Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Edukasi Manfaat Bunga Telang Terhadap Pengetahuan Ibu Balita Tentang Pencegahan Stunting Menggunakan Media Poster Di Puskesmas Kuta Baro Lydia Syanesah; Ambia Nurdin; Ully Fitria
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7019

Abstract

Stunting is one of the chronic nutritional problems that has serious impacts on children’s growth and development. Preventing stunting requires a multisectoral approach, including nutritional education for parents of toddlers. The butterfly pea flower (Clitoria ternatea) is known to contain antioxidants and active compounds beneficial to health and has potential as a local food alternative for preventing stunting. This study aims to analyze changes in parents’ knowledge levels regarding the benefits of butterfly pea flower after receiving education and to determine the effectiveness of this education in preventing stunting among toddlers in the working area of Kuta Baro Public Health Center, Aceh Besar. The research was conducted in the Kuta Baro Public Health Center area, Aceh Besar Regency, during Posyandu (integrated health post) activities from March to April 2025. The research design used was pre-experimental with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 99 parents of stunted toddlers, selected using a total sampling technique. The research instrument was a knowledge questionnaire administered before and after the educational intervention using poster media. Statistical analysis using a paired t-test showed an increase in the average knowledge score from 36.89 to 37.76 with a p-value of 0.040 (<0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest results. These findings demonstrate that education about butterfly pea flower significantly improves parents’ knowledge and has potential as an educational intervention for stunting prevention. In conclusion, education on the benefits of butterfly pea flower proved effective in increasing knowledge, which serves as an essential foundation for behavioral change among parents in efforts to prevent stunting. It is recommended that future research explore the direct impact of butterfly pea flower consumption on nutritional status or child growth indicators, not merely on knowledge aspects.
Peran Keluarga Perokok dan ASI Eksklusif terhadap Stunting pada Balita di Pidie Jaya Ully Fitria; Dian Rahayu; Freya Aprilia; Nuri Andriani; Sisca Amelia
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v4i1.2189

Abstract

Stunting remains a major public health problem in Indonesia, particularly in Aceh Province. Family smoking behavior and adherence to exclusive breastfeeding are considered important determinants of child nutritional status. This study aimed to analyze the relationship between family smoking behavior and exclusive breastfeeding adherence with stunting among toddlers in Tuha Village, Trienggadeng District, Pidie Jaya Regency. This study used a quantitative cross-sectional design with a sample of 46 toddlers selected using simple random sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using univariate and bivariate analysis with logistic regression tests. The results showed that family smoking behavior was significantly associated with stunting (p = 0.002; OR = 0.12; 95% CI: 0.03–0.47). Meanwhile, exclusive breastfeeding adherence was not significantly associated with stunting (p = 0.940; OR = 0.94; 95% CI: 0.17–5.09). These findings indicate that exposure to cigarette smoke in the household is an important risk factor affecting child nutritional status. Strengthening family-based interventions, especially smoke-free home initiatives, is essential to reduce stunting prevalence.
Tren Kasus Hipertensi Berdasarkan Data Pelayanan Kesehatan Primer dan Gambaran Perilaku Merokok Rumah Tangga di Gampong Miruk Kabupaten Aceh Besar Ully Fitria; Srie Wahyuni; Dian Rahayu; Saila Anggraini; Safrizal Safrizal; Rina Andriani; Ratika Nuri; Masfina Masfina; Putri Maulidia; Ahmad Muhajir
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v4i3.2362

Abstract

Hypertension is a major public health problem and contributes to an increased risk of cardiovascular disease. Routine primary health care data can provide information on the development of hypertension cases and support evidence-based promotive and preventive strategies. This study aimed to describe the trend of identified hypertension cases based on primary health care data and to describe household smoking behavior in Gampong Miruk, Aceh Besar Regency. A retrospective descriptive design was used with secondary data from First-Level Outpatient Care reports at the Gampong Miruk Polindes for 2024–2025, community health screening data for 2026, and the 2025 household Clean and Healthy Living Behavior survey. Data were analyzed descriptively using frequencies, percentages, and trend presentation. The number of identified hypertension cases increased from 6 cases in 2024 to 8 cases in 2025 and 18 cases in 2026. However, the increase in 2026 should be interpreted cautiously because the data were obtained through community health screening, which had broader detection coverage than routine service records. The household survey showed that 81 of 105 households (77.1%) did not meet the indicator of not smoking inside the house, while 24 households (22.9%) met the indicator. These findings indicate that hypertension and household exposure to tobacco smoke require attention in Gampong Miruk. Strengthening periodic hypertension screening, family-based health promotion, and smoke-free home initiatives is recommended as part of community-level noncommunicable disease prevention and control.
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN OSIS DI SMA NEGERI 1 KUTA BARO ahmadi ahmadi; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/d0es7x03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembiasaan menjaga kebersihan sekolah, ketersediaan tempat pembuangan sampah, pembiasaan memisahkan jenis sampah, penyediaan peralatan kebersihan dan memprogramkan program cinta bersih lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan disekolah dilaksanakan melalui kegiatan piket harian, kegiatan jumat bersih dan agenda komunitas go green. Ketersediaan tempat pembuangan sampah disekolah memiliki kondisi yang layak, pembiasaan memisahkan jenis sampah organik dan anorganik belum dilaksanakan secara konsisten, penyediaan peralatan kebersihan disekolah dilaksanakan secara maksimal, serta program cinta bersih lingkungan melalui komunitas sekolah hijau.
Asupan Energi Dan Protein Dengan Status Gizi Pada Balita Dan Gizi Ibu Menyusui Annisa Felizar; Annisa Felizar; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 1 (2024): January–March, Health Promotion and Disease Prevention
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9k73z218

Abstract

Masalah status gizi balita masih menjadi perhatian dunia, sekitar 45% kematian balita dikarenakan gizi kurang. Status gizi balita dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya yaitu asupan energi dan protein. Kurangnya asupan energi dan protein secara berkepanjangan dapat menyebabkan masalah gizi pada balita salah satunya adalah Kurang Energi Protein (KEP). Pemenuhan gizi seimbang pada ibu menyusui sangat penting untuk dipahami para orang tua karena mengingat usia anak balita merupakan masa periode emas yang akan menentukan proses perkembangannya pada masa mendatang. ASI yang dikonsumsi bayi tidak cukup hanya secara kuantitas tapi kualitas ASI. Ini bertujuan untuk mengetahui tentang asupan energi dan protein dengan status gizi pada balita dan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi ibu menyusui. Metode yang digunakan adalah mixed metode, Artikel dikumpulkan dengan menggunakan database Google Scholar. Hasil penelusuran didapatkan 5 artikel pada Google Scholar tentang asupan energi dan protein dengan status gizi pada balita dan tentang gizi ibu menyusui. Terdapat 2 artikel yang dijadikan rujukan dalam penulisan ini yang menunjukkan bahwa asupan energi dan protein berkaitan dengan status gizi pada balita dan ibu menyusui. Asupan energi berguna untuk aktivitas serta pertumbuhan balita dan berkaitan dengan status gizi balita. Pemenuhan gizi seimbang pada ibu menyusui sangat penting untuk dipahami para orang tua karena mengingat usia anak balita merupakan masa periode emas yang akan menentukan proses perkembangannya pada makanan atau asupan gizi yang sempurna bagi bayi. Khususnya pada enam bulan pertama kehidupan bayi, karena  ASI  merupakan  komposisi  gizi  terlengkap  untuk  menunjang  pertumbuhan  dan perkembangan bayi. Saran dalam penelitian ini bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi kepada orang tua khususnya ibu menyusui, dan balita terkait pentingnya asupan zat gizi dan status gizi balita dan ibu menyusui.
KONSEP SEHAT-SAKIT DALAM MASYARAKAT DAYAK KEBAHAN DAN TANTANGAN PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Susan Marlinda; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/gdwsc732

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menggali konsep sehat dan sakit serta teknik pengobatan berdasarkan falsafah lokal dalam masyarakat Dayak Kebahan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Metode kualitatif dan etnografi (emic) digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam. Temuan kajian melibatkan definisi sehat sebagai kondisi fisik, mental, dan kemampuan beraktivitas tanpa gangguan; penyakit sebagai entitas tidak terlihat, bisa tiba-tiba menyerang, dan dapat berupa wabah; dan sakit mencakup berbagai kondisi seperti sakit jiwa, kemasukan roh jahat, sakit kuning, dan kapidaraan. Teknik pengobatan melibatkan penggunaan tanaman, mantra, dan ritual balian/batra. Melalui kajian ini, diharapkan pemahaman konsep sehat dan sakit dari perspektif filsafat dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan ilmu kesehatan, meningkatkan pemahaman masyarakat, dan mendukung program pembangunan kesehatan pemerintah.
Hubungan Sumber Air Minum Dengan Kandungan Total Colifrom Dalam Air Minum Rumah Tangga Siti Fatimah Zuhra Zuhraa; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/x36rbg12

Abstract

Latar belakang: air minum dapat secara langsung dapat memengaruhi kesehatan manusia sehingga harus terjamin kualitasnya. Di Indonesia , air minum harus memenuhi persyaratan yang telah di tetapkan pada pemerintah Nomor . 492 / 2010 tentang persyaratan Kualitas air minum .pada peraturan tersebut bahwa tidak boleh di temukan total Colifrom dalam air minum karena karena keberadaan nya menandakan telah terjadi kontaminasi ,sehingga tidak aman diminum. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan sumber air dengan kandungan total Colifrom dalam air minum rumah Tangga. Metode : Desain penelitian ini adalah cors sectional yang di lakukan di kecamatan Bojongsari pada bulan Agustus 2019 . Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 110 rumah tangga. Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 92,7 persen dari seluruh sampel air minum rumah tangga yang di uji positif mengandung total Colifrom dengan kisaran 1-300.  
Hubungan sumber air minum dengan kandungan total coliform dalam air minum rumah Jira fajira Jira fajira; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fmh9dy84

Abstract

Latar belakang: Air minum dapat secara langsung dapat secara langsung memenuhi kesehatan manusia memenuhi kesehatan manusia pada peraturan disebut disebut bahwa tidak boleh ditemukan coliform dalam air minum karena menandakan menandakan telah terjadi kontaminasi Tujuan: Untuk mengetahui hubungan sumber air minum dengan minum dengan kandungan total coliform dalam air minum rumah tangga Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional yang dilakukan di kecamatan di kecamatan Bojongsari pada bulan Agustus 2019  Hasil: Dari penelitian ini menunjukkan bahwa 97 dari seluruh sampel air minum rumah tangga yang diuji positif yang diuji positif mengandung total coliform.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KESEHATAN MASYARAKAT Milna Firizki; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/yyke1p80

Abstract

Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik. Salah satu strategi untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat adalah dengan memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih yang dimulai dari tingkat keluarga atau rumah tangga, lingkungan sekolah dan masyarakat luas. Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Majelis Kesehatan Umum dan Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat untuk memiliki kesadaran tinggi dan potensi diri untuk menjaga kesehatan melalui pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Metode pelaksanaan adalah dengan (1) penyuluhan tentang praktek PHBS di tingkat rumah tangga, (2) penyuluhan tentang PHBS di tingkat institusi pendidikan, (3) praktek cuci tangan yang benar pada murid sekolah, dan (4) pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat desa Posi-posi berjumlah 84 rumah tangga dan 60 murid SD Inpres Posi-posi. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan rumah tangga dan murid SD tentang PHBS dan seluruh murid telah mampu untuk mencuci tangan dengan benar.
ANALISIS PENCAPAIAN INDIKATOR DAN CAKUPAN PROGRAM IBU DAN ANAK (KIA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTERAJA PIDIE JAYA ANALISIS PENCAPAIAN INDIKATOR DAN CAKUPAN PROGRAM IBU DAN ANAK (KIA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTERAJA PIDIE JAYA RISKA MAHYUNI; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7ajsmm43

Abstract

Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu program prioritas di Indonesia. Salah satu tujuan program ini adalah menurunkan angka kesakitan dan kematian pada ibu dan anak. Upaya pemerintah untuk kesehatan ibu dan anak untuk memeriksa di setiap daerah. Data Puskesmas Panteraja Pada Tahun 2022 tidak ditemukanya lagi kasus kematian ibu dan anak. Dilakukan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cakupan program kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, objek penelitian ini adalah dokumen Program KIA meliputi dokumen perencanaan, dokumen pelaksanaan, check list supervisi, check list koordinasi, dokumen Evaluasi, Wawancara dan dokumen hasil yang dilakukan untuk menganalisis pencapaian yang di peroleh kinerja Puskesmas Panteraja Pidie Jaya. Hasil  cakupan kegiatan program KIA pelayanan antenatal pertama (K1) 81 %, cakupan pelayanan antenatal keempat (K4) 80%, cakupan ibu hamil risiko tinggi 20,5%, , cakupan pelayanan KIA 81 %. Dari data ini kita tahu bahwa pencapaiannya adalah status yang baik. Kami menemukan status cakupan yang tercapai  sesuai dengan target yang  ditentunkan Dinas Kesehatan Pidie Jaya. Kesimpulan diperlukan upaya untuk meningkatkan cakupan komplikasi kebidanan dan cakupan buku kesehatan ibu dan anak, diperlukan dukungan dari Puskesmas panteraja terutama untuk pemantauan dan evaluasi program kesehatan ibu dan anak.