Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBINAAN AKHLAK SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SD NEGERI 16 KOTA BANDA ACEH Mamparisi Mamparisi; Suraiya
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i1.552

Abstract

This study aims to analyze the development of students’ moral character through diniyah extracurricular activities at SD Negeri 16 Banda Aceh. This research uses a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects consisted of the principal, five diniyah teachers, one homeroom teacher, and ten fourth-grade students. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis employed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing.The results show that diniyah extracurricular activities are conducted daily after the Zuhr prayer until before Asr prayer. The activities include congregational prayer, Qur’an recitation, memorization of daily prayers, and learning of aqidah akhlak and basic worship practices. The development of students’ moral character is carried out through four main methods: habituation, role modeling, advice, and supervision. Habituation forms behavior through repeated practices, role modeling provides concrete examples, advice enhances moral and spiritual awareness, and supervision functions as both control and guidance.The findings indicate that diniyah activities have a positive impact on students’ moral development, including improved discipline, politeness, responsibility, and awareness in worship. These findings are in line with Al-Ghazali’s concept of moral education, which emphasizes riyadhah (training), ta’wid (habituation), mau’izhah (advice), and muraqabah (supervision). Therefore, diniyah extracurricular activities are proven to be effective in fostering students’ moral character from an early age.
Kepribadian Ekstrovert Tokoh dalam Cerpen Fi Nukhbah Al ‘Ishabah Karya Taufiq Al Hakim: Kajian Psikologi Sastra Muhammad Raju ihsan; Nur Chalis; Suraiya
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i3.11500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian ekstrovert tokoh Al Capone dalam cerpen Fī Nukhbah al-‘Iṣābah karya Taufīq al-Ḥakīm berdasarkan teori kepribadian Carl Gustav Jung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data penelitian berupa data tertulis dalam cerpen yang menunjukkan kecenderungan kepribadian ekstrovert tokoh Al Capone. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, studi pustaka, close reading, serta coding secara manual. Analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori kepribadian Jung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Al Capone memiliki kecenderungan kepribadian ekstrovert yang tercermin melalui empat fungsi psikologis, yaitu ekstrovert-pemikir melalui kecenderungan mempertimbangkan fakta dan kondisi eksternal dalam mengambil keputusan, ekstrovert-perasa melalui keterbukaan dalam mengekspresikan perasaan dan memberikan penghargaan kepada orang lain, ekstrovert-penginderaan melalui perhatian terhadap pengalaman konkret dan fakta eksternal, serta ekstrovert-intuisi melalui kemampuan melihat peluang, perubahan, dan kemungkinan yang berkembang dari situasi di sekitarnya. Keempat fungsi tersebut menunjukkan bahwa kepribadian ekstrovert Al Capone tercermin melalui pola berpikir, perasaan, persepsi, dan intuisi yang berorientasi pada lingkungan eksternal. Kepribadian tersebut juga terlihat dalam interaksi sosial tokoh melalui cara berkomunikasi, mengambil keputusan, memimpin kelompok, serta merespons orang dan situasi di sekitarnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian psikologi sastra, khususnya dalam menganalisis kepribadian tokoh dalam karya sastra Arab.