Regency is one of the disaster-prone areas in North Sumatra Province, facing recurring threats such as floods, landslides, and high waves. These conditions demand an effective and sustainable disaster risk management system based on the principles of good governance. This study was conducted in the working area of the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Nias Selatan Regency and aims to analyze the level of effectiveness in disaster risk management and evaluate the application of good governance principles, including transparency, accountability, participation, effectiveness and efficiency, and responsiveness. The research employed a descriptive qualitative approach with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The study involved seven informants, consisting of BPBD structural officials, sub-district heads, village heads, and affected community members. The results indicate that disaster risk management by BPBD has not been fully optimal. The implemented programs are not yet evenly distributed, lack sustainability, and use no standardized indicators of success, while public involvement remains limited. The application of good governance principles is also not fully realized, especially in terms of information transparency and public reporting. This research recommends strengthening institutional capacity, utilizing digital information systems, and enhancing coordination and community participation in all stages of disaster risk management
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN OSIS DI SMA NEGERI 1 KUTA BARO ahmadi ahmadi; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/d0es7x03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembiasaan menjaga kebersihan sekolah, ketersediaan tempat pembuangan sampah, pembiasaan memisahkan jenis sampah, penyediaan peralatan kebersihan dan memprogramkan program cinta bersih lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan disekolah dilaksanakan melalui kegiatan piket harian, kegiatan jumat bersih dan agenda komunitas go green. Ketersediaan tempat pembuangan sampah disekolah memiliki kondisi yang layak, pembiasaan memisahkan jenis sampah organik dan anorganik belum dilaksanakan secara konsisten, penyediaan peralatan kebersihan disekolah dilaksanakan secara maksimal, serta program cinta bersih lingkungan melalui komunitas sekolah hijau.
Asupan Energi Dan Protein Dengan Status Gizi Pada Balita Dan Gizi Ibu Menyusui Annisa Felizar; Annisa Felizar; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 1 (2024): January–March, Health Promotion and Disease Prevention
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9k73z218

Abstract

Masalah status gizi balita masih menjadi perhatian dunia, sekitar 45% kematian balita dikarenakan gizi kurang. Status gizi balita dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya yaitu asupan energi dan protein. Kurangnya asupan energi dan protein secara berkepanjangan dapat menyebabkan masalah gizi pada balita salah satunya adalah Kurang Energi Protein (KEP). Pemenuhan gizi seimbang pada ibu menyusui sangat penting untuk dipahami para orang tua karena mengingat usia anak balita merupakan masa periode emas yang akan menentukan proses perkembangannya pada masa mendatang. ASI yang dikonsumsi bayi tidak cukup hanya secara kuantitas tapi kualitas ASI. Ini bertujuan untuk mengetahui tentang asupan energi dan protein dengan status gizi pada balita dan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi ibu menyusui. Metode yang digunakan adalah mixed metode, Artikel dikumpulkan dengan menggunakan database Google Scholar. Hasil penelusuran didapatkan 5 artikel pada Google Scholar tentang asupan energi dan protein dengan status gizi pada balita dan tentang gizi ibu menyusui. Terdapat 2 artikel yang dijadikan rujukan dalam penulisan ini yang menunjukkan bahwa asupan energi dan protein berkaitan dengan status gizi pada balita dan ibu menyusui. Asupan energi berguna untuk aktivitas serta pertumbuhan balita dan berkaitan dengan status gizi balita. Pemenuhan gizi seimbang pada ibu menyusui sangat penting untuk dipahami para orang tua karena mengingat usia anak balita merupakan masa periode emas yang akan menentukan proses perkembangannya pada makanan atau asupan gizi yang sempurna bagi bayi. Khususnya pada enam bulan pertama kehidupan bayi, karena  ASI  merupakan  komposisi  gizi  terlengkap  untuk  menunjang  pertumbuhan  dan perkembangan bayi. Saran dalam penelitian ini bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi kepada orang tua khususnya ibu menyusui, dan balita terkait pentingnya asupan zat gizi dan status gizi balita dan ibu menyusui.
KONSEP SEHAT-SAKIT DALAM MASYARAKAT DAYAK KEBAHAN DAN TANTANGAN PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Susan Marlinda; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/gdwsc732

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menggali konsep sehat dan sakit serta teknik pengobatan berdasarkan falsafah lokal dalam masyarakat Dayak Kebahan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Metode kualitatif dan etnografi (emic) digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam. Temuan kajian melibatkan definisi sehat sebagai kondisi fisik, mental, dan kemampuan beraktivitas tanpa gangguan; penyakit sebagai entitas tidak terlihat, bisa tiba-tiba menyerang, dan dapat berupa wabah; dan sakit mencakup berbagai kondisi seperti sakit jiwa, kemasukan roh jahat, sakit kuning, dan kapidaraan. Teknik pengobatan melibatkan penggunaan tanaman, mantra, dan ritual balian/batra. Melalui kajian ini, diharapkan pemahaman konsep sehat dan sakit dari perspektif filsafat dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan ilmu kesehatan, meningkatkan pemahaman masyarakat, dan mendukung program pembangunan kesehatan pemerintah.
Hubungan Sumber Air Minum Dengan Kandungan Total Colifrom Dalam Air Minum Rumah Tangga Siti Fatimah Zuhra Zuhraa; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/x36rbg12

Abstract

Latar belakang: air minum dapat secara langsung dapat memengaruhi kesehatan manusia sehingga harus terjamin kualitasnya. Di Indonesia , air minum harus memenuhi persyaratan yang telah di tetapkan pada pemerintah Nomor . 492 / 2010 tentang persyaratan Kualitas air minum .pada peraturan tersebut bahwa tidak boleh di temukan total Colifrom dalam air minum karena karena keberadaan nya menandakan telah terjadi kontaminasi ,sehingga tidak aman diminum. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan sumber air dengan kandungan total Colifrom dalam air minum rumah Tangga. Metode : Desain penelitian ini adalah cors sectional yang di lakukan di kecamatan Bojongsari pada bulan Agustus 2019 . Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 110 rumah tangga. Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 92,7 persen dari seluruh sampel air minum rumah tangga yang di uji positif mengandung total Colifrom dengan kisaran 1-300.  
Hubungan sumber air minum dengan kandungan total coliform dalam air minum rumah Jira fajira Jira fajira; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fmh9dy84

Abstract

Latar belakang: Air minum dapat secara langsung dapat secara langsung memenuhi kesehatan manusia memenuhi kesehatan manusia pada peraturan disebut disebut bahwa tidak boleh ditemukan coliform dalam air minum karena menandakan menandakan telah terjadi kontaminasi Tujuan: Untuk mengetahui hubungan sumber air minum dengan minum dengan kandungan total coliform dalam air minum rumah tangga Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional yang dilakukan di kecamatan di kecamatan Bojongsari pada bulan Agustus 2019  Hasil: Dari penelitian ini menunjukkan bahwa 97 dari seluruh sampel air minum rumah tangga yang diuji positif yang diuji positif mengandung total coliform.
ANTROPOLOGI KESEHATAN DAN PRAKTIK PERAWATAN TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT ACEH elsa fajira; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/s8bfcm63

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional merupakan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun berdasarkan resep nenek moyang, adat istiadat, kepercayaan atau kebiasaan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan pasca melahirkan oleh Suku Aceh di Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik Participatory Rural Appraisal dan observasi. Parameter dalam penelitian ini adalah jenis tumbuhan obat, jenis ramuan obat, dan cara penggunaan ramuan dalam pengobatan pasca melahirkan. Hasil penelitian diperoleh 25 jenis tumbuhan yang tergolong ke dalam 15 suku yang digunakan dalam pengobatan pasca melahirkan di Kabupaten Pidie. Jenis ramuan dalam pengobatan tradisional pasca melahirkan terdiri atas obat dalam dan obat luar. Obat dalam yang digunakan terdiri atas obat perut, bedak param, dan pilis. Penggunaan ramuan obat dalam dan obat luar selama pasca melahirkan dilakukan selama 44 hari. Manfaat dari penggunaan obat tersebut di antaranya menambah darah, meningkatkan jumlah air susu ibu, menghangatkan badan, dan menghilangkan lelah pasca melahirkan. Pemanfaatan tumbuhan obat secara tradisional sampai saat ini masih digunakan oleh masyarakat Aceh pada pengobatan ibu pasca melahirkan selain pengobatan modern.
Pengunaan Obat Tradisional Di Gampong Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara siti nurhalisa; Ambiah Nurdin; Ully Fitria; Kiki asrifa Dinen; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 1 (2024): January–March, Health Promotion and Disease Prevention
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0k06df13

Abstract

Artikel ini menganalisis terkait dengan proses penyembuhan masyarakat gampong rawa yang melakukan pengobatan tradisional. Artikel melihat faktor menyebabkan masyarakat lebih memilih pengobatan tradisional  diGampong Rawa adalah karena masyarakat menilai pengobatan tradisional adalah pengobatan yang alami. Pengobatan ini berawal dari pengobatan yang menjadi kepentingan yang sangat penting bagi setiap individu dalam sebuah kehidupan yang dimulai dari kepercayaan. Artikel  ini diketahui bahwa fenomena pengobatan tradisional dibagi kedalam sejarah lahirnya pengobatan tradisional, proses pengobatan yang dilakukan, ramuan yang digunakan, perkembangan dan kondisi kesehatan pasien serta alasan pasien lebih memilih berobat pengobatan tradisional. Observasi penyembuhan pengobatan Nek Cut merupakan pandangan masyarakat tentang pengobatan tradisional yang sanga terbantu dan terpercaya. Terbukti banyak masyarakat Gampong Rawa sampai saat ini datang dan percaya dengan pengobatan tradisional Nek Cut, bahkan tidak hanya masyarakat sekitar saja yang berobat, tetapi masyarakat luar Gampong Rawa pun banyak yang datang. Untuk memperoleh data yang sesuai dengan topik permasalahan “Penyembuha Tradisonal di Gampong Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara”. Artikel in menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi non partisipatif, wawancara terstruktur dan mendalam, literature dan dokumentasi. Observasi dan wawancara: akan dilakukan selama satu bulan, serta pengeditan skripsi dilakukan selama satu bulan. Analisis data dilakukan sebelum penelitian, selama waktu proses dilapangan bersamaan dengan pengumpulan data.Hasil artikel ini menunjukkan bahwa pengobatan tradisional di Gampong Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat dan fenomena terhadap pengobatan tradisional di Gampong Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara yang dilakukan oleh Nek Cut.