Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strengthening Legal Literacy among Vocational School Students Through Education on Personal Data and OJK-Licensed Online Loans Ira Safitri; Reni Setiansyah; Anisa Safitri; Sulanda Sulanda; Permana Anggara; Dadang Sundawa; Dwi Iman Muthaqin
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i1.18806

Abstract

This community service program aims to enhance students’ legal literacy regarding personal data protection and online lending services licensed by the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan/OJK). The program was implemented through counseling sessions and interactive discussions involving 42 accounting students at SMK Muhammadiyah 2 Cibiru. Evaluation instruments consisted of pre-tests and post-tests, which were analyzed using descriptive quantitative and qualitative approaches. The results demonstrate significant improvements across all indicators of students’ legal understanding. The average normalized gain (N-Gain) scores were 0.33 (moderate category) for basic legal knowledge, 0.46 (moderate category) for legal attitudes and awareness, and 0.43 (moderate category) for higher-order thinking skills (HOTS). Overall, the findings indicate that legal education on personal data protection and financial literacy is effective in enhancing students’ awareness and critical thinking skills in addressing cybercrime risks in the digital era.
PERAN DIGITAL CITIZENSHIP DALAM MENGHADAPI DISINFORMASI DAN FAKE NEWS DI MEDIA SOSIAL: KAJIAN LITERATUR REVIEW Reni Setiansyah; Prayoga Bestari; Pat Kurniati
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2026): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v11i2.7444

Abstract

Meningkatnya penyebaran disinformasi dan berita palsu di media sosial menjadi tantangan serius bagi demokrasi dan partisipasi warga negara, sehingga diperlukan penguatan kewarganegaraan digital melalui literasi digital, kemampuan berpikir kritis, etika digital, dan tanggung jawab bermedia. Penelitian ini menganalisis peran kewarganegaraan digital dalam menghadapi disinformasi dan berita palsu di media sosial menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Literatur diidentifikasi, diseleksi, dinilai kelayakannya, dan diikutsertakan melalui penelusuran Google Scholar, yang menghasilkan 70 artikel pada tahap awal dan 25 artikel untuk analisis tematik setelah penghapusan artikel duplikat serta penerapan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewarganegaraan digital memperkuat literasi digital, kemampuan berpikir kritis, etika digital, dan verifikasi informasi (fact-checking), sehingga meningkatkan ketahanan individu terhadap disinformasi. Integrasinya dalam Pendidikan Kewarganegaraan juga mendukung pembentukan warga negara digital yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis literasi digital, etika digital, praktik verifikasi informasi, dan Pendidikan Kewarganegaraan sebagai kerangka terpadu dalam menghadapi disinformasi di Indonesia. Temuan ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan, kurikulum, dan program literasi digital yang lebih efektif.