Roni Alim Ba’diyah Kusufa
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF WORDWALL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS Akilah S.; Ninik Indawati; Roni Alim Ba’diyah Kusufa
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 4 No. 4 (2025): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v4i4.19432

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of students in the subject of science at Waruruma State Elementary School, which is thought to be caused by the minimal use of interactive learning media and low student interest in learning. The purpose of this study is to examine the influence of interactive learning media Wordwall and learning interest on the learning outcomes of fourth-grade students in science, while filling the research gap related to the effectiveness of digital media integration in learning at the elementary school level. The method used in this study is a quantitative approach with a causal comparative method. The research subjects were students of grades IV.A consisting of 30 students and IV.B consisting of 32 students at Waruruma State Elementary School. The instruments used were observation guidelines and questionnaires for student participation and responses to the learning media. Data collection techniques used were questionnaires, observations, and additional documentation. Data analysis included validity and reliability tests, descriptive analysis, t-tests, multiple regression analysis, and partial tests to determine the effect of wordwall learning media on learning outcomes. The results of the study indicate that, partially, the interactive learning media Wordwall has a significant influence on students' science learning outcomes, with an R² value of 0.214 or 21.44%, and a significance level of 0.000 (<0.05). ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri Waruruma, yang diduga disebabkan oleh minimnya penggunaan media pembelajaran interaktif dan rendahnya minat belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh media pembelajaran interaktif Wordwall dan minat belajar terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV, sekaligus mengisi gap penelitian terkait efektivitas integrasi media digital dalam pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode causal comperatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV.A yang terdiri dari 30 siswa dan IV.B terdiri dari 32 siswa di SD Negeri Waruruma. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi dan lembar angket partisipasi dan respons siswa terhadap media pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, dan dokumentasi tambahan. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, analisis deskriptif, uji-t, analisis regresi berganda, dan uji parsial untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, media pembelajaran interaktif Wordwall memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa, dengan nilai R² sebesar 0,214 atau 21,44%, dan nilai signifikan 0,000 (< 0,05).
PENGARUH PROGRAM ADIWIYATA, PENDIDIKAN LINGKUNGAN, DAN PERAN GURU TERHADAP SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA Aris Efendi; Yuli Ifana Sari; Roni Alim Ba’diyah Kusufa
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental awareness is an important aspect in the formation of students' character to support environmental sustainability. The instillation of this attitude can be done through the implementation of the Adiwiyata Program, environmental education, and the role of teachers in schools. However, in Adiwiyata schools such as SMAN 1 Dampit, student behavior is still found to be less reflective of environmental awareness. This study aims to analyze the influence of the Adiwiyata Program, environmental education, and the role of teachers on the environmental awareness attitudes of grade XI students. The study used a descriptive quantitative approach with a sample of 69 students. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression, correlation tests, F tests, and coefficients of determination. The results showed that partially environmental education had a significant effect on students' environmental awareness attitudes, while the Adiwiyata Program and the role of teachers did not show a significant effect. However, simultaneously, the three variables had a significant effect on environmental awareness attitudes with a contribution of 37.7%. These findings indicate that environmental education plays a dominant role in shaping students' environmental awareness. Therefore, schools need to strengthen the integration of environmental education into learning, improve teacher role models, and optimize student active involvement in the Adiwiyata Program to ensure more effective and sustainable environmental character development. ABSTRAK Sikap peduli lingkungan merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter siswa guna mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. Penanaman sikap tersebut dapat dilakukan melalui implementasi Program Adiwiyata, pendidikan lingkungan hidup, serta peran guru di sekolah. Namun, pada sekolah Adiwiyata seperti SMAN 1 Dampit masih ditemukan perilaku siswa yang kurang mencerminkan kepedulian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Adiwiyata, pendidikan lingkungan hidup, dan peran guru terhadap sikap peduli lingkungan siswa kelas XI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 69 siswa. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji korelasi, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pendidikan lingkungan hidup berpengaruh signifikan terhadap sikap peduli lingkungan siswa, sedangkan Program Adiwiyata dan peran guru belum menunjukkan pengaruh signifikan. Namun, secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap sikap peduli lingkungan dengan kontribusi sebesar 37,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan memiliki peran dominan dalam membentuk sikap peduli lingkungan siswa. Oleh karena itu, sekolah perlu memperkuat integrasi pendidikan lingkungan dalam pembelajaran, meningkatkan keteladanan guru, serta mengoptimalkan pelibatan aktif siswa dalam Program Adiwiyata agar pembentukan karakter peduli lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
KAJIAN GEOGRAFI BUDAYA TRADISI NYADRAN MASYARAKAT DESA SONOAGENG Pradya Purbhorini; Suwito Suwito; Roni Alim Ba’diyah Kusufa
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.25278

Abstract

Nyadran is a traditional ritual that continues to this day. The Nyadran tradition is generally carried out as a means of expressing gratitude to God for abundant crops. This study aims to determine the activities included in the Nyadran ritual, especially in Sonoageng Village. Furthermore, it also examines the Nyadran ritual from a cultural geography perspective. The research method used in this study is descriptive qualitative. Data collection in this study was conducted through interviews, observation, documentation, and literature review. The results of this study have obtained data that the Nyadran tradition in Sonoageng Village has several series of events, including cleaning graves (besik), praying together at the punden (pillar), a tumpeng (rice cone) procession, and cultural performances. The Nyadran activity has numerous positive impacts and should be preserved and introduced to future generations. This article concludes and emphasizes the importance of maintaining local wisdom as a means of sustainable human interaction with the environment and offers recommendations for future research and policy. ABSTRAK Nyadran secara umum merupakan kegiatan turun menurun yang terus dijalankan hingga saat ini. Tradisi Nyadran umumnya dilaksanakan dengan tujuan sebagai sarana mengucapkan syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan-kegiatan yang ada pada rangkaian acara ritual Nyadran khususnya di desa Sonoageng. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji ritual Nyadran jika dilihat dari sudut pandang geografi budaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini telah didapatkan data bahwa tradisi Nyadran di desa Sonoageng memiliki beberapa rangkaian acara, diantaranya membersihkan makam (besik), doa bersama di punden, arak-arakan tumpeng, dan pertunjukan budaya. Kegiatan Nyadran membawa dampak positif yang sangat banyak dan sudah selayaknya terus dilestarikan dan juga dikenalkan kepada generasi mendatang. Artikel ini menyimpulkan dan juga menekankan bahwa menajaga kearifan lokal sangat penting sebagai wadah interaksi manusia dengan lingkungan yang berkelanjutan serta menawarkan rekomendasi untuk penelitian serta kebijakan di masa mendatang.